Kesulitan Menyimak Konten Web atau Blog? Pakai Saja Ekstensi Readability Redux
Ya, daripada selalu mengeluh sulit membaca konten sebuah website atau blog yang sedang Anda buka, gunakan saja pengaya ‘readability’. Mari kita menjadi pengguna Internet yang cerdas! Tidak harus selalu menyalahkan pemilik blog atau situs yang kurang memperhatikan keterbacaan website mereka. Saatnya mengambil inisiatif sendiri. Bunuh saja desain situs mereka. Berani?
Caranya bagaimana? Gunakan saja ekstensi (pengaya) ‘readability’ untuk mempermudah kita dalam menyimak konten yang kita butuhkan, terutama yang berupa teks. Pada kesempatan ini saya merekomendasikan ekstensi bernama Readability Redux. Maaf, hanya untuk pengguna peramban Chrome.
Pada kondisi seperti apa kita membutuhkan pengaya readability?
Jawabnya: apa pun yang berpotensi membuat kita kesulitan dalam membaca kumpulan teks dari halaman posting yang sedang kita buka. Sebut saja:
- Ukuran huruf kurang besar.
- Kombinasi warna latar dan warna huruf kurang serasi (kurang kontras).
- Paragraf terlalu lebar (membuat mata cepat lelah).
- Jarak spasi antar baris kurang renggang.
- Banyak gangguan/distraksi di sisi area konten.
Apa fungsi utama pengaya Readability Redux?
Ekstensi/pengaya ini akan memperbaiki tampilan konten (yang dominan berupa teks) sehingga bisa lebih mudah dan nyaman untuk kita baca. Ia akan:
- merenggangkan ‘line-height’ (jarak spasi antar baris) yang terlalu rapat,
- memperbesar ukuran font yang kekecilan,
- memperluas margin di sisi kiri-kanan konten,
- memangkas jumlah kata per baris atau memperpendek lebar paragraf yang terlalu lebar,
- mengubah kombinasi warna latar dan warna font yang kurang serasi,
- serta menyingkirkan gangguan di sisi konten (misalnya yang berupa iklan atau menu pada sidebar).
Intinya, pengaya ini akan meningkatkan keterbacaan teks pada area konten.
Bagaimana cara menginstallnya?
Buka peramban (‘web browser’) Google Chrome Anda » klik icon menu bergambar tang pada sudut atas paling kanan » klik ‘tools’ » klik ‘extensions’ » ketikkan “readability redux” pada kotak pencarian ekstensi » tekan enter » klik “readabiility redux” » klik install » selesai.
Bagaimana cara menggunakannya?
Setelah terinstall, ekstensi Readability Redux siap untuk digunakan. Anda tinggal klik saja icon huruf ‘R’ berlatar biru yang muncul pada sebelah kanan ‘address bar’ peramban Chrome Anda. Lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini.
![]()
Untuk melihat hasil kerja pengaya ini (dalam meningkatkan keterbacaan konten), tentunya Anda harus membuka salah satu halaman ‘single-post’ sebuah web atau blog. Jadi bukan untuk halaman depan!
Cara kustomisasi Readability Redux
Agar lebih maksimal manfaatnya, Anda sebaiknya menyetting ekstensi ini. Caranya, klik kanan pada icon ekstensi ini, lalu klik/pilih options. Akan terbuka sebuah halaman untuk melakukan kustomisasi. Contohnya seperti gambar di bawah ini.

Pada menu style, tersedia 5 pilihan yang bisa Anda gunakan sesuai selera. Pilihan tersebut yaitu Newpapers, Novel, eBook, Inverse, dan Athelas. Sementara itu, pada menu size ada 5 pilihan juga, yaitu Extra small, Small, Medium, Large, dan Extra Large. Menu size ini mengatur tampilan ukuran font sesuai selera kita.
Di sisi lain, menu margin berfungsi untuk mengatur jarak antara tepi paragraf konten dengan pembatasnya. Ada pilihan Extra Narrow, Narrow, Medium, Wide, dan Extra Wide. Untuk melihat langsung efek tampilan dari masing-masing pilihan menu tersebut, coba Anda perhatikan preview yang terdapat di bagian bawahnya. Jangan lupa klik tombol save untuk menyimpan hasil settingan yang Anda lakukan tersebut.
Saya pribadi lebih menyukai kombinasi style eBook, size Large, serta margin Wide. Preview tampilannya seperti gambar di bawah ini.

Coba perhatikan preview hasil kerja ekstensi ‘Readability Redux’ di atas.
Lebar paragraf sangat memenuhi standar kenyamanan baca. Tidak terlalu lebar dan juga tidak terlalu sempit. Jarak spasi antar baris juga cukup renggang. Sementara itu, ada margin yang cukup luas pada sisi paragraf. Menjadikan kita bisa lebih fokus dan nyaman saat membaca. Warna latar abu cerah dengan font hitam juga membuat mata lebih nyaman (dibandingkan dengan latar putih dengan font hitam).
Jika kurang menyukai tampilan seperti di atas, Anda tinggal mengubah/memilih jenis style lainnya. Warna latar dan jenis huruf setiap style berbeda. Jadi tinggal menyesuaikan dengan selera Anda sebagai pengguna.
Untuk peramban selain Chrome bagaimana?
Untuk pengguna Firefox, Safari, Opera, maupun beberapa peramban populer lainnya, silakan kunjungi lab.arc90.com/experiments/readability. Di halaman situs tersebut kita tinggal melakukan sedikit pengaturan, lalu ‘dragging’ (menarik) tombol ekstensinya ke ‘bookmarks-toolbar’. Langsung terpasang deh. Tidak perlu install. Gampang banget.
Cara menggunakannya setelah terpasang? Tinggal klik saja icon yang sudah kita pasang/’drag’ tersebut ketika membuka halaman sebuah web atau blog (terutama halaman single). Lebih jelasnya ikuti saja instruksi yang ada pada halaman tersebut. Selamat mencoba.
Tautan Cepat »» Beri Komentar | Baca Ulang Posting
Baca Komentar | Daftar Posting Terbaru
Tambah KafeGue di Facebook
Ikuti KafeGue di Twitter
Menu Lainnya »» Atas » Beranda » Arsip » Profil » Kontak » Bawah
Langganan KafeGue.com melalui Email
Langganan melalui Pembaca RSS




WordPress 3.0.4
[...] yang sama rasanya tidak bisa dihindari. Terlebih lagi jika menyangkut topik seputar tipografi, readability (keterbacaan web), dan kebergunaan web secara umum. Persentase bahasan mengenai topik tersebut [...]
WordPress 3.0.4
[...] Pertanyaannya, apakah pemilik situs-situs yang memuat konten otomatis tidak pernah memikirkan keterbacaan situs mereka? Ah, lagi-lagi trafik lebih diutamakan ketimbang masalah tipografi dan readability. [...]
Firefox 3.5.15 | Windows XP
Wuih “bunuh!” kejam kedengarannya heheh :D
Alternatif yang bagus Mas, bisa dicoba neh. Apalagi ada alternatif buat di FireFox juga tuh ternyata :)
WordPress 3.0.1
[...] baca tulisan sebelumnya tentang ekstensi readability redux? Di situ Anda akan tahu makna ‘membunuh’ yang saya maksudkan. Jika sudah, silakan [...]
Firefox 3.6.3 | Windows XP
wah kok aq bru tahu yah, wah bisa blog q juga dihajar pakai tool ini lagi, ok deh aq coba buat ngobatin rasa penasaran aq kaya gimana nih rasanya menggunakan nih tool
Chromium 7.0.517.44 | Ubuntu 10.10
@Rizky2009, saya mau coba hajar blog mas pake tools ini boleh kan? hahaha
Firefox 3.6.12 | Windows XP
@iskandaria, Wah boleh boleh mas is, oy senjata ini kan menggunakannya dengan sistem boomak, lah kalau buat yang akses inetnya di warnet gimana donk mas ? pasang2 lagi donk sebelum digunakan, secara, kebanyakan warnet dilengkapi dengan deepfrize
Google Chrome 8.0.552.18 | Windows XP
@Rizky2009, iya juga sih kalo ngenetnya di warnet. Susah juga karena kebanyakan warnet emang dipasangin deep-freezy. Kalo emang butuh banget membaca dengan nyaman (walau di warnet), nggak papa kan pasang berkali-kali. Asal tahu link situs penyedianya aja.
Firefox 3.6.12 | Windows XP
blognya keren mas, simple tp ttp profesional…soal wp, ane belajar ama mas aja, deh…
oia, jd rekomendasi nih untuk nambah ukuran huruf di blog…drpd pembaca kewalahan melihatnya..hehehe
Google Chrome 8.0.552.18 | Windows XP
@Alib16, iya tuh. Ukuran huruf postingan blog mas Alib kekecilan saya lihat. Kalau tidak di-zooming bakalan susah saya membacanya. Tapi sekarang saya sudah punya senjata andalan, yaitu ekstensi readability.
Makasih atas apresiasinya untuk tampilan blog ini.
Google Chrome 7.0.517.44 | Windows 7
Wah..saya juga memang menggunakan chrome neeh. baru tau ada cara mudah ini …saya coba ah…
Firefox 3.6.12 | Windows XP
@andry sianipar, :lol:
Google Chrome 7.0.517.44 | Windows 7
Makasih bro untuk tutornya, kebetulan saya pake chrome… Ada beberapa blog yang saya kunjungi tulisannya enak dibaca, tapi ngga menyenangkan bagi mata ini untuk berlama-lama di blog tersebut. Siapa tahu dengan ekstensi ini saya jadi betah berkunjung ke blog tersebut?
Google Chrome 8.0.552.18 | Windows XP
@eserzone, enak dibaca tapi ngga menyenangkan bagi mata untuk berlama-lama di blog tersebut? Maksudnya bagaimana ya kalo saya boleh tahu lebih lanjut? Terlalu minimalis-kah desain blognya sehingga membuat bosan? Mohon dijelaskan lebih spesifik.
Google Chrome 7.0.517.44 | Windows 7
@iskandaria, Bukan soal minimalis bro, justru saya lebih senang kalo buka blog minimalis karena loadingnya cepat. Yang bikin saya ngga betah karena tulisannya terlalu kecil, spasi yang terlalu berdempetan, warna background dan artikel yang hampir sama.
Kalo blognya bro iskandaria ini, merupakan blog yang paling saya sukai untuk kunjungi karena dan enak untuk mata karena ukuran hurufnya besar, spasi nya juga pas dan yang terpenting waktu loadingnya cepat (soalnya koneksi saya super lemot)
Firefox 4.0b7 | Windows XP
@eserzone, oh. Syukurlah jika blog ini enak untuk dibaca (tampilan postingnya). Saya memang berusaha mendesain agar area posting blog ini mudah dan nyaman untuk disimak pengunjung. Masalah loading juga saya optimalkan agar tidak terlalu lambat. Mulai dari memangkas beberapa menu/navigasi, mengompress file CSS, melakukan validasi XHTML+CSS, dan beberapa teknik lainnya. Lagipula, blog ini menggunakan server yang berlokasi di Jakarta.
Firefox 3.6 | Windows XP
wow, saya uda coba kang pake crome. hasilnya memang luar biasa sekali. bagus dan lebih enak dibaca. seperti blog ini
Google Chrome 8.0.552.18 | Windows XP
@ajundi14, syukurlah jika tampilan konten blog ini bisa dengan mudah terbaca oleh mas ajun. Untuk blog mas ajun sendiri, terus terang saya merasa agak susah menyimak tulisan-tulisan di postingnya sehingga saya harus mengaktifkan ekstensi ‘readability redux’.
Firefox 3.6 | Windows XP
@iskandaria, iya mas, saya mohon maaf untuk itu. sudah saya korek sedikit ukuran fontnya, mudah-mudahan lebih mendingan nanti. :)
Firefox 3.6.12 | Windows XP
penting juga ya readable soal kadang bayak yang blum readable
Firefox 3.6.12 | Windows XP
waduh2, tambah lagi deh alasan kenapa harus punya multi browser :D
ok, bentar mas Is, saya download chrome-nya dulu ah :D
Firefox 4.0b7 | Windows XP
@Darin, gak harus pakai chrome kok mas. Di firefox ternyata bisa juga dipasangin ekstensi ini. Caranya silakan baca pada komentar balasan saya untuk ItikBali di atas.
Firefox 3.6.12 | Windows XP
OOT, Mas tampilan
category-listpada halaman depan jika dilihat dengan layar 1280×768 kokskip to footermelorot kebawah? Coba ukuranpaddingdikecilin sedikit, mungkin bisa.Google Chrome 8.0.552.18 | Windows XP
@Rudy Azhar, di laptop saya yang berukuran 1280×800 nggak kok Bang. Tapi memang bermasalah jika lebar jendela browser agak sempit. Padahal saya menggunakan ukuran persen untuk lebar setiap list-nya. Ntar saya perbaiki. Makasih sarannya.
Firefox 3.5.15 | Windows 7
pake google chrome ya Om.. biasanya aku klu di mozila biar mudah dan ga lemot matikan js dan image nya… jd yg kliatan konten duank..hhehehe…
Google Chrome 8.0.552.18 | Windows XP
@Itik Bali, hohoho. Kalo matiin JS saya jarang banget. Tapi kalo maitiin image pas lagi terdesak aja, terutama pas nyobain Telkomsel volume base beberapa minggu lalu.
Kalo buat Mozilla Firefox, bisa kok dipasangin ekstensi Readability Redux. Coba kunjungin http://lab.arc90.com/experiments/readability/
Di situ kita tinggal setting-setting dikit, lalu ‘dragging’ (tarik) icon ekstensinya ke bookmarks-toolbar. Langsung kepasang deh. Gak perlu install. Gampang banget. Cara menggunakannya tinggal klik aja icon yang udah kita pasang/drag tersebut pas buka halaman sebuah web atau blog (terutama halaman single).
Google Chrome 6.0.472.53 | Windows 7
Pada beberapa kasus saya juga menggunakan pengaya ini, tapi pada kebanyakan kasus, saya lebih baik meninggalkan laman blog yang tidak karuan tersebut.
Firefox 3.6.12 | Windows 7
@aldy, Ah betul sekali. Saya biasanya hanya browsing yang secara visual menarik dan siinya pun berkualitas. Di luar keduanya, langsung ditinggalkan saja.
Sepertinya ini cocok untuk situsnya Jakob Nielsen, useit.com, isinya bagus tapi tampilannya sama sekali tidak menarik.
Google Chrome 8.0.552.200 | Windows XP
@Jeprie, UseIt sepertinya tidak berubah sejak 1993… :P
Firefox 3.6.12 | Windows 7
@ardianzzz, Pantes mirip geocities
Chromium 7.0.517.44 | Ubuntu 10.04
@Jeprie, sudah old crack tampilannya. Padahal tampilan juga perlu, bukan cuma isi :D
Firefox 3.6.12 | Windows XP
@ardianzzz,wah Ane belom lahir tuh :P
Google Chrome 8.0.552.18 | Windows XP
@Fadel, masa sih taun 93 belom lahir? Berarti kamu sekarang masih SMA dong.
Firefox 3.6.12 | Windows XP
@iskandaria, Baca http://www.fadelblog.com/saya/ Mas, saya malah masih SMP :P
Flock 3.0.6.4253 | Windows XP
@Fadel, Masih SMP kok udah merokok ya?
Google Chrome 8.0.552.18 | Windows XP
@Rudy Azhar, menyedihkan juga kalau memang begitu. Saya aja yang udah usia 28 nggak pernah merokok dan nggak pernah tertarik untuk merokok.
Firefox 3.6.12 | Windows XP
@Rudy Azhar, :lol: itu permen lolipuop mas, diedit teman saya jadi rokok :P BTW saya gak merokok!
Google Chrome 8.0.552.18 | Windows XP
@Jeprie, saya juga harus mengaktifkan ekstensi ‘readability’ untuk menyimak posting di situsnya Jacob Nielsen tersebut. Soalnya lebar paragrafnya terlalu luas bagi saya. Cukup melelahkan untuk dibaca. Kalaupun nggak pake ekstensi itu, saya akan membacanya dengan memperkecil lebar jendela peramban alias dalam kondisi ‘non-maximal window’.
Google Chrome 8.0.552.18 | Windows XP
@aldy, saya juga akan langsung meninggalkannya, kecuali jika postingnya memang sangat saya butuhkan atau menarik bagi saya.
Firefox 3.6.12 | Windows XP
Tampilan blog ini kok amburadul mas dihasil pencarian hxxp://kafegue.com/?s=fadelsapi
Belum pernah dilihat ya mas. :P
Chromium 7.0.517.44 | Ubuntu 10.10
@Fadel, makasih atas laporan isengnya. Ntar mau saya perbaiki halaman hasil pencarian itu. Saya cuma mengecek hasil pencarian broken (404) yang lebih rapi daripada hasil pencarian yang tidak ditemukan. Ternyata ada yang luput dari pengamatan saya..hehe
Google Chrome 7.0.517.44 | Windows XP
kata-kata ini keluar lagi: readibility.
hehehe…
I like it!
Chromium 7.0.517.44 | Ubuntu 10.10
@Agus Siswoyo, ralat dikit mas. Yang benar ‘readability’. Bukan readibility. Dulu saya juga suka salah nulisnya. Nggak pengen nyobain nih mas? Kan Mas Agus suka pakai Chrome buat browsing. Jadi sekalian diinstall aja ekstensi Readabilty Redux.
Google Chrome 7.0.517.44 | Windows XP
kunjungan pertama kang iskandaria:D nih khusus chrome y ?
saya juga lebih suka pk chrome
Firefox 3.0.2 | Windows Vista
Wah, emang bikin mata lebih nyaman mas, saya dah coba pakai di firefox
Chromium 7.0.517.44 | Ubuntu 10.10
@Dody Eka Putra, pakai ekstensi di atas juga ya mas? Bisa sih kalo mau dipasang di Firefox. Caranya, klik aja link yang disisipkan pada komentar mas Ardian di atas, lalu ikuti petunjuk di situs tersebut. Gampang kok. Tinggal drag aja ke boomarks-toolbar Firefox.
Internet Explorer 7.0 | Windows XP
Saya juga menggunakan pengaya ‘Readability’ di Firefox untuk menghajar desain yang acak-adut (menurut saya). :D
Tapi kalau di unessential side kok ndak bisa di Ctrl+Alt+R ya? — sebenarnya juga ndak di ‘gituin’ juga ndak apa-apa sih hehe.
Chromium 7.0.517.44 | Ubuntu 10.10
@agung, saya pernah nyoba untuk blog unessential side itu. Bisa kok mas. Namun sekarang udah nggak bisa lagi kayaknya. Gak tau kenapa. Yach, ndak digituin (nggak ngaktifin esktensi ‘readability’ di blog tersebut juga nggak ada masalah sih). Wong udah terbaca dengan sangat baik kok.
Firefox 3.6.12 | Arch Linux
@agung, mungkin karena pemakaian deklarasi XML/XHTML. Silakan juga baca XML issues on Readability project (Google code). :)
Google Chrome 8.0.552.18 | Windows XP
@dani, saya baru tahu jika pemakaian deklarasi XML bisa membuat pengaya ‘readability’ tidak bisa bekerja.
Google Chrome 6.0.472.0 | Windows XP
yang bukan pake chrome pada minggir !!!!!! hahahaha
Google Chrome 8.0.552.18 | Windows XP
@Khalid Abdullah, hajar bleh…hohoho. Tapi sebenarnya bisa pakai cara ‘dragging’ kok untuk pemakai selain Chrome. Caranya bisa disimak pada link yang disisipkan mas Ardian pada komentar di atas.
Google Chrome 8.0.552.200 | Windows XP
Safari seri 5 telah memiliki fitur Readability secara built in. Saya rasa lebih bagus daripada Chrome atau FX.
Google Chrome 8.0.552.200 | Windows XP
Tidak perlu menggunakan plugin. http://lab.arc90.com/experiments/readability/
Firefox 4.0b7 | Windows XP
@ardianzzz, yeah. Ternyata bisa juga dipasang di Firefox dengan cara ‘dragging’ ke bookmarks-toolbar. Saya barusan nyoba pasang di Firefox. Sumber pembuatnya sama dengan ‘Readability Redux’ yang disediakan untuk pengguna Chrome. Tapi kekurangan jika tidak diinstall (alias cara ‘dragging’) yaitu tidak bisa dikustom dengan mudah. Jadi harus bolak-balik pasang copot. Nah, kalo diinstall kan bisa lebih leluasa ketika hendak mengubah settingan tampilan. Tinggal klak-klik.
Lagian ukuran file ekstensi ini tidak besar kok.
Firefox 3.6.12 | Arch Linux
@iskandaria, istilahnya: bookmarklet.
Firefox 3.6.12 | Arch Linux
@ardianzzz, harusnya tautan ini ada di konten di atas!
Google Chrome 8.0.552.18 | Windows XP
@dani, mengapa harus? Kecuali jika saya menulis pengaya untuk semua peramban (atau secara umum). Kalau yang di konten di atas kan saya fokuskan untuk Chrome, walau ternyata bisa juga dipasang di peramban lain (produknya labarc90 itu).
Kalau pengguna memakai Chrome, menurut saya sebaiknya menginstall saja (bukan cuma ‘dragging’). Sebab jika menginstall akan lebih mudah mengkustom, tanpa harus bolak-balik menyetting ulang via situs penyedianya.
Firefox 3.6.12 | Arch Linux
@iskandaria, sederhana saja, karena mereka juga pembuatnya.
Google Chrome 8.0.552.18 | Windows XP
@dani, makasih atas sarannya Bli. Tapi setidaknya saya sudah menjelaskan pada kolom komentar (tanggapan) bahwa ekstensi di atas juga bisa dipasang di peramban lain (lengkap dengan cara pasangnya). Kecuali jika pembaca cuma baca postingnya.
Safari 5.0.2 | Windows XP
@ardianzzz, oh iya. Saya barusan nyobain. Tapi kekurangannya nggak bisa dikustomisasi tuh. Lagian, pakai perataan justify sebagai defaultnya :(
Firefox 3.6.12 | Windows XP
@iskandaria, Mas is kok logo peramban yang mas pake diuser agent beubah-ubah? OSnya juga
I-OM Mode: on :P
Google Chrome 8.0.552.18 | Windows XP
@Fadel, saya kan suka gonta-ganti peramban dan OS.
Firefox 3.6.12 | Windows XP
@ardianzzz, Saya baru tau, biasanya saya pake Firebug” :lol: kalau tau ada yang lebih praktis gini Boleh dicobalah. :cool: