Mengenal Trebuchet MS, Font Sans-Serif yang Jarang Digunakan pada Web
Untuk body-text (terutama untuk konten utama di website), umumnya jenis font yang banyak digunakan yaitu serif dan sans-serif. Font berjenis serif mempunyai ciri khas berupa adanya lekukan pada ujung-ujungnya. Sedangkan sans-serif sebaliknya (tanpa adanya lekukan). Lebih lanjut, silakan simak di kumpulan artikel seputar tipografi.
Nah, untuk jenis font serif, yang biasanya banyak digunakan (sepengamatan saya) yaitu Georgia. Di sisi lain, para pencinta tipografi umumnya lebih suka menggunakan font khusus yang dipanggil via link/url. Sedangkan untuk jenis font sans-serif, kebanyakan yang digunakan adalah Arial/Helvetica dan Verdana.
Saya sendiri lebih memilih Verdana (sans-serif) untuk jenis font pada bagian body atau konten blog ini (kecuali pada heading dan beberapa postingan yang saya kustom, contohnya pada postingan yang sedang Anda baca ini).
Apapun jenis pilihan atau font favorit Anda, tentunya punya kelebihan masing-masing.
Untuk jenis font sans-serif, saya menemukan satu font yang sebenarnya cukup baik untuk digunakan pada konten utama web, yaitu Trebuchet MS. Namun sepertinya font ini masih sangat jarang digunakan oleh para pengembang web maupun desainer web. Jika saya lihat, Trebuchet MS ini sebenarnya cukup mudah terbaca dengan baik pada settingan font dengan ukuran 100%. Namun pada postingan ini, sengaja saya setting menjadi 120% agar pembaca sekalian bisa lebih jelas memindai karakteristik font ini.
Tentang sejarah singkat font Trebuchet MS, silakan simak pada kutipan berikut.
Trebuchet MS is a humanist sans-serif typeface designed by Vincent Connare for the Microsoft Corporation in 1996. It is named after the trebuchet, a medieval catapult. The name was inspired by a puzzle question that Connare heard at Microsoft headquarters: “Can you make a trebuchet that could launch a person from main campus to the new consumer campus about a mile away? Mathematically, is it possible and how?” Connare “thought that would be a great name for a font that launches words across the Internet”.
Kutipan di atas saya ambil dari Wikipedia.
Agar lebih jelas lagi dalam mengenal karakteristik font ini, silakan simak tampilannya dalam ukuran 500% berikut ini.
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z
1 2 3 4 5 6 7 8 9 0
` ~ ! @ # $ % ^ & * ( ) _ + – = { } | : – ” ? [ ]
\ ; ‘ , . /
Apa ciri khas utama font Trebuchet MS?
Bagi saya sendiri, ciri khas utama Trebuchet MS yaitu terletak pada huruf g kecilnya. Perhatikan saja contoh di bawah ini.
g
Jika dilihat sekilas, karakteristik huruf g kecil seperti di atas mirip sekali dengan karakteristik huruf g kecil pada jenis font serif. Saya sendiri sempat terkecoh dengan mengira bahwa Trebuchet MS ini adalah tergolong font berjenis serif (ketika melihat karakter huruf g kecilnya tersebut). Namun ternyata, Trebuchet MS ini tergolong font berjenis sans-serif. Ada benarnya juga jika kita mengacu pada karakter huruf-huruf lainnya (selain g kecil).
Ciri khas lain dari font Trebuchet MS yaitu pada karakter ampersand (&). Coba amati pada karakter di bawah ini.
&
Nah, cukup unik, bukan?
Pihak Microsoft sendiri sudah merilis Trebuchet MS sejak sistem operasi Microsoft Windows 2000. Font ini juga sudah tersedia untuk Mac OS.
Trebuchet MS has been released with the Microsoft Windows operating system since Microsoft Windows 2000. The typeface has been released with Internet Explorer since version 4.0 and Microsoft Word since Word 2000. It is also included with Mac OS X.
Sumber: Wikipedia.
Bagaimana untuk sistem operasi Linux? Jangan khawatir. Jika Anda sudah menginstall Microsotf Font (Microsoft TrueType Core Fonts), maka di Linux Anda sudah tersedia font ini. Contohnya pada aplikasi LibreOffice Writer milik saya di bawah ini (yang terpasang pada Ubuntu 11.04).

Trebuchet MS menurut saya cukup baik untuk dijadikan pilihan sebagai font family pada konten utama website, misalnya pada area posting atau post-body. Untuk heading & list navigasi juga tidak buruk. Font ini jika dilihat secara seksama seperti gabungan antara font berjenis serif dan sans-serif. Tak terlalu kaku. Tak pula terlalu berlekuk.
Jika ingin melihat contoh penggunaan font ini untuk teks pada postingan (selain di postingan ini), silakan Anda lihat pada beberapa posting berikut:
- Tren Boyband Girlband di Indonesia.
- Cara Install Gambas3 di Linux Mint Edisi Debian (LMDE).
- Youtube Ditutup.
Ada komentar lain soal font Trebuchet MS?
Tautan Cepat »» Beri Komentar | Baca Ulang Posting
Baca Komentar | Daftar Posting Terbaru
Tambah KafeGue di Facebook
Ikuti KafeGue di Twitter
Menu Lainnya »» Atas » Beranda » Arsip » Profil » Kontak » Bawah
Langganan KafeGue.com melalui Email
Langganan melalui Pembaca RSS



Google Chrome 17.0.963.56 | Windows XP
Lebih sering pakai georgia mas, mungkin karena terlihat lebih bagus juga. Tapi yang ini bisa dicoba juga… Thanks infonya..
[Balas]
Firefox 3.6.23 | Windows XP
Penjelasan yang mendetail sekali Mas… :D… Salam kenal… kalo blog saya kayaknya arial deh saya juga kurang ngerti tipologi mengenai font ini… sekarang sudah lumayan ngerti dengan penjelasan di atas. Terima kasih pencerahannya
[Balas]
Chromium 14.0.835.202 | Ubuntu 11.10
aQuidea, makasih kembali atas komentar dan kunjungannya. Salam kenal juga.
[Balas]
Firefox 6.0.2 | Windows XP
rada jelek sih om, makanya jarang di pake, lagian standar banget udah pake Arial, cocok buat kulit orang indo. hhehehe
salam Satu Hati Dua Jiwa
[Balas]
Google Chrome 15.0.839.0 | openSUSE
Saya tidak begitu paham mengenai tipografi tapi pada fonta jenis Trebuchet MS ini untuk membedakan huruf (i)’I’ besar dengan huruf ‘l’ (el) kecil sedikit sulit, misal untuk penulisan kata ‘Illusion’.
[Balas]
Google Chrome 13.0.782.220 | Windows XP
agung, ralat Mas Is, ternyata tadi di openSUSE saya belum terpasang font tersebut(Trebuchet MS) jadi kedua huruf tersebut bisa dibedakan. :D
[Balas]
Chromium 15.0.871.0 | Ubuntu 11.04
agung, nah, ternyata belum install Microsoft Font tuh :) Kalau udah install, kedua huruf tersebut memang bisa dibedakan dengan baik kok mas.
[Balas]
Google Chrome 15.0.839.0 | openSUSE
iskandaria, Sekarang baru saya instal Mas Is. :D
[Balas]
Firefox 7.0 | Windows XP
agung, oh syukurlah kalau gitu mas. Kalau belum install font Microsoft, biasanya tampilan laman web kurang memuaskan.
[Balas]
Firefox 3.6.13 | Windows XP
Saya Lebih suka TAHOMA
[Balas]
Firefox 5.0.1 | Windows XP
Favorit saya sih Georgia, tapi kadang pake font lain disesuaikan dengan blognya.
[Balas]
Google Chrome 13.0.782.215 | Windows XP
sans serif…?
saya sendiri gag tau font apa yang di pake di blog saya..?
[Balas]
Chromium 15.0.860.0 | Ubuntu 11.04
Jaka, untuk tubuh postingan, saya lihat blog PSDesain menggunakan font Helvetica mas.
[Balas]
Firefox 6.0 | Windows 7 x64 Edition
Sebenarnya saya tidak ada font favorite mas, saya menggunakan font sesuai dengan tampilan blog yang sedang saia gunakan saja. Mengenai font Trebuchet MS saya msh menggunakannya di blog gratisan saya :)
[Balas]
Firefox 6.0 | Windows XP
Situsnya mas is keren banget sih :)
Ini asli blog designer :)
[Balas]
Firefox 7.0 | Windows XP
Danu Akbar, saya sebenarnya nggak terlalu pandai mendesain mas. Ini aja cuma eksperimen.
[Balas]
Firefox 4.0.1 | Windows XP
nii dia nii yg saiia suka.. tapi ada satu lagi.. verdana kang.. sama kerennya sii menurut saiia kang :)
[Balas]
Chromium 15.0.860.0 | Ubuntu 11.04
Belajar Photoshop, verdana paling banyak direkomendasikan oleh pakar web usability karena font tersebut memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi untuk media screen (elektronik).
[Balas]
Google Chrome 13.0.782.112 | Windows XP
Sering juga saya eksperimen dg beberapa font baik yg default atau dg font face tapi untuk Trebuchet MS kayaknya belum pernah saya coba …. ntar langsung praktek akhhh ….
Selama ini walau sering praktek dg berbagai macam font dg teknik font face tapi penerapannya masih sangat jarang saya lakukan … hanya ada beberapa postingan (termasuk postingan terakhir), tampilannya memang indah tapi kadang rada memberatkan loading, menambah jumlah http dan menambah jumlah ukuran halaman total (ukuran file font ada yg sampai 300kb), lain halnya jika font itu adalah standard web atau font2 yg sudah jadi standard bawaan komputer baik untuk windows, linux, apple dll maka loadnya akan enteng kekurangannya mungkin tampilannya yaaa itu2 saja alias standard heee …. tapi yg penting enak dibaca … dari pada pakai font face tapi susah dibaca, seperti yg sedang saya praktekkan pakai font “mistral” kalau ukurannya kecil rada susah dibaca xiii …xiii…xiii…
[Balas]
Chromium 15.0.860.0 | Ubuntu 11.04
Alwi, font mistral itu sepertinya tergolong font berjenis cursive (dengan ciri khas utama berupa tulisan tangan bersambung). Kalau ukurannya kecil, jelas saja akan jadi susah dibaca :) Saya sendiri (sampai komentar balasan ini saya tulis) belum pernah ujicoba menggunakan font yang dipanggil dari luar. Saya rasa font seperti itu untuk saat ini lebih baik digunakan pada heading saja. Untuk konten atau body, saya malah melihat banyak font standar yang belum digunakan, padahal rata-rata cukup menarik (di luar arial, verdana, dan georgia).
[Balas]
Opera Mini 4.3.24214 | iPhone iOS 4.2.1
menurut saya fontnya bagus dan lumayan unik kok. sepertinya lebih bagus dari serif dkk malahan.
[Balas]
Firefox 6.0 | Windows 7
posting menarik ne. .
ane ga pernah ngamatin lebih dalem lagi…
G nya unik ya. .lebih kreatif daripada yanglain .
[Balas]
Firefox 6.0 | GNU/Linux
ada-akbar.com, kalau menurut saya, yang paling unik sebenarnya karakter &
[Balas]
Firefox 6.0 | Windows XP
tergantung sih, kalu ane lagi suka gonta-ganti font face. Asal ukuran artikel jangan pake dingbats..heheh(masa pake dingbat di artikel).
Ternyata adik saya juga pake ubuntu, yang penting dah ada microsoft font yang terinstal ga masalah.
kalu buat heading ane lebih suka georgia dan palatino linotype. Sebenarnya ane pernah coba eksperiment jika ingin menuruti kemauan user di browser, yaitu jangan ada font family di CSS biar browser yang menentukan. Klo di mozila option–content–tinggal setting maka dia akan menyesuaikan. seperti halaman depan blogger admin di mozila tinggal di setting..itu percobaannya.
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
Hendro Prayitno, dingbats? Apa itu artinya bang? Maklum, saya masih katrok soal istilah itu :) Yups. Selama di sistem operasi komputer pengguna sudah terinstall font yang kita gunakan, jadi gak masalah sih. Lain soal jika belum. Untuk heading atau title, font berjenis serif memang lebih bagus dan lebih cocok untuk digunakan (seperti Georgia, Palatino, Constantia, Calibri, dsb).
Soal font yang disetting agar menyesuaikan dengan kemauan user via browser mereka, dulu sudah pernah ditulis oleh mas Ardianzzz, yaitu di httpxxx://ardianzzz.com/2010/09/05/generic-font/
Istilahnya GENERIC FONT, di mana jenis font yang tampil di web/blog kita akan menyesuaikan dengan settingan pada browser pengunjung. Settingan demikian ada kelebihan & kekurangan tersendiri kalau menurut saya. Kelebihannya, kita nggak terkesan maksa dalam menentukan jenis font (karena terserah pada pengunjung web atau pengguna browser). Kekurangannya, kita jadi nggak bebas berkreasi :)
Lagipula, berapa banyak sih pengguna browser yang mau repot-repot menyetting font di browser mereka? Saya rasa amat sangat sedikit jumlahnya. Semuanya kembali lagi pada apa yang kita inginkan sebagai pemilik web/blog.
[Balas]
Firefox 6.0 | Windows XP
iskandaria,
Masa ga tau dingbats mas IS..dingbats menurut pengetahuan saya..font yang berbentuk seperti karakter atau simbol.
Seperti yang terkenal Wingdings dia mempunyai format true type..nah ini pernah ane diskusikan sama aryandhani and ruly. Bagaimana tentang format font. seperti jenis true type, open type, eot dan sebagainya. Juga dingbats sebaiknya di gunakan untuk web bagus ga..
Dingbats bisa untuk font face asiknya sih buat drop caps, namun lihat dulu ukuran dan jenis file apakah true type atau open type dan lihat juga ukurannya. Biasanya di atas 100kb.
weh.. panjang padahal ane pernah diskusikan di fb sama aryan dan rully..panjang diskusinya.
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
Hendro Prayitno, barusan saya googling nyari tau tentang istilah tsb bang. Akhirnya jadi tau juga..he..he.. Kalau maksudnya font berbentuk karakter, saya jelas sudah tau sih. Tapi kalau istilahnya adalah dingbats, jujur aja saya baru tau sekarang bang. Menarik juga ngebahas soal dingbats ini. Saya mau baca-baca dulu sumber yang ada.
[Balas]
Firefox 6.0 | Windows XP
iskandaria,
Di kopi pahit sering bahas tuh poem of dingbats..biasanya seperti horor dingbats..nambahinnya gampang ko tinggal cari true type dan eot kalo bisa. lalu buat directori nanti tinggal panggil dengan font face.
Cuma ane pernah coba jadi berat juga waktu itu ane pake horor dingbats..hehehe..serem..wkwkwk.
Dingbats keren mas IS buat photoshop juga ada. Tapi klo buat web asiknya di pakai di mana itu loh..sampai saat ini ide ane cuma drop caps..hehe
[Balas]
Firefox 6.0 | GNU/Linux
Hendro Prayitno, wah, kayaknya keren juga kalo nyobain pakai font berwujud karakter ini. Ntar saya coba pelajari dulu bang. Masih belum eksplorasi ke sana soalnya..he..he..
[Balas]
Firefox 6.0 | Windows 7
Awalnya saya juga tidak peduli soal font mas, yang penting belajar rutin bikin posting. Tapi sekarang saya mencoba untuk memakai font-font yang berbeda untuk setiap postingan dan pengin lihat hasilnya, termasuk diantaranya Trebuchet.
Font ini lebih menarik dibanding Times new roman, Courier atau Arial
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
Mas Jier, saya lihat postingan mas Jier tentang ‘Makna dan Arti Lambang Provinsi Jawa Barat’ menggunakan Trebuchet MS ini. Jika dibandingkan dengan Times New Roman, Trebuchet memang lebih bagus kalau saya lihat. Namun jika dibandingkan dengan Courier dan Arial, rasanya kurang pas juga, soalnya karakter font Trebuchet & keduanya cukup berbeda.
[Balas]
Firefox 6.0 | Windows 7
iskandaria, benar juga mas, kalo trebuchet dibandingkan dengan Courier atau Arial jelas tak adil karena mereka beda kategory. Makasih analisisnya mas is
[Balas]
Google Chrome 13.0.782.112 | Windows 7
Masih bagusan Segoe UI menurut saya.
[Balas]
Firefox 3.6.19 | Windows 7
ardianzzz, Setuju kang!
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
ardianzzz, iya sih. Tapi kan Trebuchet MS itu sans-serif. Sedangkan Segoe UI itu font serif. Jadi rasanya kurang pas juga membandingkan keduanya. Tapi Trebuchet bisa dibilang semi serif juga sih. Namun saya setuju bahwa Segoe UI lebih bagus.
[Balas]
Firefox 6.0 | Windows 7
Kalau boleh jujur, saya paling pusing memilih Font. Sumpah!! Terutama font untuk blog, rasa-rasanya karakter font itu bisa berubah, kadang terlihat bagus, kadang juga terlihat menjenuhkan. Apalagi kalau kurang sesuai dengan warnanya…
Pusing ah.. :)
Beda kalau di ms.word, cukup yang formal saja, Times New Roman atau Arial…
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
masyhury, memilih font memang perlu pertimbangan tertentu mas. Apalagi untuk web/blog. Kalau mau amannya sih pakai font standar web saja (yang sudah banyak terinstall pada mayoritas komputer pengguna atau sistem operasi pengguna). Misalnya Arial, Verdana, atau Times New Roman. Yang paling banyak direkomendasikan untuk web sih Verdana ama Georgia mas. Keduanya dinilai sangat cocok untuk digunakan pada konten website.
[Balas]
Firefox 6.0 | GNU/Linux
Saya sih biasanya default aja, kurang begitu memperhatikan soal font. Apalagi kalau ngetik di Libre office, yang penting bisa terprint dan enak dibaca :)
[Balas]
Midori 0.4 | Mac OS X
kaget, yups. Yang penting memang enak dibaca. Kuncinya memang itu sih mas :)
[Balas]
Google Chrome 13.0.782.112 | Windows XP
selama ngeblog saya malah belum otak-atik font mas.
yang penting enak and mudah dibaca.he…
abis baca ini jadi kepikiran nih, perlu di ganti ga ya?
[Balas]
Firefox 6.0 | GNU/Linux
Adi Wibowo, blog satublog.us saya lihat menggunakan font Verdana. Sudah sangat baik mas. Jadi nggak perlu diganti lagi. Font Verdana punya tingkat keterbacaan yang sangat baik pada ukuran yang relatif kecil. Verdana juga banyak direkomendasikan oleh beberapa pakar web-usability.
[Balas]
Firefox 4.0 | Windows 7
bener banget…
jarang digunakan mungkin akibat font itu lebih cocok utk komik ataupun design poster yg diberikan gambar dsb.
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
Technews Free, sepertinya memang cocok banget jika untuk komik atau desain poster.
[Balas]
Firefox 6.0 | Windows XP
“Trebuchet MS”? Saya malah jadi ingat Game Age of Empire dulu zaman kuliah, ada perlengkapan perang di game tsb namanya “Trobuchet”. Beda dikit hehe…
Salam Sukses Mas Is!
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
Erdien, beda tipis deh kalo gitu Pak (sebelas duabelas lah)..xixixi
[Balas]
Firefox 6.0 | openSUSE
Kalau openSUSE saya masih pakai Sans kebanyakan :).
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
Cahya, yang jelas udah diinstal Microsoft Font kan? Kalau belum, pasti tampilan web di peramban bakalan jelek..hehehe
[Balas]
Firefox 6.0 | openSUSE
iskandaria, he he…, ndak tahu ya Mas, saya sering bongkar pasang Linux soalnya, jadi jarang memerhatikan apakah memasang Ms Fonts atau tidak :).
[Balas]
Opera 11.50 | GNU/Linux
Cahya, wah, gawat kalau gitu :)
[Balas]
Firefox 5.0.1 | Windows XP
waduh saya jarang make trebuchet,saya justru seneng ama cursive :D
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
yangpentingshare, untuk pencinta tipografi, font berjenis cursive memang pilihan yang baik mas :)
[Balas]
Firefox 3.6.20 | Windows 7
Saya sendiri sebenernya malah lebih suka Georgia mas… Tapi pada umumnya yang penting line-heightnya tidak terlalu rapat jadi lebih nyaman untuk membaca…
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
@dhanz_ztya, betul mas. Sebagus apa pun font yang kita gunakan pada konten, maka akan tetap keliatan jelek kalau line-heightnya mepet banget.
[Balas]
Firefox 5.0 | Windows XP
saya sering juga memanfaatkan font ini tp tergantung Thema juga saya menggunakannya bahkan courier. . .
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
N4(stun7), untuk blog dengan konsep blogazine, penggunaan font malah bisa kita sesuaikan dengan topik postingan dan apa yang mau ditonjolin dari postingan itu. Itulah enaknya konsep blogazine ya mas :)
[Balas]
Firefox 5.0 | Windows XP
iskandaria, iya mungkin mas yg pasti saya hanya berekperiment saja dengand design saya hahaha…
btw mas Is masih blum bisa koment di disqus saya ya?
[Balas]
Safari 5.0.5 | Windows XP
N4(stun7), gak tau juga ya mas. Belum saya coba lagi sih. Ntar deh.
[Balas]
Firefox 5.0 | Windows XP
iskandaria, ohh ok mas maap hehehe…
[Balas]
Firefox 6.0 | Windows XP
Wah.. baru tau saya mas :D hehe.. makasih, btw pake ubuntu ya mas ? aku masih gak mudeng itu ubuntu :D hehe..
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
Pradisz Wardhana, iya mas. Awalnya saya juga ngerasa kurang familiar atau kurang ngerti. Tapi lama-lama jadi terbiasa. Bahkan sekarang udah ngerasa nyaman banget pakai Ubuntu. Si XP malah udah jarang banget saya pakai :)
[Balas]
Google Chrome 13.0.782.112 | Windows XP
font yang ane suka georgia, tahoma, verdana tapi kagat tau sejarah ya
[Balas]
Opera Mini 4.2.13221 | J2ME/MIDP Device
Wah aku taunya arial, verdana dan times new roman doang… Haaaa…
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
Sriyono semarang, hahahaah. Dulu saya juga taunya cuman itu mas. Tapi lama-lama akhirnya jadi banyak tau juga nama font lainnya.
[Balas]
ChromePlus 1.6.2.0 | Windows XP
iskandaria, Ane benci Arial sama Times new roman
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
Fadel Sawi, soalnya terlalu standar kan? Arial juga terlalu kaku. Kalau times new roman, kayaknya cuma bagus buat media cetak. Untuk web, masih bagusan georgia ketimbang Times New Roman.
[Balas]
Firefox 9.0a1 | Windows XP
untuk web, saya lebih suka verdana utk font pada artikel, soalnya terkesan lebih rapi menurut saya, namun sepertinya jarak per huruf berbeda2 tiap browser, apa cuma perasaan saya saja ya? hehee
utk trebuched, saya suka font ini digunakan utk desain kartu nama yg berkesan formal, solusi selain tahoma :D
makasih infonya mas . .
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
Ladida Cafe, Verdana memang terkesan rapi dan enak buat dibaca. Ia tak sekaku Arial, namun masih terkesan formal atau resmi. Mengenai jarak per hurufnya, terlihat berbeda mungkin karena ukurannya yang beda. Setahu saya, makin besar ukuran font, maka jarak antar hurufnya seakan juga membesar (walaupun sebenarnya tidak). Oh iya, ternyata Trebuchet MS cocok banget buat desain kartu nama. Tampilan font ini cukup cantik, namun tidak menghilangkan kesan formal atau elegannya.
[Balas]
Firefox 9.0a1 | Windows XP
iskandaria, iyap, betul banget mas, kalo tidak ada font yg lain selain font standard bawaan windows (kebetulan saya pake windows), trebutchet bisa jadi pilihan :)
ooh, jadi begitu ya mas ..
mungkin cuma perasaan saya saja, atau bisa saja bukan jarak hurufnya yg berbeda, tapi posisi backgroundnya, soalnya yg jadi acuan saya bisa menyimpulkan jaraknya berbeda adalah posisi tulisan pada background :D
[Balas]
Firefox 6.0 | Windows XP
mas is ada tulisan yang kurang huruf na “Jika dilihat seklias”..
kalau saya lebih suka verdana, simple dan enak dibaca..
OOT, gimana cara na memunculkan efek shadow pada gambar yang berada dipostingan?ya seperti gambar2 yang ada di blog ini..
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
ibnu ismadi, oh, saya salah ketik ternyata. Langsung saya ralat deh mas. Makasih atas koreksinya. Huruf Verdana menurut saya lebih memberikan kemudahan baca bagi kalangan yang lebih luas. Tak heran jika ia banyak digunakan pada konten website. Untuk buku digital pun, Verdana sangat cocok menurut saya.
Soal efek shadow pada gambar, saya malah ngerasa nggak pernah ngasih efek tersebut mas. Tapi mungkin yang mas Ibnu maksudkan yaitu saat gambar tersebut dihover (disorot dengan pointer), maka akan muncul latar gelap di belakang gambar. Yang jelas itu pakai kode CSS khusus untuk efek hover pada gambar. Konsepnya, saya menyetting warna latar berbeda saat gambar dihover. Oya, gambarnya harus diberi jarak berupa padding (dari pembatasnya) biar warna latarnya keliatan. Kapan-kapan deh saya coba bahas.
[Balas]
Firefox 6.0 | Windows XP
iskandaria, yaps maksud saya hover..ya deh ane tunggu artikel na..
[Balas]
Google Chrome 13.0.782.112 | GNU/Linux
Sekarang aku lagi senang make Rokkitt dari Google font, tapi nanti font ini bisa jadi aku masukkan dalam font-stack. :D
Nais color untuk costum post ini.
[Balas]
Chromium 15.0.855.0 | Ubuntu 11.04
Padly, saya malah belum pernah pakai google-font :) (malu-malu). Tapi nanti pasti saya praktekin. Oya, makasih atas pujiannya. Ini sebenernya saya eksperimen (coba-coba) aja pas milih warnanya.
[Balas]
Google Chrome 13.0.782.112 | Windows 7
Sepertinya bagus juga kalau kita memakai font ‘Trebuchet MS’ itu Mas, selama ini saya masih bingung menentukan font yang bagus untuk blog saya.
Saya selama ini memakai ‘proxima nova’ untuk body, dari varian serif saya rasa, cuma kelemahan memakai @font-face tersebut kalau di buka pakai webkit agak lambat juga dirender Mas.he..he..he…
[Balas]
Midori 0.4 | Mac OS X
Rudy Azhar, iya tuh. Salah satu kelemahan menggunakan @font-face ya itu dia bang. Saya sendiri belum pernah mempraktekkannya. Mungkin nanti akan saya coba juga di postingan tertentu. Untuk blog dengan konsep custom-post, penggunaan font kan bisa diubah-ubah per post-nya.
[Balas]
Google Chrome 13.0.782.112 | GNU/Linux
Rudy Azhar
Pake script Web font loader aja Mas. Di tempat Mas Ardian kan ada tutornya, kalau tutor lengkapnya di 24ways.com.
[Balas]
Chromium 15.0.855.0 | Ubuntu 11.04
Padly, oh iya. Saya ingat. Mas ArdianZzZ emang pernah nulis trik menggunakan font yang dipanggil dari luar (kayak google-font). Mudah-mudahan masih ada postingannya.
[Balas]
Firefox 6.0 | Windows 7
Padly, betul juga ya, ntar saya praktekan deh. thanks.
[Balas]