Jangan Takut Menulis Sesuatu yang Kontroversial!
Anda lebih sering mencari aman selama ngeblog? Artinya, Anda jarang sekali atau bahkan tidak pernah menulis topik atau materi yang berpotensi mengundang kontra dari pembaca. Anda bahkan mungkin akan menghindari sebisanya, walaupun sebenarnya Anda gelisah dan ingin sekali menumpahkan isi uneg-uneg yang berpotensi mengundang reaksi kontra tersebut.
Jika memang didasari untuk kebaikan bersama dan dilandasi oleh semangat untuk menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya, kenapa Anda mesti takut atau khawatir? Takut dijerat oleh Undang-Undang ITE yang beberapa waktu lalu memakan korban Bu Prita Mulyasari? :P
Tulisan kontroversial tidak identik dengan emosi
Artinya, materi tulisan Anda boleh mengundang kontroversi, namun tetap dilandasi oleh penalaran yang baik. Ada dasar pemikiran yang logis dan tidak terkesan sembarangan. Jadi tidak asal ‘main sruduk’ begitu saja. Anda boleh menuliskan kritikan untuk blogger egois misalnya (seperti tulisan saya sebelumnya). Namun tetap harus beritikad untuk kebaikan bersama.
Kalau Anda menyimak dengan jeli, tulisan saya tentang blogger egois tersebut sebenarnya bukan pada masalah tidak mau menyisipkan gambar, tidak mau membalas komentar, tidak mau menulis dengan bentuk listing, atau tidak mau menggunakan huruf kapital dan tanda baca secara benar.
Lalu apa?
Yang saya kritik yaitu lebih kepada alasan tertentu mereka tidak mau melakukan hal-hal tersebut. Alasan itu cenderung demi ego pribadi saja, namun di sisi lain kurang memperhatikan kenyamanan orang lain (pembaca blognya).

Menulis yang kontroversial akan menghabiskan energi?
Mungkin Anda malas menulis sesuatu yang berpotensi mengundang kontra karena sudah keburu khawatir dengan respon pembaca yang nanti muncul (misalnya lewat kolom komentar). Anda mungkin akan takut didebat atau takut diprotes.
Jadi, daripada menghabiskan energi maupun pikiran Anda dalam meladeni atau menanggapi komentar kontra yang akan masuk nantinya, Anda pikir lebih baik cari aman saja. Faktanya, menulis secara aman memang seringkali terasa lebih menghemat energi. Komentar-komentar yang masuk biasanya akan selaras dan jarang sekali yang kontra.
Dengan demikian, Anda merasa tidak perlu terlalu memforsir pikiran untuk meladeni komentar-komentar yang terasa bertentangan dengan gagasan yang Anda tulis.
Menulis kontroversial justru bisa mengasah kemampuan bernalar!
Justru dengan masuknya respon/komentar yang terkesan kontra, Anda bisa mengembangkan kemampuan bernalar Anda. Bahkan mungkin tidak pernah Anda duga sebelumnya. Adanya respon pembaca yang kurang sejalan dengan ide yang Anda tulis pada postingan kontroversial tersebut justru bisa membuka katup-katup yang sebelumnya tertutup rapat.
Dari situ, Anda bisa mengasah cara Anda berargumen, cara Anda menjelaskan opini secara lebih detail, cara Anda membangun persepsi secara meyakinkan, cara Anda menajamkan opini, maupun cara Anda membangun kompromi dengan pendapat-pendapat yang berbeda.
Bukankah tujuan berdiskusi ialah demi tercapainya kompromi?
Contoh konkret bisa Anda simak pada deretan komentar yang masuk pada tulisan saya sebelumnya. Silakan Anda baca semua komentar yang masuk beserta semua tanggapan saya sebagai pemilik blog atau penulis.
Dari situ, saya simpulkan bahwa komentar yang bernada kontra pun bisa kita kompromikan dengan opini yang kita bangun pada tulisan. Dengan catatan, Anda tidak malas menanggapi satu per satu komentar kontra yang masuk. Satu lagi, Anda tidak malas menanggapinya secara sepenuh hati.
Artinya, kompromi bisa tercapai apabila Anda sudi merespon komentar-komentar yang bernada kontra dengan landasan berlogika yang baik. Bukankah yang kita cari adalah titik temu?
Jadi, jangan takut menulis sesuatu yang kontrversial. Bisa jadi dari situ malah akan terbuka keran-keran pemahaman baru!
Tautan Cepat »» Beri Komentar | Baca Ulang Posting
Baca Komentar | Daftar Posting Terbaru
Tambah KafeGue di Facebook
Ikuti KafeGue di Twitter
Menu Lainnya »» Atas » Beranda » Arsip » Profil » Kontak » Bawah
Langganan KafeGue.com melalui Email
Langganan melalui Pembaca RSS




WordPress 3.0.4
[...] bisa memancing rasa penasaran calon pengunjung. Contohnya penggalan deskripsi tulisan saya tentang menulis kontroversial. Di manakah letak rahasia atau mengundang penasarannya? Anda pasti tahu [...]
Firefox 3.6.13 | Windows XP
Mau ikutan artis – artis, dengan sesuatu yg kontroversial bisa jadi terkenal
hehehehe
:-D
Salam kenal mas
Kunjungan pertama saya di blognya
Google Chrome 10.0.628.0 | Windows XP
@@bangsaid, makasih atas kunjungan perdananya di blog ini. Semoga nggak kapok ya ^$^
Firefox 3.6.10 | Windows XP
Tulisan yang kontroversial kadang memang dibutuhkan. Selama tulisan itu benar dan dapat dipertanggungjawabkan, menurut saya sih sah-sah saja…
kuncinnya pegang teguh “SARA & Saru”
Firefox 3.6.13 | Windows 7
postingan terakhir saya termasuk kontroversi ngga ya? hmmm..
Google Chrome 10.0.612.3 | Windows XP
@Yos Beda, sama sekali nggak kontrovversi menurut saya :D
Firefox 3.6.13 | Windows XP
sementara ini saya baru menyimak beberapa postingan yang kontroversial, saya sendiri karena belum lama nge-blog belum merasa menulis yang kontroversial, namun takut juga kalo menulis yang begituan tanpa dasar yang kuat dan asal ‘pokok-e”.
Walaupun ngeblog itu adalah kebebasan berekspresi dan EGP tapi alangkah baiknya juga memperhatikan etika jangan asal kontroversi
Google Chrome 10.0.612.3 | Windows XP
@mas-tony, saya setuju kalau etika harus dikedepankan. Oleh sebab itulah, perlu kita asah terus bagaimana menulis yang tajam, namun tetap berlandaskan etika yang baik.
Google Chrome 8.0.552.224 | Windows XP
Saya punya sesuatu untuk mas Iskan. Cek disini ya…
http://agussiswoyo.com/2010/12/29/belajar-ngeblog-secara-konsisten-di-kafegue-com/
Google Chrome 10.0.612.3 | Windows XP
@Agus Siswoyo, makasih mas Agus. Tanpa dikasih tau pun, saya tetap akan tahu sendiri. Soalnya saya kan berlangganan RSS feed blog mas Agus.
Google Chrome 7.0.517.44 | Windows XP
Inilah yang dinamakan kebebasan blogging, memang kalau terlalu banyak tujuan kita mengarah ke User dan kepentingan blog akan sulit bahkan takut untuk nulis yang kontroversi.
blogging adalah kebebasan berekspresi, apalgi blog pribadi.
orang mau bilang popularitas ata apapun yang penting kita fun, dan berbicara dari sudut pandang kita.
kalaupun ada yang tidak setuju dan komentarnya masuk akal, kan kita bisa mengambil intisarinya dan merumuskan kesimpulan baru yagn lebih baik.
Google Chrome 10.0.617.0 | Windows XP
@Willy Merdiansyah, wah, ini dia komentar yang cukup menggairahkan bagi saya. Nggak ada kata lain selain setuju mas. Makasih.
Google Chrome 8.0.552.11 | Windows XP
ini membahas yang ada di blognya kang erdien ya mas?
jujur saya masih belum berani untuk menulis yang berbau kontroversi, alasannya saya malas berdebat just it…
menanggapi komentarnya mas fachrudin, memang bener tuh kebanyakan blogger menganut paham manut, saya sering banget menemukan postingan yang komentarnya mengiyakan isi postingan… termasuk di tulisan ini, saya tidak menemukan ada yang melarang menulis hal yang berbau kontroversi, kebanyakan takut seperti saya :D
maaf kalau salah :D
Google Chrome 10.0.617.0 | Windows XP
@Abdul Hakim, tulisan ini bukan membahas postingan yang ada di blog pak Erdien. Wong postingan ini saya publish duluan kok. Baru setelah itu Pak Erdien ngasih trackback ke sini :)
Yang penting kalau memang ada yang perlu dikritisi, ya kritisilah. Tentunya dengan cara yang sebisa mungkin elegan dan memang bertujuan untuk berdiskusi. Makasih mas Hakim.
Firefox 3.5.16 | Windows XP
hehehe.. Matt Cutts juga nyaranin tuh kang . Di bognya pernah ditulis:
“write something controversial”
btw, baru-baru ini ada debat ‘controversial’ juga di salah-satu forum :)
Google Chrome 10.0.617.0 | Windows XP
@icad, saya baru tau kalau Matt Cutts pernah juga menyarankan begitu. Oya, jadi penasaran nih apa topik debat kontroversial di salah satu forum tersebut. Kalo boleh tau tentang apa dan apa forumnya?
Opera Mini 4.2.14912 | J2ME/MIDP Device
Itu memang penting
Google Chrome 8.0.552.224 | Windows XP
bukannya takut sih mas.. tp terkadang ada anggapan bahwa menulis sesuatu yg kontroversial itu mencari popularitas dan berharap akan banyak yg berkunjung dan menyebabkan kenaikan traffik..
lagian kalau yg berbau kontroversial lebih enaknya di tulis melalui kolom komentar saja,. jd kita bs diskusi lgsung dengan orang yg kita tuju.. :D
Google Chrome 10.0.617.0 | Windows XP
@tomi, betul mas Tomi. Kalau di kolom komentar bisa lebih enak diskusinya karena bisa secara langsung. Soal anggapan mencari popularitas, itu sudah resiko sih. Tapi tergantung juga pada teknik pengemasan/penulisannya.
Google Chrome 6.0.472.53 | Windows XP
@iskandaria,
saya baru ngeh kalau postingan ini ternyata mengarah ke blognya om verdien tooh :D
Google Chrome 10.0.617.0 | Windows XP
@tomi, bukan mas. Yang benar postingan Pak Erdien yang mengarah ke sini ^_^
Safari 5.0.3 | Mac OS X 10.5.8
@tomi, kebalik… :D
Google Chrome 10.0.612.3 | Windows XP
@Asop, ha..ha..ha..
Google Chrome 6.0.472.55 | GNU/Linux
Menulis yang kontroversi :???:keknya aku gak bakat deh. Karena masih cekak jadi gak ada yang bisa dituliskan untuk dijadikan perdebatan, juga aku kadang gak sempat untuk membalas komentar yang masuk secara berkesinambungan. Bukan karena apa, tapi karena aktifitas OL ku cuma malam hari. Jadinya komentar yang masuk pagi-sore cuma bisa dijawab malamnya :lol:
Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
Google Chrome 10.0.617.0 | Windows XP
@Sugeng, yang penting kan tetep bisa balas komen mas. Kalo mas Sugeng sih bakatnya nulis yang lucu-lucu ;)
Firefox 3.5.16 | Windows XP
Happy holiday…happy holiday…*cucian numpuk* :-)
DKPD
Firefox 3.6.13 | Windows XP
Apa kabar mas is? ^^
Google Chrome 8.0.552.224 | Windows XP
Saya sudah kapok nulis artikel kontroversi. Selain terkesan cari popularitas, menulis artikel jenis begini menguras banyak energi dan pikiran. Terus efeknya juga nggak selalu baik. Cenderung menimbulkan silang pendapat dan ajang saling sentil antar blog.Ini bukan hal yang saya sukai.
Banyak cara elegant untuk meraih simpati pembaca. Nggak harus dengan gontok-gontokan. Damai itu lebih indah kan. Hehehe…
Google Chrome 10.0.612.3 | Windows XP
@Agus Siswoyo, kalau yang bicara sudah pengalaman begini, saya nggak bisa bantah deh kayaknya. Tapi beneran kapok nih mas Agus? Saya sebenarnya masih pengen mas Agus nulis yang sedikit memancing gairah. Konteksnya bukan untuk mencari popularitas atau gontok-gontokan sih. Bukan pula untuk mencari simpati belaka. Itu cuma masalah penafsiran kan? Padahal maksud kita mungkin bukan untuk itu. Di situlah kita bisa lebih mendewasakan proses ngeblog itu sendiri.
Dalam hal ini, bagaimana mengedepankan cara bernalar yang baik sehingga tidak terkesan cuma ingin mencari popularitas, simpati, atau sekedar ingin mencari-cari kesalahan pihak lain. Jadi tetap mengedepankan objektivitas dan rasio. Bukan emosi atau asal nulis.
Saya nggak yakin ah kalo mas Agus udah kapok ;)
Damai memang indah. Tapi kalau itu membuat kita menjadi sungkan untuk memberi kritikan membangun, saya rasa itu tidak sehat juga. Toh, tak selamanya mengkritik orang lain berbuah gontok-gontokan. Malah siapa tau akan berbuah manis dan makin mesra ^-^
Firefox 3.6.13 | Windows XP
@iskandaria,
Kayanya saya pernah dengar tuh, ada yang gontok-gontokan blognya, saya hanya melihat saja saya malas berkomentar terhadap blog yang menjelekan seseorang/menjatuhkan. Kontroversi kan sebenarnya bukan itu tapi perbedaan pendapat dan menentang bukan menjelek-jelekan narablog, sampai di lampirkan saksi dan bukti, kasihan nara blog tersebut.
Google Chrome 10.0.612.3 | Windows XP
@hendro, kalau menyertakan bukti kesannya memang seperti menjatuhkan. Saya sebisa mungkin akan menghindari hal itu. Termasuk menyebutkan identitas secara jelas mengenai pihak/narablog yang saya kritik. Saya lebih memilih mengkritik secara umum saja tanpa menyebutkan identitas orang/pihaknya. Bukan masalah pengecut atau tidak berani sih. Tapi takutnya kita jadi terlalu menghakimi, padahal pihak/orang tersebut bisa saja berubah suatu saat.
Jadi, kritikan yang terlalu khusus dengan menyebutkan identitas secara jelas kurang baik juga. Lebih baik secara umum saja. Kecuali kalau kita ingin mengkritik layanan publik, semisal kualitas jaringan Internet provider tertentu.
Firefox 3.6.13 | Windows XP
@iskandaria,
Mudah-mudahan tidak terulang kembali terhadap sahabat blogger yang lain atas kejadian itu, Yah..ambil hikmahnya saja, mudah-mudahan itu hanya perdebatan bukan permusuhan.
Aku sempat baca, tapi cuma geleng-geleng kepala..
Google Chrome 8.0.552.224 | Windows XP
@iskandaria, reply kayak gini ini nih yang bikin tangan saya gatal menulis. padahal saya mau insyaf lho. udah capek dimusuhi sana-sini. hahaha…
orang bilang pro dan kontra itu indah sebagai bagian dari demokrasi blogging. memang benar bahwa dalam setiap artikel kontroversi bisa melatih kita berpikir obyektif dan rasional.
namun untuk blogger Indonesia saat ini belum sampai ke tahap situ. saya menilai sentimen pribadi masih kuat. pengkutuban pergaulan blogger masih terasa. perlu kehati-hatian ekstra kalau mau menulis sentilan. karena kalau salah tanggap bukan saja menimbulkan miskomunikasi, tapi juga menyeret kawan-kawan lain.
efeknya, ngeblog nggak asik. konsep dasar ngeblog sebagai diary online bisa saja beralih untuk tujuan-tujuan lain yang menyimpang dari blogging. you know what I mean?
lupakan dulu pembagian konsep blogger murni dan blogger ‘matre’ dalam kontroversi. saya cenderung melihat efek mengumbar kontroversi tak ubahnya pluralisme dalam blogging yang berpotensi mencampur-adukkan fakta dan opini. that’s all.
Firefox 4.0b9pre | Windows XP
@Agus Siswoyo, waduh. Saya kok nggak yakin ada yang memusuhi mas Agus. Tapi feeling mas Agus mungkin lebih tajam soal itu. Kalau masalah blogger murni dan matre, saya melihat itu bukan sebuah kontroversi sama sekali. Pembagian itu cuma untuk mempermudah pengenalan atau penyebutan saja. Kalau ada yang menganggapnya sebuah kontroversi, silakan saja.
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
@Agus Siswoyo, Kasus Gus Ikhwan :P
Google Chrome 8.0.552.224 | Windows XP
@Zeleaf | Indonesian Community, itu contoh lain. namun saya nggak ada sangkut pautnya dengan hal tersebut. catat ya. hehehe…
Firefox 4.0b9pre | Windows XP
@Agus Siswoyo, saya juga gak ada kaitannya. Hubungan saya dengan Gus Ikhwan pun baik-baik saja selama ngeblog. Saya rasa setiap orang bisa berubah.
Firefox 3.6.13 | Windows XP
yang dikatakan mas IS memang benar. dari situ kita bisa beajar banyak hal. mengetaui pendapat banyak orang, tentang kebenaran, dan tukar pikiran serta hal lainnya.
hanya saja, sampai saat ini saya masih belum tertarik untuk memulai sebagai pemain kang. istilahnya mungkin belum cukup umur :D
Firefox 3.6.8 | Windows XP
@ajundi14, @Ajundi:Takut ya xixixixii..:)
Firefox 3.6.13 | Windows XP
@Botzzz, iya juga sih, apalagi sebagai blogger yang seumur jagung. kalau udah paham kan berarti siap menyambut dengan kontroversi. kalau hanya asal ngomong malah jadi debat kusir ga enak juga hehehehehe :D
Firefox 3.6.13 | Windows XP
Saya biasanya suka menulis hal yang kontroversi gini untuk mencari ide baru mas is.. tapi selama saya lakukan hal itu semua malah jadi menyenangkan, justru saya belajar banyak dari tulisan saya yang kontroversi tsb..
Thanks for articles
Firefox 3.6.8 | Windows XP
tanyain kabar aja dech koment saya untuk hari ini xixixixii….
apa kabar mas is…..????
Opera 11.00 | Windows XP
@botzzz, sehat-sehat selalu mas.
Firefox 3.6.8 | Windows XP
@iskandaria, Allhamdulilah,Sukses Trus Dech …:D
Google Chrome 8.0.552.224 | Windows 7
salam alaikum..
kunjungan perdana nih :D
betul, kontroversial itu gak masalah selama kebenaran yang ditegakkan.. ^_^
Google Chrome 10.0.612.3 | Windows XP
@MUXLIMO, wa’alaikum salam. Makasih atas kunjungan perdananya. Silakan baca-baca tulisan saya di blog ini. Di sini saya sama sekali tidak menulis seputar agama ^-^
Google Chrome 8.0.552.224 | Windows 7
Saya sendiri justru sangat berkeinginan untuk menampilkan sesuatu yang berbeda/kontroversi dalam blog saya bro, akan tetapi hingga saat ini belum mempunyai ide tentang sesuatu yang berbau kontroversi
Google Chrome 8.0.552.224 | Windows 7
yang saya takut kenang UU ITE mas, saya sebenarnya sih ingin menulis sesuatu yg kontroversial, tapi saya takut. melihat penjelasan diatas insyaallah jd g takut
WordPress 3.0.3
[...] menyukai sebuah perdebatan. Kalo dalam istilah admin KafeGue, perdebatan itu menjadi media untuk mengembangkan kemampuan bernalar. Saya pun setuju akan hal tersebut. Namun, ada beberapa prinsip yang menjadi pegangan saya dalam [...]
Firefox 3.6.13 | Windows 7
Sejujurnya saya cukup takut dengan yang namanya kontroversi apalagi jika kemudian berkembang menjadi tidak sehat.
Sepetinya saya perah membuat tulisan jenis ini, atau saya buat judulnya sedikit kontroversi tetapi isinya malah anteng. Walaupun akhirnya saya cukup senang, setidaknya saya bisa membaca (walau sedikit), karakter yang memberikan komentar. Cuma cilakanya, banyak yang hanya membaca judul, tanpa perduli dengan isi artikel :(
Google Chrome 10.0.612.3 | Windows XP
@aldy, salah satunya tulisan tentang puasa tidak wajib itu kan Pak? ;) Menulis yang agak kontroversial bagus juga untuk memberi gairah baru atau sedikit variasi dalam ngeblog. Kalau selamanya cuma nulis sesuatu yang datar-datar saja, takutnya malah bikin jenuh.
Google Chrome 8.0.552.224 | Windows 7
@iskandaria, Benar Mas, ketika semuanya berjalan datar-datar saja rasanya kurang greget. Cuma jujur saja, saya sering kesal saja banyak diantaranya tidak mau membaca dengan teliti terlebih dahulu, sebelum berkomentar. Salah satunya pada tulisan saya tersebut. Dan contoh lainnya? mas Is dan saya langganan blog-nya mas Anas, kita bisa baca komentar-komentarnya, padahal tulisan mas Anas jika kita cermati justru terjadi dalam keseharian kita.
Google Chrome 10.0.617.0 | Windows XP
@aldy, itulah Pak. Kalau sudah begitu, kita cuma bisa mengurut dada. Saya sendiri sudah agak jarang berkomentar di blogernas. Belakangan ini lebih sering cuma membaca saja.
Firefox 3.6.13 | Windows XP
Kontroversial itu bagus, sepanjang bloggernya mengerti permasalahan dan bukan sekedar memancing perdebatan yg tak ada ujung pangkal.
Kompromi? Kadang sepihak dan kita tak tahu efeknya selain apa yg telah ditulis di kolom komentar.
Nah, kembali pada tujuannya saja deh. Kalau memang bloggernya demen membuat artikel begitu, ya siap2 saja jadi moderator yang baik (seperti mas Is ini). Bersedia memperjelas permasalahan, bukan melebar dan makin kabur maknanya. Maksud hati ingin nge-hook pembaca, eh yg terjadi malah kehambaran. Diskusi macet, dan semua pun jadi ilfil :D
Tapi saya yakin, tujuan menulis artikel jenis ini bukan tuk malah mencari sensasi dan semacamnya, karena itu – yah – ga tau saya mw bilang apa haha :D
Intinya: butuh porsi kedewasaan yang lebih!
Google Chrome 10.0.612.3 | Windows XP
@Darin, kuncinya memang pada penguasaan materi yang akan diangkat. Jika tidak diimbangi dengan itu, resikonya akan jadi blunder buat diri sendiri. Tapi bebaskan saja diri kita, walau materi yang akan ditulis mungkin masih kurang kita kuasai dengan baik maupun objektif. Nanti kita bisa belajar dan mengevaluasi diri dari komentar-komentar yang masuk. Dari situ kita bisa lebih memperbaiki cara/teknik membangun opini agar bisa lebih objektif di lain kesempatan.
Mengenai menjadi moderator yang baik, memang seharusnya begitu sih. Sayangnya, mungkin belum banyak yang bisa menyelaraskan antara tulisan di postingnya dengan ketika ia menanggapi komentar-komentar yang masuk. Syukurlah kalau saya dinilai sebagai yang sudah baik..he..he.. (tapi kadang saya agak malas juga menanggapi komentar yang masuk). Jika timbul ‘bad-mood’ begitu, saya akan berpikir bahwa saya egois dan terkesan lepas tangan begitu saja.
Saya berpikir, kalau saya cuek atau asal-asalan saja dalam membalas komentar yang masuk, maka itu sama saja saya menghancurkan opini yang sudah saya bangun pada artikel/postingnya.
Dari situ, semangat untuk menjadi moderator yang baik kembali muncul.
Firefox 3.6.13 | Windows XP
@iskandaria, salut sama kang is
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
Apa ini uneg-2 mas is? http://www.fadelblog.com/berhentilah-bersikap-bocah/
Google Chrome 10.0.612.1 | GNU/Linux
@Fadel, itu uneg-uneg mas. Tapi masih nggak begitu jelas apa uneg-unegnya. Bersikap bocahnya itu lho kayak gimana tepatnya. Mungkin perlu dijelaskan lebih detail lagi maksud dari bersikap seperti bocah itu.
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
@iskandaria, Hmm, iya mas berati perlu ditambahkan.
Firefox 4.0b7 | Windows XP
Wah, kalau saya sendiri sudah ndak kehitung berapa kali nulis yang kontroversial itu. Ha….Ha….Ha… Bahkan salah satunya sampai saat ini artikel kontroversial itu tetap bertahan di popular post blog saya. Bahkan kalau saya boleh mengatakan menulis yang kontroversial, dan berisi kritik yang bisa bikin kebakaran jenggot blogger lain itu lebih mengasyikkan ketimbang nulis yang hanya berisi opini umum yang datar-datar saja. Kalau hanya nulis yang umum-umum saja, itu ma artinya sama seperti paduan suara. :D
Tapi jangan terus diinterpretasi yang dimaksud kontroversi di sini adalah untuk cari sensasi, demi cari trafik semata. Itu yang tidak benar. Contoh bikin judul yang kontoversi tapi tidak ada relevansinya sama sekali dengan artikelnya. Itu nipu namanya.
Kontroversi kalau dari sudut pandang saya adalah bagaimana kita menulis tentang sesuatu topik dari sudut pandang yang tak biasanya atau jarang diangkat oleh orang lain. Boleh ini disebut juga cara kreatif untuk menarik minat baca orang lain tapi kreatifnya di sini tetap punya alasan atau argumen logis yang bisa dipertanggung jawabkan meskipun itu kadangkala harus bertentangan dengan fakta yang umum.
Google Chrome 10.0.612.1 | GNU/Linux
@Joko Sutarto, saya setuju jika antara judul dan isi harus relevan atau nyambung. Kalau tidak, resikonya bisa buruk juga. Lama-lama pengunjung yang sudah familiar tidak akan tertarik lagi mengklik judul tersebut. Apalagi membaca isinya. Kan bisa jadi bumerang atau blunder juga kalau begitu.
Di situlah sang blogger harus mulai memikirkan trik baru atau memberi variasi baru, biar triknya tidak mudah ditebak atau agar pengunjung setia tidak mudah jenuh.
Mengenai , saya juga setuju. Itulah konteks kontroversi yang saya maksudkan. Bukan sekadar isi tulisannya berpotensi menimbulkan kontra atau sekadar melawan arus dari pendapat umum saja.
Kalau cuma bermodalkan berani melawan arus atau sok ingin tampil beda, saya rasa lambat laun pengunjung/pembaca blognya akan mudah jenuh/bosan juga.
Jadi, yang lebih penting ialah bagaimana membangun tulisan yang memiliki sudut pandang baru atau cara penyajian berbeda dari kebanyakan. Saya sendiri masih harus banyak belajar dan berlatih soal itu.
Blog Diptara ialah salah satu sarana belajar saya ;)
Firefox 3.6.13 | Windows XP
@Joko Sutarto, itulah kelebihan Pak Joko. Kadang saya nyengir2 sendiri baca artikel2 di diptara :D
Firefox 3.6.13 | Windows XP
Iya Mas…
Saya sendiri termasuk yang nggak punya nyali untuk nulis yang sekiranya menimbulkan pro kontra…
Masalahnya sebagian pembaca atau komentator nggak semua bisa menerima perbedaan sudut pandang.
Tak jarang ada komentator yang langsung mengumpat tiap ada tulisan yang menurut dia kontroversial.
Saya sudah pernah merasakan diumpat.
Mana dia tanpa nama lagi…
Tapi kalau baca tulisan orang, saya justru suka tulisan yang kontroversial.
Salam!
Firefox 3.6.13 | Windows XP
@marsudiyanto, berbagi peran saja pak Guru,sampeyan jadi yang protagonis saja,tapi bukan berarti protagonis tidak boleh salah,suatu saat pasti ada kesalahan,ketika terjadi kesalahan,walaupun kecil pasti akan di tembakkan balik oleh oleh tokoh antagonisnya pak guru…
tapi artikel protagonis dengan artikel datar sama nggak ya artinya?..kalau artikel protagonis di artikan sama dengan artikel datar dan hambar,waduhh…mendingan jadi antagonis saja pak guru,lebih seru dan kontroversial..ha..ha..ha…
Google Chrome 10.0.612.1 | GNU/Linux
@fachrudin, wah, kalo saya fleksibel aja mas. Bisa memerankan protagonis. Bisa juga sebagai pemeran antagonis di lain waktu. Tergantung mood dan ide tulisan yang muncul aja..he..he..
Google Chrome 10.0.612.1 | GNU/Linux
@marsudiyanto, Pak Mars saya lihat beberapa kali senang memberikan komentar yang agak pedas pada beberapa posting. Itu sudah mencerminkan bahwa sebenarnya Pak Mars memang suka membaca postingan yang agak kontroversial..he..he..
Firefox 3.6 | Windows XP
Wah, kalu saya belum fokus nulis kontroversi saya mau belajar ngembangin dulu aja dengan artikel yang bersifat tekhnis (kebanyakan artikelnya begitu) tapi selama ini ga ada yang mau memperotes.
Yang saya bingung di indo banyak tutorial dan pengembangan web dengan kode di dalam blognya, saya pernah coba untuk membuat kode yang salah dalam artikel, tapi yang komen nice info semua ..hehehe,”ketauan”
Bingung deh, giliran bule datang di hina blog saya tapi saya senang karena kodenya memang sengaja saya berikan salah! so..bagaimana IT indo dan blogger pemberi tutorial nih..
Google Chrome 10.0.617.0 | Windows XP
@hendro, mungkin karena yang membaca dan berkomentar itu masih awam soal coding tersebut mas. Jadinya ya gak tau kalo itu salah..hehehe. Saya aja, mungkin masih jarang meneliti kebenaran coding wordpress jika menemukannya pada sebuah posting blog lain. Soalnya pengetahuan coding wordpress saya juga masih minim.
Firefox 3.6 | Windows XP
@iskandaria,
Tenang aja mas IS, waduh sama saya juga masih belajar mas IS.
Firefox 3.6.13 | Windows XP
skrg saya liat cukup banyak cuma judul post yg kontroversial, isinya biasanya saja.. ujung²nya kan trafik
Firefox 3.6.13 | Windows XP
Gimana ya, saya tidak tahu apakah saya pernah menulis sesuatu yang kontroversial, biarlah pengunjung sendiri yang memberikan penilaian.
Saya sendiri juga tidak pernah batal menulis sesuatu karena takut pada komentar kontra yang akan saya terima nantinya.
Firefox 4.0b9pre | Windows XP
@imadewira, seingat saya Bli Wira pernah beberapa kali menulis yang agak kontroversial. Waktu itu saya ingat ada sebuah komentar yang agak pedas pada postingan tersebut. Saya pun ikut menyanggah komentar pedas tersebut karena menurut saya isi tulisan yang Bli Wira tulis itu cukup objektif.
Firefox 3.6.13 | Windows XP
menulis kontroversial mengundang berbagai potensi dan konsekwensi yang kurang menguntungkan bagi si blogger,baik dari sisi traffic atau dari sisi komentar…
dan terutama lagi takut di jauhi oleh kaum blogger,karena budaya blogger belum mencapai budaya kesetaraan,semua masih berkutat di pusaran ABS dan bermanis kata serta memasang wajah menjilat…
mungkin alasan itu yang menjadikan blogger enggan menulis kontroversial,takut di jauhi,takut di musuhi,dan sedikit yang berani mengambil resiko itu,hanya menulis yang baik-baik saja,semua demi mengejar traffic dan komentar,pun begitu ketika meninggalkan komentar…
ketika meninggalkan komentar hampir semua meninggalkan komentar seragam,seperti koor paduan suara bebek di kali,apalagi jika meninggalkan komentar di blog blogger yg di anggap senior,walaupun sebenarnya artikelnya biasa saja dan cenderung monoton,dan ada beberapa kesalahan yang terkadang tampak nyata,tidak ada yang berani menyanggah,hanya meng-iyakan saja, dengan atas nama ewuh pakewuh dan sok menjadi sahabat…
tapi memang tidak bisa di salahkan,tidak usah munafik,basic blogger adalah mengejar traffic dan komentar,mau senior,mau junior tetap mengejar traffic & komentar sebanyak-banyaknya..
jika menulis kontroversial memang tidak menguntungkan dari sisi traffic,ngapain juga di pertahankan? ..lebih baik menulis yg aman-aman saja dan meninggalkan komentar yg aman-aman saja,jangan yg kontroversial,biar tidak di benci dan di jauhi,karena tidak menguntungkan dari sisi traffic…
jadi sebenarnya intinya cuman satu,dan alasan mereka enggan menulis artikel kontroversial hanyalah karena “traffic & komentar”..tidak lebih…tapi alangkah kasihan jika memaang betul takut menulis kontroversial hanya di karenakan traffic,sengaja “melacurkan diri” hanya demi “traffic & komentar”…
#takut menulis kontroversial karena takut tidak mendapat komentar?
#takut menulis kontroversial karena tidak menguntungkan dari sisi traffic?
#takut menulis kontroversial karena takut di jauhi sesama blogger?
ahhh…cemen….!!!
kalau 3 alasan itu yang di jadikan untuk takut menulis kontroversial,lebih baik tidak usah jadi blogger,jadi tukang semir sepatu bupati dan tukang lap keringat bupati saja,dan duduk di lingkaran kaum penjilat & ABS…
dan kalau memang betul ada blogger yang takut menulis kontroversial di karenakan takut di jauhi sesama blogger,kurang ajar bener blogger seperti ini,sama saja menganggap semua blogger adalah penjilat…!
Google Chrome 8.0.552.224 | Windows XP
@fachrudin, ada benarnya juga opini bung fachrudin :D
Google Chrome 10.0.617.0 | Windows XP
@fachrudin, sip! Saya setuju abis deh dengan pendapat Bung Fachrudin. Bukan sekedar membebek ya. Tapi memang begitulah fakta kebanyakan yang terjadi di dunia blogging, setidaknya di Indonesia. Tapi ngomong-ngomong, kok namanya berubah jadi fachrudin gitu mas? Pakai widodo atau agoest aja lebih keren menurut saya..ha..ha..ha..
Firefox 3.6.13 | Windows XP
@iskandaria, ha..ha…sebetulnya 3 nama itu sesuai dengan akte lahir saya mas…gabungkan saja…
jika di kerjaan biasa di panggil widodo…
di di pondok saya biasa di panggil agoest oleh teman-teman pondok pesantren…
Google Chrome 10.0.612.1 | GNU/Linux
@fachrudin, oh kalau boleh saya tebak, nama lengkapnya Agoest Widodo Fachrudin kan? Maaf kalau salah tebak..ha..ha..ha..
Firefox 3.6.13 | Windows XP
@iskandaria, kuwalik mas…fachrudin agoest widodo….ha,,ha,,ha,,,
Google Chrome 10.0.612.1 | GNU/Linux
@fachrudin, hua..haa..haaa..!
Firefox 3.6 | Windows XP
@fachrudin,
Saya ngeblog ga pernah ngejar traffic, malah ngejar diskusi
Google Chrome 10.0.617.0 | Windows XP
@hendro, syukurlah kalau memang begitu mas. Jarang sekali blogger/narablog yang tidak begitu peduli soal trafik. Tapi diskusi akan sulit terwujud jika konten blog kita kebanyakan berupa tutorial coding. Saya memilih tidak berkomentar saja pada postingan-postingan blog mas Hendro yang membahas Drupal, soalnya saya memang masih sangat awam.
Firefox 3.6.13 | Windows XP
@hendro, dari bloh mas hendro yang baru saya tahu kalau diskusi juga hidup di sana,sayang saya belum bisa ngasih komentar terhadap artikel yg saya sama sekali tidak faham mas…
saya nggak mudeng kalau di ajak bicara soal drupal mas,tapi kalau bicara tentang EO ayo aja..he..he..he…
Firefox 4.0b7 | Windows XP
@hendro, Betul seperti yang dikatakan orang hitam tak punya wajah di atas (Fachrudin) :D Sebetulnya saya juga sudah beberapa kali berkunjung ke blognya Mas Hendro berhubung saya samasekali tidak mengerti dengan Drupal, terus apa yang mau saya komentari.
Firefox 3.6 | Windows XP
Too Joko Sutarto, Mas IS, fachrudin:
Keep on blogging buddy, bagi saya ga pengaruh. Justru blognya mas IS, bli Dani, bang Rudy, Mas Aldy dan sahabat lainnya adalah sumber inspirasi saya, kalu saya ga peduli kalu ada waktu OL dan ada duit saya tetap setia dengan blog ini dan kawan-kawan.
Blog yang baru itu cuman buat iseng nulis apa yang di praktekin langsung di tulis jadi ga usah di ambil serius dan di komentarin.
Udah banyak teman untuk diskusi aja saya udah seneng.
Firefox 4.0b9pre | Windows XP
@hendro, yups. Ngeblog kan bukan cuma masalah ada komentar atau tidak. Saya jadi ingat dengan komentar mas Adi Rismaka beberapa bulan silam. Ikatlah ilmu dengan menuliskannya. Jadi walaupun yang kita tulis mungkin kurang berguna bagi pembaca/pengunjung, tetap akan berguna untuk diri kita sendiri ;)
Google Chrome 8.0.552.224 | Windows 7
@Joko Sutarto, Mas Joko, kalau Hendro sepertinya punya Hobby mengatik CMS.
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
@fachrudin, Anggap aja blogger Bocah
Google Chrome 8.0.552.224 | Windows XP
saya setuju dengan judul di atas. tapi memang sebelum kita menulisnya kita harus perkuat dulu dengan fakta dan bukti yang ada.
Juga tentunya posisi kita sebagai penulis adalah sebagai penengah tanpa ada unsur saling mengadu domba.
Google Chrome 10.0.612.1 | GNU/Linux
@andi sakab, saya juga setuju jika tidak ada niat untuk mengadu domba. Yang terpenting, niat utama kita menulis itu ialah untuk kebaikan bersama. Jika nia utama kita sudah baik, Insya Allah energi positifnya akan nyampai pada pembaca, sekalipun dikemas dengan gaya bahasa yang agak provokatif atau ‘sangar’ ^-^
Google Chrome 8.0.552.11 | Windows XP
@andi sakab, setuju nih, kalo nulis tanpa argumen yang kuat bisa ngga siap kalo diajak debat/diskusi
NetFront 3.4 | Samsung SGH-Z170
Ada beberapa pendapat kalau menulis yang kontroversi hanya untuk kepentingan SEO. Dengan judul yang kontroversi membuat orang jadi penasaran untuk membaca.
Google Chrome 10.0.617.0 | Windows XP
@Rudy Azhar, itu kan kalau judulnya keindeks oleh mesin pencari dan kebetulan salah satu bagian dari keyword pada judulnya diketikkan pencari. Kalau tidak, ya tidak bisa dikaitkan dengan SEO juga sih. Seringnya sih, judul yang kontroversial justru untuk memancing pageviews dari pengunjung yang datang secara langsung atau melalui RSS feed. Atau yang datang dari referensi situs lain (selain mesin pencari).
Firefox 3.6.13 | Windows XP
Kalo di blog saya kayaknya nggak bisa nulis sesuatu yang kontroversial sebab temanya blog saya adalah e-learning. jd lebih kepada tempat belajar bagi diri saya sendiri dan siapa saja yang berminat belajar di blog saya. Bukannya menghindari perdebatan tapi lebih cenderung untuk mengamalkan ilmu yang aku kuasai dan pahami.
Google Chrome 10.0.617.0 | Windows XP
@Lalu Abdul Aziz Mhd, sebaiknya memang disesuaikan saja dengan topik blog kita. Tapi menurut saya tidak menutup kemungkinan kok jika tema e-learning disisipin tulisan yang sedikit kontroversial. Basisnya adalah tulisan opini pribadi kita sendiri, apa pun topiknya.
Firefox 3.6.13 | openSUSE
Saya tidak tahu, tapi menurut saya bukan kontroversi yang menjadi dasar tulisan – artinya kita menulis bukan untuk ikut masuk di dalam alur kontroversi, namun menulis apa pendapat kita dan terbuka untuk masukkan.
Dan jika itu “kebetulan” dianggap/dinilai/dikategorikan sebagai topik kontroversional. Ya, bersiaplah untuk bijaksana terhadap pelbagai masukkan :).
He he…, tumben lihat gambar anime di sini #OOT.
Google Chrome 10.0.617.0 | Windows XP
@Cahya, konteksnya memang bukan pada kontroversi, tapi lebih kepada keberanian untuk menulis sesuatu yang kira-kira kurang sejalan dengan pandangan mayoritas selama ini. Bisa juga diartikan sebagai menulis sesuatu yang kemungkinan akan menuai tanggapan kontra dari sebagian pembaca.
Jadi, hakikatnya pada kemungkinan/potensi kontra yang akan terjadi saja. Daripada kita pendam-pendam, nanti bisa jadi jerawat ^-^
Gambar kartun itu ya, sekadar ujicoba saja mas. Kebetulan pula saya suka, walau mungkin sangat tidak nyambung dengan konteks tulisan di atas :P
Google Chrome 9.0.597.19 | Windows XP
@Cahya, +1 :D
Kalau kata Gonawan Mohammad, “Saya tak begitu berselera melayani kata2 kontoversial agar dapat perhatian.” gitu…
Opera 11.00 | Windows XP
@ardianzzz, kalau kata Adianzzz gimana?
Google Chrome 9.0.597.19 | Windows XP
@iskandaria, Haha, kalau memang sengaja dibuat kontroversial, kemungkinan besar memang mencari perhatian. Sebaiknya ya sesuatu didasari dengan fakta yang ada. Contohnya Wikileaks, dibuat berdasarkan fakta bukan atas dasar kontroversi.
Arora 0.10.2 | GNU/Linux
@ardianzzz, he he…, pada akhirnya nanti pada pergi semua, kontroversi itu menyulam sesaat menjadi hangat dan meninggalkannya dalam dingin kemudian :).
Internet Explorer 6.0 | Windows XP
@Cahya, Haha Indonesian style… seperti infotaiment saja. :D
Google Chrome 9.0.597.19 | Windows XP
@ardianzzz
Aku tidak percaya sama Wikileaks. Tanpa Wikileaks pun kita sudah tahu kelakuan negara-negara ‘Super Power’ itu seperti apa terhadap negara-negara yang mereka katakan ‘Negara ketiga’.
Aku malah curiga sama Zionist Israel di balik Wikileaks. Mungkin mereka mau menciptakan negara super power baru setelah AS tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan dalam mendukung Israel. Who Know?
Coba deh googling ebook ‘Yahudi Menggenggam Dunia’ karangan William G Carr, seorang mantan anggota Dinas Rahasia Inggris. Sangat menarik untuk dikaji.
Firefox 4.0b9pre | Windows XP
@Padly, kayaknya mas Fadly sangat berbakat di bidang intelijen. Menarik juga tentang keberadaan Yahudi di balik Wikileaks.
Google Chrome 9.0.597.19 | Windows XP
@iskandaria
Oh bukan… bukan berbakat Mas, Kalau berbakat dalam bidang intelejen, tentu aku sudah bekerja di BIN kali :P
Firefox 4.0b9pre | Windows XP
@ardianzzz, +1 deh. Kuncinya memang harus seobjektif mungkin, walaupun berpotensi menuai kontra.
Firefox 3.6.12 | Windows XP
Jadi teringat awal-awal sayah nge-blog, waktu ituh kepengeen banget menumpahkan segala uneg-uneg . Euforia-lah ceritanya. Sayah menulis tentang homoseksualitas waktu ituh. Sebenernya, di tulisan sayah ituh bukan mau memojokkan kaum homo, namun lebih kepada motivasi untuk ngga pasrah aja.
Beugh. Ternyata niat baik, malah dicaci-maki habis-habisan, tapi teteup ada yg pro. Nah, ngga sampe’ di situ aja koq. Hasil yang baik tetep dituai. Sayah jadi kenal sama salah satu mantan gay tapi dia juga mengakui masih tetep berjuang. Bisa dibilang, Helda jadi makin tau tentang mereka dan menyampaikan topik mengenai homoseksualitas jauh lebih baik daripada posting Helda yg pertama ituh. Dia bersedia diwawancarai, dan Helda pun bisa bikin mini e-book.
hxxp://helda.info/2009/03/kaum-homoseks-bagaimana-kita-menyikapinya/Numpang promosi ye, Om Is. :D
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
@Remaja Helda, Keluarin uneg-2 orang aja, belajar stage hipnotis
Google Chrome 10.0.617.0 | Windows XP
@Zeleaf, apa hubungannya dengan hipnotis?
Google Chrome 10.0.617.0 | Windows XP
@Remaja Helda, tuh kan. Tetep bakalan ada hasil positifnya kalo emang niat kita baik saat nulis materi/topik yang rada kontroversial tersebut. Kalo pendapat kontra pasti bakalan ada. Yang penting kita nulisnya nggak ngasal aja. Tetep harus dilandasin dengan logika yang baik dan sebisa mungkin objektif.
Oh, ternyata saya pernah komen di postingan homoseksual ituh ;)
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
PERTAMAXXX
Google Chrome 8.0.552.224 | Windows XP
@Zeleaf,
waduuuuuuuuuuuh. dah jamannya premium sekarang mas.. pertamax mahal :D
Firefox 3.6 | Windows XP
@Zeleaf, pertamax itu untuk kendaraan bermotor mas. kalau untuk blogger namanya Pertamia :) betul ndak>?
@admin
mas kebetulan hari ini saya nulis posting tentang sesuatu yang bisa dibilang kontroversial, meski bisa dibilang juga tidak. tapi akan ada yang setuju dan juga tidak. silakan aja dikunjungi.
salam kenal aja.