Manfaat Praktek Custom Post yang Saya Rasakan
Sebenarnya saya ingin menyebutnya sebagai praktek blogazine. Namun berhubung mayoritas tampilan posting blog ini masih bertipe umum, saya lebih memilih istilah custom post saja deh. Toh, dari keseluruhan jumlah postingan blog ini, baru 4 saja yang saya buat agak berbeda desainnya. Itu pun masih sangat sederhana sehingga mungkin kurang layak disebut sebagai bergaya majalah (blogazine)
Postingan pertama yang saya kustom tampilan desainnya yaitu postingan tentang daftar pemain Italia di piala dunia 1994. Dilanjutkan dengan post tentang daftar pemain Brazil di piala dunia 1994. Kedua postingan tersebut punya konsep yang sama persis, di mana saya cuma mengganti gambar latar utama (pada bagian body) berupa lambang persatuan sepakbola negara masing-masing.
Yach, masih sangat sederhana jika dibandingkan dengan desain custom post teman-teman yang sudah mahir dalam hal blogazine. Maklum saja, saya baru mau belajar. Saya pikir mengganti background/latar utama adalah sebuah awal yang baik.
Postingan ketiga yang saya kustom tampilannya yaitu yang membahas tentang acara Dua Dunia Trans 7. Di situ, saya mulai bermain lebih jauh lagi dengan permainan warna latar yang berwarna-warni (*rada norak*). Dicampur dengan sisipan layout berupa kolom.
Konsep tersebut saya lanjutkan ke postingan yang sedang Anda baca saat ini. Apakah akan berlanjut? Jawabannya ada di akhir tulisan ini.
Lalu, apa saja manfaat yang saya rasakan dari hasil melakukan custom post?
- Merangsang kreativitas.
Jelas saja, soalnya saya dituntut untuk memberi sentuhan berbeda pada postingan yang ingin saya custom tampilannya. Dari situ, saya memikirkan masalah pemilihan warna, komposisinya, pengaturan padding/margin, dan sebagainya yang berkaitan dengan seni mendesain. Tentu saja hal ini membutuhkan daya kreativitas agar hasil desain saya tidak jelek secara visual.
- Mendorong untuk mempelajari ilmu-ilmu baru.
Tahukah Anda, bahwa saya sama sekali tidak tahu code CSS3 untuk membuat layout kolom sebelum melakukan ‘custom post’ yang ketiga kalinya pada blog ini? Ya. Saya agak malas belajar kode-kode baru jika saya belum punya niat untuk mempraktekkannya

Namun berhubung saya terpikir untuk membuat desain kolom ala koran/majalah (pada paragraf konten), maka saya pun akhirnya mau tak mau googling untuk mencari informasi kode CSS3 yang mengatur tampilan layout berupa kolom. Itu salah satu contoh ilmu saja.
- Mengasah dan mempertajam kemampuan coding.
Ini berlaku untuk beberapa kode atau sintaks HTML maupun CSS yang sudah saya hafal di luar kepala. Dengan mencoba praktek custom post beberapa kali, saya tentunya akan semakin sering bergelut dengan kode-kode HTML + CSS. Nah, tentu saja hal ini bisa semakin mempertajam skill saya dalam meng-coding.
Saya rasa 3 poin di atas sudah lebih dari cukup untuk menggambarkan manfaat melakukan custom post. Mungkin ada yang bertanya, bagaimana cara melakukan custom post di WordPress? Untuk tahap pemula (seperti saya), postingan tentang Custom CSS Per Post Tanpa Plugin (m-alwi.com) mungkin bisa membantu Anda (khususnya pengguna WordPress). Saya cuma memanfaatkan trik yang ada di situ untuk mempraktekkan ‘custom CSS per post’ di WordPress.
Intinya, saya cuma memberi tambahan kode CSS baru (dengan value berbeda) pada postingan yang ingin saya bedakan tampilannya dari yang lain. Ditambah sedikit dengan kustomisasi HTML pada isi postingan. Itu saja sudah cukup bagus untuk pemula (seperti saya).
Untuk tahap lanjut, silakan cari referensinya di sumber-sumber yang banyak bertebaran di mesin pencari. Sebelum menutup sharing singkat ini, mungkin ada yang bertanya. Apakah saya akan terus mempraktekkan custom post di blog ini?
Hmm, saya sendiri tidak bisa menjawabnya dengan tegas. Saya akan mengalir saja dulu. Mulai dari hal-hal sederhana tentunya. Dengan begitu, saya rasa tidak akan ada beban nantinya :)
Tautan Cepat »» Beri Komentar | Baca Ulang Posting
Baca Komentar | Daftar Posting Terbaru
Tambah KafeGue di Facebook
Ikuti KafeGue di Twitter
Menu Lainnya »» Atas » Beranda » Arsip » Profil » Kontak » Bawah
Langganan KafeGue.com melalui Email
Langganan melalui Pembaca RSS



Google Chrome 13.0.782.112 | Windows 7
kasih tutorial untuk custom mas ? :D
Chromium 15.0.854.0 | Ubuntu 11.04
Willy Merdiansyah, wah, kalau mau dibikin tutorialnya, saya malah bingung mas. Soalnya custom post hanya membutuhkan pemahaman/pengetahuan seputar HTML dan CSS. Sisanya adalah kreativitas kita sendiri mas. Jadi menurut saya, pelajari dulu HTML dan CSS, lalu mulailah belajar edit-edit atau modifikasi theme :) Itu aja dasarnya.
Google Chrome 13.0.782.112 | Windows XP
Beuh, repotnya jika dalam bentuk tutorial :D
Firefox 3.6.18 | Windows XP
Wah kreatif banget tuh mas dalam membuat dengan cara menggunakan custom post dan juga membuat web lebih menarik
Firefox 5.0 | Windows XP
Asik juga ya. Tapi apakah nanti tidak malah tambah repot ya, belum memikirkan tulisannya ditambah lagi memikirkan desainnya, hehe
Opera 11.50 | GNU/Linux
imadewira, kalau sudah terbiasa sih nggak bakalan bikin repot kok bli. Awalnya saja yang sedikit memakan waktu. Lama-lama, saya yakin kita akan bisa lebih cepat dalam membuat desainnya.
Google Chrome 13.0.782.107 | Windows XP
iskandaria, kalau dalam bahasa sapi sawi itu sapi kalau sapi = sepi :lol: masa fadel sepi
Google Chrome 14.0.835.18 | Windows XP
Fadel Sawi, oh gitu ya Del. Baru tau nih saya.
Firefox 5.0 | Windows XP
Untuk pensiunan seperti saya, tulisan gede2 gini saya suka. Lebih jelas sehingga tidak membuat mata cepat lelah, apalagi artikelnya ciamik kayak gini.
terima kasih mas sharenya
Salam hangat dari Surabaya
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
Pakde Cholik, syukurlah jika dirasa enak dibaca Pakde. Mata saya sendiri agak sulit membaca font yang kecil ukurannya. Makanya untuk blog ini, ukuran font-nya saya besarin. Salam hangat kembali.
Firefox 5.0 | Windows XP
Saya lihat-lihat beberapa postingan lain yang didesain mirip seperti posting yang ini, memang lebih asyik di mata. Bacanya juga lebih enak :)
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
Erdien, lama nggak muncul nih Pak Erdien. Syukurlah jika dirasa lebih enak dibaca Pak. Mudah-mudahan bisa lebih baik lagi untuk post-post selanjutnya.
Firefox 5.0 | Windows XP
iskandaria, Iya neh Mas. Ngurus banyak blog cukup menyita waktu. Tambah lagi kerjaan biasa, nulis buku&LKS. BW jadi terbengkalai :)
==
Iya Mas, moga makin mantap. Biar bacanya makin semangat juga :)
Opera 11.50 | GNU/Linux
Erdien, wah, kayaknya punya peternakan blog nih Pak Erdien..hihihi
Chromium 12.0.742.112 | Ubuntu 11.04
@Iskandaria
Sekedar saran! Daripada berpolemik, mending bikin post tinjauan blog aja. :D
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
Padly, saran yang bagus. Yang kemaren itu sudah saya hapus postingannya mas. Salah saya juga sih. Makasih sarannya. Masih menunggu mood :)
Firefox 5.0 | Windows 7
Warna warni abiez Mas, kereenn… :P
Saya malah belum bisa memakai cara yang diterapkan Mas Alwi, masih CSS inline wae…he..he.h.e..
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
Rudy Azhar, CSS inline lebih praktis sih. Tapi kurang disarankan untuk tipe dokumen strict :)
Firefox 3.6.18 | Windows 7
beginian keren cuman klo over ntar seperti friendster layout jadul loh ntar mas Is, lumayan lebai getooo….
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
Sriyono Semarang, lebai bin norak tepatnya mas :)
Konqueror 4.4 | Kubuntu
wah seandainya di wordpress gratisan bisa diterapkan
Chromium 12.0.742.112 | Ubuntu 11.04
gadgetboi
Ingin nyoba yang gratis? Pake Tumblr :D
Firefox 3.6 | Windows XP
Padly, pake blogspot aja hehe..
Chromium 12.0.742.112 | Ubuntu 11.04
Aryandhani Blog
Blogmu koq KO? :-)
Firefox 3.6 | Windows XP
buka aja mas IS yg di “Menyikapi Beragam Opini Seputar Blogazine” biar gak nyepam disini :) biar lebih tepat di tempat nya saja :)
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
Aryandhani Blog, saya sudah kurang mood membahas isi postingan kemarin mas. Kalau mau menulis opini sanggahan, silakan saja lewat blog masing-masing, biar lebih leluasa. Kalau saya mau dibilang pengecut, ya silakan saja. Saya terima. Terima kasih atas trackback ke postingan kemarin.
Internet Explorer 8.0 | Windows XP
GUA MAU LOE BUKA KOTAK KOMENTAR DI POSTINGAN SEBELUMNYA YANG MEMBAHAS OPINI LOE TENTANG BLOGAZINE..SOALNYA LOE BEROPINI SATU PIHAK,,DAN PARA PEMBUAT BLOGAZINE GA SETUJU OPINI LOE,, GAYA LOE TUH SOK TAU!! JANGAN SAMPAI DI KATAIN PENGECUT SAMA YANG MEMBUAT BLOGAZINE. ATAU MEMANG LOE PENGECUT IS? BUKA KOTAK KOMANTAR POSTING SEBELUMNYA..GUA TUNGGU..
Firefox 5.0 | Windows XP
Hendro Prayitno, hey bang ga usahlah.. lu liat dari postingan ini berbeda dari apa yang di sampaikan sebelumnya.. gw tw postingan sebelumnya itu terkesan pengecut dan postingan ini terkesan munafik.. dan sudah pasti gw rasa ini blog mengincar traffic dan ketenaran juga sanjungan dari visitor bahwa beliau ahli dalam segala hal bahkan blogazine nya saja mungkin di rahasiakan…
Google Chrome 13.0.782.107 | Windows XP
Rully, Fadel the legend of sawi online
Firefox 5.0.1 | Windows XP
mbak Rully, silakan saja menuduh saya cuma mau nyari trafik atau pengecut. Saya terima dengan ikhlas.
Firefox 5.0 | Windows XP
Mas is, oo ga mas :D lagian saya konspirasi itu kurang suka dan ini hanya komen2 buat madamin bang hendro aja..
jadi komen2 saya yang kurang enak itu mohon di maklumi hahaha :D
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
Rully, nah. Gitu deh. Baru saya lega pas mbak Rully ngakak gitu :D
Google Chrome 13.0.782.107 | Windows XP
iskandaria, om is gila traffic *peace
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
Fadel Sawi, yups. Tapi kenapa namamu nggak fadel sapi lagi? Kan lebih keren fadel sapi tuh.
Firefox 3.6 | Windows XP
Hendro Prayitno, sudah-2 bang, kita tunngu aja mau gak buka koment yg di “Menyikapi Beragam Opini Seputar Blogazine”
kalo gak juga ya berarti bener kata rully tuh :)
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
Aryandhani Blog, saya tetap nggak mau buka mas. Jadi kesimpulannya, saya memang pengecut :)
Firefox 4.0.1 | Windows XP
Hendro Prayitno, sudahlah bang sabar,lagi puasa,
Firefox 6.0 | Windows XP
Hendro Prayitno, : Setubuh eh salah setuju….. ayo donk mas is buka komentarnya, biar semua jd klear.
Firefox 5.0.1 | Windows XP
Rizkyzone, saya sudah tidak mood lagi membahas yang kemarin mas Rizky. Kalau mau menulis opini berbeda, silakan saja lewat blog masing-masing. Kalau di kolom komentar, saya rasa punya keterbatasan. Makasih.
Firefox 5.0.1 | Windows XP
Hendro Prayitno, Waduh, ada yang marah-marah gara-gara tulisan sebelumnya ternyata. Sudahlah Bang. Silakan saja menganggap saya pengecut atau cuma mau nyari trafik. Yang jelas, saya cuma ingin beropini. Tidak ada niat untuk memojokkan siapa pun. Makanya saya tidak menyebutkan nama. Itu karena saya menghargai yang saya kritik. Itu saja. Mau percaya atau tidak, silakan.
Firefox 5.0 | Windows XP
iskandaria, yaap sudah jelas untuk bang hen bang dhan sudah sampai di sini saja ini bukan masalah cuma opini :D.
jangan cuma karena ini terjadi hal2 kurang enak.. saling pengertian saja oke :D
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
Rully, oke mbak. Saya ngerti kok. Saya juga mengaku salah dalam menafsirkan beberapa tulisan dan komen teman-teman yang membahas masalah blogazine. Tapi pada dasarnya, niat saya cuma pengen ngedamai-in aja. Eh, taunya malah nyulut api baru :D (*nggak nyangka dot com)
Firefox 5.0 | Windows 7
iskandaria, Maaf, baru bisa muncul lagi ke permukaan. :D (blog saya masih mati suri, mudah2an akhir bulan bisa hidup lagi *lagipula, siapa yang mau baca *)
Lagi pengen baca-baca blog saudara-saudara eh nemu perang dingin. :D Saya pikir ada apa, dan saya menemukan jawabannya dari google. :D Cache postingan “Menyikapi Beragam Opini Seputar Blogazine”. Kemudian saya lanjutkan membaca postingan bang Rudy Azhar mengenai “Kenapa Harus ada Pertentangan” dan membaca tulisan dari saudara Hendro dan blog satunya lagi(you know what blog I meant) :D.
Ternyata permasalahannya adalah si sebuah kata bermakna dalam, blogazine. :D
Sayangnya, saya gak bisa melihat bantahan-bantahan di postingan Mas Iskandaria tentang “Menyikapi Beragam Opini….” tapi saya setuju dengan sebuah kalimat ini.
“Lawanlah pakai logika. Tak perlu sampai mengumpat dengan kata-kata yang kurang pantas.”
Betul. Dengan perdebatan logika, adrenalin kita pun keluar, kemampuan otak bisa ditingkatkan, semangat lebih terpompa untuk mencari-cari ide, sumber informasi sebagai bahan untuk berdebat yang pada akhirnya kedua belah pihak akan diuntungkan dengan banyaknya pengetahuan dan informasi baru yang terserap. Itu lah kekuatan perdebatan yang dibarengi dengan pendapat-pendapat yang dikuatkan dengan logika, bukan emosi. Kalau emosi, itu namanya bukan berdebat, tapi bertengkar yang bisa memicu permusuhan. Berdebat harus dijalani dengan kepala dingin. Beda halnya dengan bertengkar. Sudah ada unsur kemarahan yang tersirat. :D
By the way, ini komentar panjang juga yah. Buat bang Hendro, saya penikmat blogazine, sama halnya saya menikmati majalah konvensional yang saya baca ketika ada waktu luang. Saya menikmati desainnya, tipografinya. Saya memposisikan diri sebagai pembaca disitu. Jika saya diminta menulis di blog pribadi, saya tidak akan menggunakan konsep blogazine. Bukan karena saya tidak bisa, tapi karena ada effort lebih yang harus saya limpahkan untuk pembuatan blogazine tersebut. Jika alasannya hanya karena ingin belajar CSS, jQuery dan segala macamnya, saya bisa mempelajarinya untuk aplikasi2 berbasis web yang saya buat. Tepatnya, saya malas untuk mendesainnya. Kenapa? Saya bukan seorang rocket webdesigner. Saya bukan UI designer. Dan ya, saya lebih memilih untuk menggunakan waktu yang ada untuk memperdalam ilmu yang saya butuhkan. Tidak semua orang membutuhkan blogazine didalam blognya. Tapi untuk orang-orang yang mengatakan dirinya adalah web desainer, membuat blogazine adalah poin plus sebagai portofolio online yang bisa dilihat, yang akan menambah pundi-pundi keuangan. Tapi tak semua orang yang ingin menjadi web desainer.
Are we cool?
Chromium 15.0.849.0 | Ubuntu 11.04
ganda, yups. Saya setuju sekali dengan komentar Bro Ganda di atas. Nggak ada bantahan sama sekali deh. Makasih sudah memperkaya khasanah opini seputar blogazine ini. Oya, saya sebenarnya menutup kotak komentar pada postingan yang sudah saya hapus itu. Jadi, sama sekali nggak ada komentar yang masuk di situ. Toh, akhirnya saya putuskan untuk menghapus postingannya saja daripada jadi beban buat saya.
Firefox 5.0 | Windows 7
iskandaria, Sama-sama bro. :D Its up to you bro. :d Mungkin itu lah keputusan yang terbaik. :D
Google Chrome 13.0.782.107 | Windows 7
Apapun model blog (blogazine atau tidak) hendaknya tetap memperhatikan tingkat kenyamanan dari para pengunjungnya… Soalnya say pernah menemui sebuah blog bergaya blogazine tapi justru tidak memperhatikan tingkat kenyamanan dari para pengunjung baik untuk tingkat keterbacaan maupun navigasinya.
Saya sebenarnya tertarik untuk mempelajari bagaimana caranya membuat blog menjadi bergaya blogazine, akan tetapi masih sibuk mempelajari adsense maka hal ini harus diurungkan terlebih dahulu… Btw ditunggu bro tutorialnya bagaimana membuat blog begaya blogazine
Firefox 5.0 | Windows XP
bro eser, setubuh..mau menggunakan blogazine atau ga yang penting adalah kenyamanan pengunjung..jadi jgn saling berantem, ini mah masalah sepele..ngapain dibesar2in..apa lagi sekarang bulan puasa..s7 ?
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
ibnu ismadi, mungkin saya salah menafsirkan tulisan teman-teman yang membahas masalah blogazine. Jadinya ya timbul sedikit ketidaksetujuan. Tapi nggak sampai bikin saya mau berantem kok. Wong niat saya sebenarnya mau ngedamai-in, eh, malah nyulut api baru..hehehe
Firefox 5.0 | Windows XP
iskandaria, yapz..tapi kok malah emosi mereka na..btw bang is udah dapat belum kode na twenty eleven yang ane request kemarin ?
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
ibnu ismadi, udah saya balas di postingan tersebut mas. Silakan disimak.
Firefox 5.0 | Windows XP
iskandaria, yaps dah ane baca dan praktek..
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
bro eser, setuju sih soal perlunya memperhatikan kenyamanan itu. Tapi bagi saya, pada dasarnya harus tetap ada navigasi menuju postingan lain. Minimal pakai navigasi prevv dan next post sudah cukup baik. Masalah keterbacaan, itu memang sesuatu yang penting. Minimal sih kalau menurut saya cukup perhatikan kombinasi antara warna latar dan warna font. Kalau itu sudah cukup baik, saya rasa masalah keterbacaan (enak dibaca atau tidak) sudah bisa diatasi.
Opera 11.50 | Windows 7
Entahlah Mas Is, sepertinya kadang beberapa tema dan kustomasi menyerupai majalah kurang cocok dengan saya, terutama yang mesti menggulung layar ke atas dan ke bawah berulang kali :(.
Jika mau digulung ke bawah sampai panjang banget, saya mungkin memilih blog yang menampilkan webtoon :D.
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
Cahya, wah, kalau harus menggulung ke atas dan ke bawah berulangkali, kira-kira desain (lay-outnya) seperti apa ya? :) Hmm, ‘webtoon’? Saya malah baru dengar itu mas.
Firefox 5.0 | openSUSE
iskandaria, itu 3-4 kolom super panjang ke bawah :lol:.
Webtoon jarang ada sih, tapi kalau ada menyenangkan dibaca :).
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
Cahya, oh itu maksudnya. Ngerti deh saya :) Jadi penasaran dengan webtoon. Mau nyari tau dulu ah.
Firefox 5.0 | Windows 7
Benar-benar enak dilihat dan fresh banget dech sob ….
saya juga ingin menggunakan blogazine, hanya saja untuk ngotak atik kode susah sekali rasanya sob …
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
mufied, mulai dari hal-hal yang sederhana dulu deh mas. Nanti lama-lama bisa mencoba yang lebih rumit.
Firefox 5.0 | Windows XP
Wah, warna dan tampilan blog kafegue jadi atraktif penuh warna-warni sekarang. Berarti ini yang disebut sebagai model blogazine?
Terlepas dari konten blognya kalau menilik gambar header dan nama domainnya sepertinya konsep blogazine cocok buat blog ini, Mas Is. Karena nuansanya akan berubah jadi nyeni dan bergaya ala kafe tempat anak gaul. :)
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
Pak Joko Sutarto, sebenarnya target blog ini adalah kalangan berusia 24 tahun ke atas jika mengacu pada apa yang saya setting di IBN..hehehe. Tapi ternyata tampilan custom dan nama domainnya lebih bernuasa anak muda ya Pak. Sebenarnya saya juga bingung mau memilih target usia pengunjung blog ini.
Google Chrome 13.0.782.107 | Windows XP
Semakin berwarna aja nih blog mas is :)
Tampilannya jadi seger mas.
Saya ikuti perkembangan blog mas Is aja lah.
blogazine memang asyik sih kalau di lihat :D
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
Adi Wibowo, saya emang lagi suka main warna yang seger-seger mas. Sekalian nyoba sesuatu yang baru aja untuk blog ini. Mudah-mudahan tidak mengurangi kenyamanan pengunjung. Makasih mas Adi.
Firefox 5.0 | Windows XP
Hehe iya Mas, saya juga suka.. namun tidak cocok untuk diterapkan di blog PradiszWardhana.com saya lebih baik membuat web/blog baru tapi nanti malah gak keurus PradiszWardhana.com maka dari itu saya lebih baik urusi blog tersebut, hehe..
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
Pradisz Wardhana, lebih baik fokus pada apa yang sudah susah payah dibangun mas. Toh, blog pradiswardhana.com sejauh ini sudah cukup sukses kan? :)
Firefox 5.0 | Windows XP
iskandaria, Yas mas, untuk itu alhamdulillah.. saya masih terus membangun dengan baik lagi blog tersebut :) hehe.. terimakasih banyak mas postingan yang mantap !