Daftar Celah Keamanan WordPress yang Perlu Ditutupi
Hingga versi 3.1.3 (saat tulisan ini saya publish), CMS WordPress masih banyak sekali mengandung ‘bug’/celah keamanan yang muncul lewat eksploitasi via URL. Saya tidak tahu apakah ini karena kelalaian pihak pengembangnya atau memang disengaja.
Dari hasil riset kecil-kecilan saya selama beberapa jam, saya akhirnya menemukan cukup banyak celah keamanan WordPress. Umumnya terletak pada direktori rootnya. Ada juga yang terletak pada direktori induk/utama.
CMS WordPress sendiri terdiri atas 3 direktori utama, yaitu:
- wp-admin
- wp-content
- wp-includes
Pada masing-masing direktori mengandung cukup banyak file. Bahkan masih ada direktori lagi di dalam masing-masing direktori utama tersebut. Mirip dengan struktur hierarki folder di komputer kita. Direktori bisa diartikan sebagai folder kalau kita kaitkan dengan komputer. Nah, kita tentu sudah tahu, bahwa dalam folder pun bisa kita buat folder lagi. Folder mengandung folder. Tentunya selain mengandung file.
Lalu, apa saja celah keamanan CMS WordPress pada direktorinya, terutama jika dieksploitasi via URL?
Berikut ini daftar lengkap celah keamanan WordPress yang bisa memunculkan ‘bug’ berupa pesan error. Lengkap dengan cara mengamankannya.
-
namadomain/wp-settings.php
Tips pengamanan:
- Login ke kontrol panel hosting Anda (namadomain/cpanel).
-
Masuk ke folder utama WordPress.
Kalau menggunakan cPanel, masuk ke public_html > wp-settings.php
Kalau menggunakan Spanel, masuk ke direktori sites > namadomainsitus > www > wp-settings.php -
Tambahkan/sisipkan kode penghilang pesan error berupa:
error_reporting(0);
Tepatnya di bawah kode pembuka PHP yang berupa <?php (lihat gambar berikut agar lebih jelas).

Jadi, kodenya kita sisipkan di baris kedua (di bawah kode <?php). Caranya, cukup buat baris baru (dengan menekan enter) di bawah kode pembuka file wp-settings.php tersebut.
- Klik tombol simpan atau save untuk menyimpan settingan baru tersebut.
Silakan cek pada link http://kafegue.com/wp-settings.php untuk melihat hasil pengamanan dengan cara di atas.
-
namadomain/wp-admin/namafile
Berikut ini daftar nama file pada direktori wp-admin ini yang bisa memunculkan pesan error ketika dieksploitasi via URL:
admin-functions.php menu.php menu-header.php options-head.php upgrade-functions.php
Contoh celah keamanannya misalnya berupa http://namadomain.com/wp-admin/menu.php
Tips pengamanan:
Sama dengan pengamanan pada celah pertama di atas, yaitu dengan menambahkan/menyisipkan kode penghilang pesan error berupa
error_reporting(0);di baris kedua pada masing-masing file. Misalnya jika di filemenu.phpakan seperti ini.
Lakukan hal yang sama pada file-file lain yang terkandung di dalam direktori wp-admin (seperti pada list di atas). Lokasi direktorinya yaitu: public_html > wp-admin > nama file (jika menggunakan cPanel). Sedangkan kalau menggunakan Spanel, masuk ke direktori sites > namadomain > www > wp-admin.
Contoh hasil pengamanan dengan cara ini yaitu pada link http://kafegue.com/wp-admin/menu.php
-
namadomain/wp-admin/includes/ dan namadomain/wp-admin/includes/namafile
Direktori ini lumayan banyak mengandung ‘bug’ atau celah keamanan jika dieksploitasi lebih lanjut sampai ke bagian file-filenya. Dengan pola URL seperti di atas, maka pesan error yang menampilkan username akun hosting bisa terlihat/muncul.
Contoh saja misalnya pada URL http://namadomain/wp-admin/includes/admin.php
Berikut ini daftar file root pada direktori wp-admin/includes yang mengandung bug berupa pesan error ketika kita ekploitasi via URL:
admin.php class-ftp-pure.php class-ftp-sockets.php class-ftp.php class-wp-filesystem-direct.php class-wp-filesystem-ftpext.php class-wp-filesystem-ftpsockets.php class-wp-filesystem-ssh2.php comment.php continents-cities.php file.php media.php misc.php plugin-install.php plugin.php template.php theme-install.php update.php upgrade.php user.php
Bagaimana cara mengamankannya?
Ada cukup membuat sebuah file
.htaccespada direktori wp-admin/includes. Caranya:- Login ke kontrol panel hosting WordPress Anda.
-
Masuk ke direktori public_html > wp-admin > includes.
Jika menggunakan Spanel, masuk ke sites > namadomain > www > wp-admin > includes. - Buat sebuah file baru pada lokasi wp-admin > includes tersebut dengan nama .htaccess (dalam format txt). Anda bisa membuatnya dengan menu buat file baru atau dengan jalan upload file txt yang nantinya di-rename dengan nama ‘.htaccess’.
- Isilah file .htaccess tersebut dengan kode berikut ini:
# PHP error handling for production servers php_flag display_startup_errors off php_flag display_errors off php_flag html_errors off php_flag log_errors on php_flag ignore_repeated_errors off php_flag ignore_repeated_source off php_flag report_memleaks on php_flag track_errors on php_value docref_root 0 php_value docref_ext 0 # [see footnote 3] # php_value error_reporting 999999999 php_value error_reporting -1 php_value log_errors_max_len 0
- Lalu klik tombol save atau simpan.
Kode di atas berguna untuk menampilkan pesan error secara umum saja (tanpa memunculkan lokasi/letak error yang mengandung username akun hosting).
Efek dari penambahan file
.htaccessdengan script di atas bisa Anda lihat pada link berikut ini: -
namadomain/wp-content/themes/namatheme
Celah keamanan di lokasi ini sudah saya bahas tuntas di postingan tentang cara menutupi celah keamanan wordpress pada direktori wp/content/theme/namathemes. Silakan simak jika Anda belum membacanya.
-
namadomain/wp-includes dan namadomain/wp-includes/namafile
Berikut ini daftar file di direktori wp-includes yang bisa memunculkan pesan error ketika dieskploitasi via URL:
* canonical.php * class-feed.php * class.wp-scripts.php * class.wp-styles.php * comment-template.php * default-embeds.php * default-filters.php * default-widgets.php * feed-atom-comments.php * feed-atom.php * feed-rdf.php * feed-rss.php * feed-rss2-comments.php * feed-rss2.php * general-template.php * kses.php * media.php * post.php * registration-functions.php * rss-functions.php * rss.php * script-loader.php * shortcodes.php * taxonomy.php * template-loader.php * theme.php * update.php * vars.php * wp-db.php * user.php
Tips pengamanan:
- Login ke kontrol panel hosting Anda.
- Masuk ke direkrori public_html > wp-includes (cPanel). Namun kalau menggunakan Spanel, masuk ke sites > namadomain > www > wp-includes
- Buat file
.htaccessdengan isi<ifmodule mod_rewrite.c> RewriteEngine On RewriteBase / RewriteRule .*\.php$ http://namadomainsitusanda [L]Gunanya untuk mengalihkan ke halaman depan situs Anda jika ada yang mengakses domain situs kita melalui pola URL kelima ini. Jadi, pesan error yang bisa menampilkan username akun hosting tidak akan ditampilkan karena akan langsung dialihkan ke halaman utama situs kita.
Jadi, coba ganti http//domainsitusanda dengan URL halaman depan situs Anda. Misalnya kalau situs ini, maka kode .htaccess baris terakhirnya menjadi:
RewriteRule .*\.php$ http://kafegue.com [L]Contoh hasil penyisipan file .htaccess tersebut:
Selamat mencoba.
Bagi Anda yang tak mau terlalu peduli dengan masalah keamanan situs WordPress Anda, silakan abaikan saja tulisan ini. Termasuk jika Anda sudah merasa cukup aman, walaupun username akun hosting Anda diketahui.
Jika ada solusi atau cara pengamanan lain yang menurut Anda lebih baik, silakan sharingkan di kolom komentar.
Tautan Cepat »» Beri Komentar | Baca Ulang Posting
Baca Komentar | Daftar Posting Terbaru
Tambah KafeGue di Facebook
Ikuti KafeGue di Twitter
Menu Lainnya »» Atas » Beranda » Arsip » Profil » Kontak » Bawah
Langganan KafeGue.com melalui Email
Langganan melalui Pembaca RSS
Posting Terkait :
- Cara Meredirect 404 Not Found ke Halaman Daftar Isi di WordPress
- Menutupi Celah Keamanan Direktori Wp Content Themes WordPress
- Contoh Halaman Login Website WordPress yang Kena Deface
- Cara Menonaktifkan Emoticon di Dalam Postingan dan Komentar WordPress
- Daftar File yang Direvisi pada Update WordPress 3.1.3



Firefox 11.0 | Windows XP
wah baru aja di hack om web saya, infonya keren saya jdi lebih ngerti.. thanks saring ilmunya moga dibalas surga ama yg diatas bro
[Balas]
Google Chrome 18.0.1025.162 | Windows Vista
alhamdulillah kita sangat terbantu dengan artikel yang anda tulis. salam kenal
[Balas]
Google Chrome 14.0.835.202 | Windows XP
mas is, thanks atas tipsnya.
1. pertanyaan pertama, apakah sengaja mas is meredirect link ini http://kafegue.com/wp-includes ke
https://masterkey.masterweb.net/aff.php?aff=5941 ???
soalnya masterweb diindikasikan ini “The site’s security certificate is not trusted!” mungkin SSL nya ga fungsi kali ya?
2. Saya sudah mengikuti tipsnya mas. ada yang berhasil ada yang tidak. Sebagian besar berhasil. contoh: http://kafegue.com/wp-admin/includes/ ternyata tidak blank, domain saya dicoba juga tidak blank. Nah akhirnya saya mikir2, saya pernah melakukan index manager di cpanel dengan menonaktifkan dengan memilih no indexes. berhasil semua blank. Rumah saya akhirnya di kasih jendela putih semua hehehe.. pertanyaannya.. apakah ada perbedaan fungsi tipsnya mas is dengan nonaktif index di cpanel? mohon pencerahan.. karena saya newbie…
Saya sudah praktek apa bedanya dengan
[Balas]
Google Chrome 18.0.1025.162 | GNU/Linux
anisfuad, pertanyaan pertama mengenai SSL, di Google Chrome saya tidak ada masalah kok. Tidak ada keterangan seperti itu. Masterweb memang sudah mendaftarkan certificate SSL yang mereka gunakan, sehingga terindikasi aman dan terpercaya. Mungkin ada masalah di peramban yang digunakan, sehingga SSL-nya dianggap tidak dipercaya. Ya, memang sengaja saya redirect ke situ.
Pertanyaan kedua, untuk yang menggunakan kontrol panel berupa cPanel, memang hasilnya tidak blank. Sampai saat ini saya belum tahu cara agar menjadi blank. Tapi yang terpenting, saat link-link yang ada di dalam list halaman tersebut diklik, maka tidak akan ada isinya alias blank. Sebenarnya tips tersebut berhasil jika kontrol panel yang kita gunakan berupa Spanel (misalnya jika kita memakai hosting Masterweb). Kalau soal melakukan index manager di cpanel dengan menonaktifkan dengan memilih no indexes, jujur aja saya malah baru tahu soal itu mas.
Jadi, kurang tahu juga apa perbedaannya dengan tips di atas.
[Balas]
Firefox 11.0 | Windows XP
makasi mas tipsnya.
saya semakin yakin dengan keamanan web saya :-)
[Balas]
Firefox 11.0 | Windows 7
Alhamdulillah selesai juga ngikutin ini, mudah-mudahan celahnya sudah tertutup semua, gak ada errornya. Tapi kalo update wp harus utak-atik lagi nih…
[Balas]
Google Chrome 17.0.963.78 | Windows XP
Mas, ada orang yg infoin domain.com/wp-app.php/service adalah salah satu celah juga. apa benar begitu mas? mohon info ya. thank you
[Balas]
Google Chrome 17.0.963.56 | Windows 7
Alhamdulillah tuntas juga ngikutin petunjuknya. Makasih mas bro.
[Balas]
Firefox 6.0 | Windows XP
Mas, gimana caranya ngubah tampilan wp-login-nya??? keren banget mas… tolong minta tutorialnya mas…. :-)
[Balas]
Google Chrome 16.0.912.63 | GNU/Linux
Arif El-Syironjie, tinggal lihat source codenya aja gan :) Intinya, replace kode yang ada di dalam file wp-login.php dengan kode lain dan jangan lupa ubah/ganti url login-nya.
[Balas]
Chromium 15.0.874.106 | Ubuntu 11.10
nyari2 security wp di google eh malah nyasar kesini, baru tahu saya security ini mas is,
selama ini yg saya tahu hanya sembunyiin daftar plugin dan template saja, setelah saya cek punya saya malah terbuka dan kelihatan akun spanel saya, bisa berantakan kalau tidak ditutupi, thank’s sharing-nya mas is
[Balas]
Firefox 9.0.1 | Ubuntu
dhenycahyoe, haha. Ternyata nyasar dari google ya mas. Kirain dah baca postingan ini sebelumnya. Semoga bisa dipraktekin deh mas.
[Balas]
Chromium 18.0.976.0 | Ubuntu 11.10
iskandaria, setelah saya baca2 komentar-nya ternyata saya sudah pernah nyasar dulu diposting ini tuh ada komentar saya dibawah waktu masih pakai domain dot tk, tapi saya belum mengaplikasikannya, terus keinget dan pengen gunain, dan nyasar disini lagi, oh ya mas is, code yg dari bang alwi
ini_set(“display_errors”, 0);
error_reporting(0);
itu tidak terlalu efisen musti di tambah sebagian kode yg dari mas is terutama di folder /wp-admin dan /wp-admin/includes, karena kalau cuma menggunakan kode dari bang alwi itu saja tidak dapat menghendel keseluruhan bug yg ada di WP, itu berdasar ujicoba yg saya lakukan setelah upgrate ke wp 3.3.1, tapi mungkin karena ada yg kurang atau gimana :) CMIIW
[Balas]
Firefox 9.0.1 | Ubuntu
dhenycahyoe, betul juga mas. Saya sudah pernah coba menggunakan kode yang disarankan oleh mas Alwi tersebut. Tapi hasilnya tidak seperti yang ia katakan. Atau bisa jadi saya salah dalam menaruh kode tersebut. Btw, saya belum upgrade ke 3.3.1 nih.
[Balas]
Chromium 18.0.976.0 | Ubuntu 11.10
iskandaria, hehehehe… kalau urusan update WP saya cepet mas, tiap ada notifikasi selalu saya update, kalau soal code tersebut iya juga sih kemungkinan salah memasukkan atau gimana, mungkin harus nunggu si empunya code untuk kasih saran yg benar :)
[Balas]
Chromium 15.0.874.106 | Ubuntu 10.04
dhenycahyoe, masalahnya saya harus membackup beberapa file dulu sebelum melakukan update/upgrade WP. Maklum, ada beberapa file yang saya edit. Nah, ternyata WP 3.3.1 cuma update parsial aja (bukan update mayor). Barusan saya update, tapi secara manual, soalnya pas dilakukan dari dashboard ternyata error di tengah jalan dan akhirnya muncul halaman blank. Baru setelah pakai cara manual (mereplace beberapa file yang mengalami revisi), baru errornya hilang :)
[Balas]
Google Chrome 15.0.854.0 | Windows 7
makasih mas atas artikelnya, sangat membantu,,,,,
[Balas]
Firefox 8.0.1 | Windows XP
Salam kenal mas,
artikelnya amat sangat bermanfaat,
saya coba langsung semua tips nya “on-the-fly”
ternyata error-error nya bener2 ada, trus bener2 solved (sesuai artikel ini)
Izin Bookmak yah. :D
boleh gak, tips nya dipajang di blog saya?
Terima kasih
[Balas]
Chromium 15.0.874.106 | Ubuntu 11.10
D2, silakan aja kalau mau dipajang. Mudah-mudahan makin banyak yang tau :) Makasih kembali.
[Balas]
Firefox 8.0.1 | Windows XP
iskandaria,
Mas, saya uda nyoba guide nya ….. tapi setelah beberapa lama, ada error pada saat mau posting, yakni toolbar2 nya pada lenyap.
Sempat kelabakan juga. Tapi akhirnya uda solved,
file .htaccess yang di direktori wp-include nya dihilangkan, akhirnya normal lg. :D
[Balas]
Google Chrome 16.0.912.75 | GNU/Linux
D2, wah, syukurlah dah normal lagi. Makasih atas testimoninya.
[Balas]
Firefox 8.0 | Windows XP
halo,
mau tanya yg langkah ke 5
namadomain/wp-includes dan namadomain/wp-includes/namafile
kalo yg ke-5 itu kan kita buat .htaccess, nah saya udah coba tuh, tapi sepertinya kok ada efek yg membuat wp kita jadi kurang. Contoh, ketika saya mau posting, kan waktu posting – di atas kotak posting ada 2 pilihan yakni visual/ html.
Nah trus tombol visual itu masih ada tapi rasanya seperti nulis/ posting pake yg mode html. Intinya option visual gak ada bedanya sama option html.
Saya lalu coba pake plugin seperti tinymce ataupun wysiwyg tapi tidak berhasil juga.
Memang sebenarnya cara dari langkah ke-5 tsb bagus, tapi yah..itu…kalo posting jadinya kesulitan.
MOhon tanggapannya, pls
[Balas]
Google Chrome 15.0.874.121 | GNU/Linux
Pete, oh, kalau masalah itu sudah saya jawab di komentar balasan paling bawah pada halaman postingan ini. Silakan disimak.
[Balas]
Firefox 9.0.1 | Windows XP
iskandaria, halo mas, ni sy lagi
nanya nih, apa iya kl beda hosting bisa beda kodenya juga ya?
gini, di hosting yg lama kan cara ini saya pake n bisa berhasil. tetapi di hosting yg baru kok gak bisa ya? apa web hostingnya berpengaruh ya, padahal sama2 cpanel?
langkah yg nomor 3 mas http://kafegue.com/wp-admin/includes/admin.php
pertama kirain gara2 abis update wp 331, tp eh…ternyata bukan. jadi apa bener hostingannya ya mas?
pls reply
[Balas]
Firefox 9.0.1 | Ubuntu
pete, kalau masih sama-sama pakai cpanel sih harusnya nggak ada yang berubah mas. Kecuali kalau kontrol panelnya beda. Misalnya kalau di hosting lama pakai Spanel dan di hosting baru pakai Cpanel (kayak blog ini yang barusan pindah hosting). Ternyata efek kodenya beda. Spanel sedikit lebih aman dari Cpanel. Contohnya bisa dilihat pada link ini (pakai Cpanel). Ternyata masih terbuka (ada isinya).
http://kafegue.com/wp-admin/includes/
Padahal ketika saya masih pakai Spanel sebagai kontrol panel hostingnya, halaman itu kosong (nggak ada isinya setelah ditambal kode).
[Balas]
Firefox 9.0.1 | Windows XP
iskandaria, loh mas, dulu hosting saya yg lama pake cpanel juga n berhasil kok, kodenya juga sama seperti di atas.
kalo yg spt ini http://kafegue.com/wp-admin/includes/ dulunya saya tambahin file kosong di foldernya, sy kasih nama kalo gak salah index.php / index.html gitu, lupa ni :D…jadinya halamannya kosong…trus ditambah – .htaccessnya dirubah ky perintah di atas n berhasil sperti http://kafegue.com/wp-admin/includes/admin.php …tp skrg sy gituin lg gak bisa, jadinya yg di http://kafegue.com/wp-admin/includes/admin.php masih kliatan ‘warningxxxxxx fatal error.. trus ada usernamenya juga..’
——————————–
trus dulu sy pake seo booster di hosting yg lama n berhasil, bisa ngefek gitu…tp sekarang mlh gak bisa sama sekali, jadi apa bener mungkin hostingannya ni…wah cape deh..padahal dah keburu bayar :(
[Balas]
Google Chrome 16.0.912.75 | GNU/Linux
pete, wah bisa jadi pengaruh hostingnya. Gak tau juga sih. Gelap :))
[Balas]
Firefox 9.0.1 | Windows XP
iskandaria, halo mas sy lagi :D
udah bisa mas, tp harus satu per satu..jadinya gak bisa otomatis-dikasih file .htaccess langsung mewakili semuanya…cape deh….
[Balas]
Firefox 7.0.1 | Windows 7 x64 Edition
mantab bro,, terima kasih atas tutorial dan info yang bermanfaat ini.. sukses selalu :D
[Balas]
Firefox 7.0.1 | Windows XP
suwun pak boss atas tipsnya,,,
[Balas]
Firefox 3.6.2 | Windows XP
Mantap…namun untuk wp-icludes saya cukup taruhfile index aja.
[Balas]
Firefox 6.0 | Windows XP
Penulisan .htaccess di atas ada yang salah mas (.htacess)
[Balas]
Firefox 6.0.2 | Windows 7
artikel ini sangat membantu melindungi web wordpress dari gangguana tangan jahil.
[Balas]
Firefox 6.0.2 | Windows 7
Makasih infonya mas, saya dah praktekkan dan berhasil. sip infonya nih. Salam kenal ya:)
[Balas]
Chromium 15.0.871.0 | Ubuntu 11.04
Andi Zulkifli, sama-sama mas. Salam kenal kembali dan makasih atas kunjungannya. Senang sekali mendengar mas berhasil menerapkannya.
[Balas]
Google Chrome 12.0.742.122 | Windows XP
Hi Mas Iskandar,
Terus terang saya baru tahu mengenai hal ini. :)
So, ini beneran bermanfaat banget. Baca2 komengnya pula.
Walah, ternyata sempet ada perdebatan yang sengit juga noh.
Kalo Plugin wat pengamanan? Rekomendasinya dunk.. :D
Salam kenal yah!
[Balas]
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
Lulu Kemaludin, salam kenal kembali mas. Untuk plugin keamanan, yang saya pasang di blog ini yaitu Antivirus, Exploit-Scanner, Block Bad Queries, dan Jangan Disuntik. Sejauh ini, tidak pernah terjadi masalah yang berkaitan dengan keamanan pada blog ini.
Oya, sebagai informasi tambahan, silakan mas Lulu googling dengan kata kunci “plugin keamanan wordpress”.
[Balas]
Google Chrome 13.0.782.112 | Windows XP
iskandaria, Many thanks, bro! Its really nice and helpful for me.. Nice to meet u in here… Cheers, :-)
[Balas]
Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04
Lulu Kemaludin, tumben pakai bahasa Inggris nih :)
[Balas]
Google Chrome 13.0.782.112 | Windows XP
iskandaria, Hehe, bukan ape2.. lagi ngebiasain… cos my english is low, bro.. :) Dulu2 sering salah paham mulu kalo ade order dari si bule. Haha…
Eh, bro.. mau ngomongin serius nih mengenai artikel2 mu.. Mau ku jadiin referensi. Ane kirim via kontak yeh.
[Balas]
Chromium 15.0.860.0 | Ubuntu 11.04
Lulu Kemaludin, yups. Sudah saya balas ya.
[Balas]
Firefox 3.6.17 | Windows XP
Berjalan di wordpress terbaru V 3.2.1
Terimakasih sharingnya. om. situsku lenterakecil.com habis kena deface 2 kali dalam minggu ini.
[Balas]
Chromium 15.0.836.0 | Ubuntu 11.04
lenterak, mudah-mudahan dengan menerapkan tips di atas, kejadian kena deface-nya bisa berkurang atau bahkan tidak terjadi lagi mas. Makasih kembali.
[Balas]
Firefox 5.0 | Windows 7
iskandaria,
kayanya web mr. lenterak masih ada yg bocor tuh
http://lenterakecil.com/wp-includes/
[Balas]
Midori 0.4 | Mac OS X
mr.kuman, iya tuh. Mungkin yang bersangkutan (mr.lenterak) kelupaan.
[Balas]
Google Chrome 12.0.742.122 | Windows XP
Mas, ini isi file .htaccess nya betul semua kan ? Takutnya pas saya pasang .htaccess malah gak bener..
[Balas]
Chromium 14.0.818.0 | Ubuntu 11.04
Ravi, kalau nggak betul ya nggak akan saya posting. Semua kode di atas saya praktekkan sendiri dan tidak ada error.
[Balas]
WordPress 3.2
[...] kalau ingin mengedit file sistem WordPress untuk meningkatkan keamanan blog, coba baca blog Abang Iskandaria. Dan jangan lupa untuk klik tombol Google +1 [...]
Firefox 4.0 | Windows XP
saya sering denger tentang bug di wordpress, ternyata CMS mobile justru lebih perhatian pada celah-celah bug seperti ini. Heran juga kenapa WP malah seperti membiarkannya.
Makasih mas, saya dapat detail file-per-file dan langsung saya edit semua.
[Balas]
Chromium 14.0.807.0 | Ubuntu 11.04
selfishyayun, kembali mas. Makasih atas perhatiannya. Mudah-mudahan gak ada masalah.
[Balas]
Firefox 5.0 | GNU/Linux
Mantap !!
Blognya juga isinya!
[Balas]
Google Chrome 12.0.742.100 | Windows 7
Bikin capek saja utak atik cpanel…. Tapi sip deh,,,…
Buat yang tertarik mengamankan blog ngga apa-apa menyisihkan waktu tuk memperbaiki bug pada blog… Ditunggu bro tips keamanan wp selanjutnya, soalnya saya jarang menemukan artikel seperti ini…
+7 for kafegue…
[Balas]
Firefox 5.0 | GNU/Linux
bro eser, sebenarnya sudah ada yang memposting sebagian tips di atas. Cuma masalahnya, sebagian kodenya bermasalah dan postingannya sudah kadaluarsa (kurang sesuai dengan kondisi wordpress versi 3.1.3). Jadi, saya mesti menyeleksi/menyaringnya dan akhirnya lahirlah postingan ini.
[Balas]
Firefox 4.0.1 | GNU/Linux
Waaaah,… lengkap banget mas. Saya bookmark dulu yah :D
[Balas]
Google Chrome 12.0.742.100 | Windows XP
Untuk yang
error_reporting(0);harus ditambahkan ke setiap file yang berpotensi mengandung error_reporting jika dieksekusi langsung, menurut saya kok cukup merepotkan yaa, kalau menurut saya (CMIIW) untuk mencegah error_reporting bisa ditambahkan kode :ini_set(“display_errors”, 0);
error_reporting(0);
di file wp-config.php, nah dari sana fungsi error_reporting(0); sudah bisa menghandle semua file yang berpotensi mengandung error_reporting baik yg ada di root, wp-admin, wp-content, wp-includes dll
[Balas]
Chromium 14.0.803.0 | Ubuntu 11.04
Alwi, wah, makasih banyak atas koreksinya mas. Kalau ada cara yang lebih efisien, tentunya cara tersebut lebih baik. Nanti saya coba cara tersebut mas.
[Balas]
Google Chrome 10.0.648.127 | Windows 7
iskandaria,
saya jg menggunakan cara seperti yg dilakukan mas alwi..
Soalnya kalau satu2 bisa lama mas :D
[Balas]
Firefox 4.0 | Windows XP
Alwi, wah untung aku baca sampai ke komentarnya…jadi ketemu yang ini. Siip ini lebih ringkas…sayangnya saya baru aja edit file mengikuti petunjuk diatas…hehehehe
[Balas]
Chromium 14.0.807.0 | Ubuntu 11.04
selfishyayun, diedit ulang aja mas. Lalu bandingkan hasilnya. Apa sama atau beda :D
[Balas]
Google Chrome 16.0.912.63 | Windows XP
Alwi, kode ini_set(“display_errors”, 0);
error_reporting(0); dipasang dimana ?
[Balas]
Google Chrome 16.0.912.63 | Windows XP
Alwi, Maksud saya ditaro di wp-confog.php tapi ditaro dibagian mananya ? atas, bawah ?
[Balas]
Firefox 5.0 | Windows XP
sebenarnya masih awam kalo soal masalah beginian, tapi tidak ada salahnya untuk dicoba dan diterapkan,tapi dimana2 itu memang ada kekurangan dan kelebihannya tinggal bagaimana kita mensiasati untuk menutupi kekurangan atau celah keamanan tersebut, terimakasih mas is tutorialnya, izin Ctrl-D dulu, nanti saya terapkan :D
[Balas]
Opera Mini 4.3.24214 | J2ME/MIDP Device
Ya mungkin aku yang salah, maaf jika tidak berkesan.
Mari kita kembali ke pemikiran masing2, wong perdebatan seperti ini juga ngga ada hasilnya.
Happy Blogging
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
indam, eits. Jangan gitu dong mas. Tetap ada hasilnya kok. Ini saya anggap diskusi saja. Mungkin karena ada salah penafsiran sedikit tentang kalimat-kalimat di dalam isi komentar kita masing-masing. Tentang saran referensi ke sumber lain, awalnya pengen saya lakukan. Namun mengingat banyak yang sudah kadaluarsa dan sedikit ada masalah pada isi script di sumber tersebut, saya putuskan untuk tidak mencatumkannya. Jadi, postingan ini adalah hasil saringan/seleksi saya tentang tips terbaik menutupi celah keamanan WP. Tapi ini mungkin masih subjektif versi saya.
[Balas]
Opera Mini 4.3.24214 | J2ME/MIDP Device
Ini bukan masalah kritis mas, tapi lebih kapada penyajian informasi.
Wikipedia saja, sudah diragukan keabsahan informasi yang disajikan.
Kita sebagai blogger, saharusnya menjaga kualitas informasi yang kita sajikan.
Kasus untuk artikel diatas, tentu saja dapat menimbulkan salah persepsi ‘untung sudah diedit :)’
Sebelumnya maaf, Disini saya ingin tekankan ‘hati-hatilah menggunakan sript yang diragukan asal-muasalnya. Kenapa? Bisa saja script itu adalah program untuk mencuri ‘misal cookies browser kita’, sebagai contoh ‘gimana seandainya raono.html tadi diganti menjadi bit.ly/blablabla, yang ternyata isi bit.ly/blablabla adalah program jahat?
Kalo mas is mau, script diatas bisa saja dilakukan untuk melakukan kejahatan, misal bit.ly/blablabla tadi, disusupi program jahat lalu ketika bit.ly/blablabla di buka diredirect lagi ke google.com, tentulah orang ngga curiga, wong redirectnya ke google.com ‘padalah’ sebenernya redirect tadi bukan ke google, tapi ke program jahat dan dari program jahat tadi diredirect lagi ke google.
Oia, saya ngga setuju jika ngga apa-apa kalo NOT FOUND, disini kitakan mau mengalihkah, nah kenapa dialihkan ke NOT FOUND? Ngga logis saya rasa.
Dan blunder yang mas Is lakukan adalah, tidak melakukan ujicoba sebelum mempublish tulisan ini.
Dan yang kedua : sekalipun artikel ini ditullis sendiri, kenapa mas Is tidak menambahkan url referensi? Saya rasa ini penting karena tulisan yang mas Is bahas sangat teknis.
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
indam, makasih atas koreksinya. Tentang blunder bahwa saya tidak melakukan ujicoba dulu sebelum mempublish tulisan ini, itu sama sekali tidak benar. Wong buktinya saya nyisipin link-link blog ini yang merupakan hasil pengamanan yang saya lakukan dengan tutorial di atas. Masa’ gitu dibilang nggak ujicoba sih? Apa mas Indaam nggak membaca link-link yang saya sisipkan? (sebagai bukti bahwa saya sudah melakukan apa yang saya tulis). Atau mungkin karena mas Indam hanya OL via HP, sehingga nggak ngecek link-link yang saya sisipin sebagai bukti itu?
Satu lagi, saya ngabisin cukup banyak waktu juga untuk mempraktekkan semua tutorial/langkah di atas sebelum saya mempublishnya. Pantang bagi saya mempublish tutorial tanpa saya praktekkan dulu!
Kalau blunder yang dimaksud adalah saya nggak ngetes kode htacces yang dianggap bermasalah itu, lah, saya jadi bingung. Wong saya udah nyisipin bukti berupa link hasil pengamanan dengan kode tersebut kok (walaupun sebelumnya saya pakai redirect ke raono.html). Toh, itu juga sama sekali tidak berbahaya karena hanya mengalihkan ke halaman 404. Karena raono.html bukanlah sebuah link berisi script apa pun. Kalau stringnya berupa link pemendek URL, baru saya curiga mas :)
Toh, sepanjang string yang merupakan tujuan redirect adalah sebuah nama file, maka PASTI AMAN. Kecuali kalau ia berupa link. Maka baru saya akan curiga dan mengeditnya sebelum saya publish. Sebab logikanya, link itu belum tentu menuju halaman situs itu sendiri. Makanya pada kode htacces yang telah saya edit, linknya saya tulis secara aman saja (dengan menggunakan httxx://namadomainsitusanda dan di bawahnya saya kasih penjelasan tentang kode itu.
Masalah redirect , itu nggak harus ke halaman bukan 404. Yang namanya mengalihkan itu kan TERSERAH??? Apa ada aturan bahwa mengalihkan itu harus ke halaman utama atau yang ada di direktori lokasi file htacces tersebut??? Yang penting kan halaman tujuan itu nggak bermasalah dari sisi keamanan. Itu poinnya.
Intinya, halaman tujuan pengalihan adalah untuk menutupi celah keamanan pada halaman asli yang coba diakses oleh user iseng. Jadi, masalah utamanya bukan pada apakah itu halaman not found atau bukan. Yang penting celah halaman asli nggak sampai kebuka aja dan halaman tujuan pengalihan tidak mengandung suatu celah juga. Halaman NOT FOUND itu kan aman?
Jadi, tetap logis saya rasa. Tapi ini juga opini pribadi sih. Masing-masing ada logikanya kalau dipikir-pikir.
[Balas]
Firefox 4.0.1 | Windows XP
@iskandaria and @indam
Semua yang terpenting dari perbincangan adalah mengambil suatu hikmah dan pembelajaran.
Kesimpulan yang lebih tepat untuk masalah diskusi ini adalah:
Lebih baik mencegah daripada mengobati.
Semoga dengan perbedaan persahabatan dan ukuwah akan lebih terjalin lagi.
Amin
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
Hendro Prayitno, makasih atas nasehat dan kesimpulan bijaknya bang. Jujur saja saya memang suka agak ngotot kalo saya merasa ada yang agak keliru dari isi komentar sobat yang mampir ke sini. Tapi inilah gunanya kolom komentar. Kita bisa mengeluarkan hak jawab atau tanggapan balik jika kita merasa ada sesuatu yang kurang pas. Walaupun mungkin ternyata cuma karena salah paham atau sedikit salah menyampaikan kata-kata, padahal mungkin maksudnya bukan begitu :)
Koreksi mas Indam sangat bagus dan membangun. Cuma karena ada sedikit yang menurut saya agak kurang objektif, ya saya tetap harus konfirmasi dong. Biar benar-benar clear.
[Balas]
Firefox 4.0.1 | Windows XP
iskandaria, Saya mulai mengerti setelah membaca komentar mas is di postingan indaam. Maaf ya mas is saya sudah keliru, saya kira pengamanan buat blog personal dan bukan untuk sebuah pembelajaran. Klo tujuannya buat situs dan pembelajaran keamanan WordPress saya sangat setuju untuk memperhatikan keamanan WordPress
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
Nurul Imam, gak papa mas. Biasa aja. Maaf juga kalau komentar tanggapan saya agak pedas atau tajam. Tapi saya usahakan dalam berkomentar pakai logika, walaupun mungkin kurang tepat. Namanya juga opini pribadi :)
[Balas]
Firefox 3.6.17 | Windows XP
iskandaria,
pengalaman merupakan salah satu pembelajaran yang sangat baik. Trial and error harus ditempuh apabila kita sedang belajar. Saya yakin itu..terus maju.
[Balas]
Firefox 5.0 | Windows Server 2003
sebenarnya, kalo udah diterapkan semua trik diatas wp cukup aman dari sqli, tinggal pihak hosting yg memperkuat keamanannya entah itu nambah mod_security / sejenisnya biar gak mudah cracker melakukan jumping server, lalu tanam backdoor. cmiiw
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
JhezeR, betul juga mas. Keamanan dari sisi pihak hosting juga tak kalah pentingnya. Bagusnya sih, pihak hosting menyediakan fitur backup secara otomatis, tanpa user/customer harus menginstall plugin backup. Bagusnya pula, ada fitur untuk merestore file/folder yang telah dimodifikasi oleh hacker.
[Balas]
Firefox 4.0.1 | Windows XP
Belum sempat ane utak2, sekarang masih pasrah dulu..
Kl menurut saya sih, yang paling penting bagi wp adalah ketika habis menginstal di hapus file
instal.phpSebenarnya bisa mudahnya pake .htaccess saja..tapi celah pengendusan itu dari awal path biasa dulu dengan injection dengan asterik ****..
Maka dari itu saya lebih mengutamakan awal path untuk selanjutnya jika awal path sudah membingungkan untuk di endus maka yang jahil juga sudah malas..
Kalu dulu tuh hanya menambahkan path dan mengganti ekstensi .php dengan inject yang sudah di upload atau membuat eggdrop, di server linux.
Sebenarnya celah wp itu karena index.php,,
Dia memanggil keseluruhan themes.
define(‘WP_USE_THEMES’, true);
/** Loads the WordPress Environment and Template */
require(‘./wp-blog-header.php’);
dan setiap directory harus di index dengan index.php.
karena wp tidak membuat botstrap:
require_once ‘./includes/bootstrap.inc’;
maka dari itu dia membuat setiap index menjadi silent is golden artinya kosong..
untuk login, ada yang namanya stealth login tapi itu tidak berguna saya rasa..karena sudah cukup kuat lemahnya hanya ada kata:
wp
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
Hendro Prayitno, tentang celah pada file
install.php, itu kan cuma ketika WP-nya belum terinstall? Kalau emang sudah terinstall, celah tersebut akan hilang dengan sendirinya. Isi halaman hanya akan berisi keterangan bahwa WP ‘already exist’ dan ada link menuju halaman login default.Tentang kata ‘wp’ yang jadi titik lemah, ya mungkin itu cuma buat mempermudah pengenalan saja Bang. Bahwa CMS yang digunakan adalah WordPress.
[Balas]
Firefox 4.0.1 | Windows XP
iskandaria,
Hehehe, coba tanya guusn, pernah ga blognya ke hack dengan posting menggunakan grid sisitem seperti majalah, yang judulnya kelakuan blogger pengguna wordpress yang ceroboh..hehehe..itu saya yang hack blognya, sama adik saya..cuma saya diam saja.
Karena dia lupa abis pindah server trus dia instal..abis ntu dia lupa hapus file instal.php. ketika saya mengendus,,ketemu sebuah blog dengan domain .co.cc
saya ga tau kl itu blognya sahabat. kl kita ga hati2 semua database hilang..
biar deh saya buka di sini. sebaiknya kl masih ada file instal.php buru-buru di hapus aja..
cuma sekedar saran.
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
Hendro Prayitno, hehehe. Gitu ya ternyata. Berarti kasusnya kan spesifik, alias nggak berarti bahwa kalau file install.php itu belum dihapus, maka pasti akan bisa dieksploitasi? Soalnya saya pernah tes juga pada blog-blog yang sudah terinstall WP dengan melalui install.php. Hasilnya ternyata aman kok.
Tapi mungkin metode pengendusan yang bang Hendro lakukan beda dan lebih canggih ya? Pakai bantuan google kali?
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
Hendro Prayitno, oh. Pasti pakai bantuan mbah google dengan syntax
inurl:wordpress/wp-admin/install.php?step=1kan? wkwkwkwkw[Balas]
Firefox 4.0.1 | Windows XP
iskandaria,
wkwkwkwkw..ko bisa tau..wah ntar sobat bisa marah..tapi beneran pas dika ngendus ane ga tau itu blog sahabat..
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
Hendro Prayitno, wkwkwkwwk. Gak papa kalo emang karena gak tau Bang.
[Balas]
Unknown | Unknown
maksudnya mama.txt, menambahkan sebuah script yang bisa membuka file yang di eskripsi sekalipun. untuk membuat script cukup gampang tinggal cari aja di blog2 hacker!
[Balas]
Unknown | Unknown
yap, betul memang akan menjadi halaman blog! tapi, bagaimana di jika si hacker menambahkan mama.txt di belakangnya? pasti bisa kebuka!
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
afiv, pas saya coba, gak ada yang kebuka tuh. Cuma muncul halaman 404. Kalau bukan halaman itu, ya halaman kosong. Apanya yang kebuka?
[Balas]
Unknown | Unknown
ok’s thanks sob! tapi kalau seperti itu saya udah tau! maksudnya :
bagaimana cara aga orang lain tidak dapat mengakses domain/wp-config.php karna di situ banyak data penting termasuk password!
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
afiv, makanya, kalo nanya yang jelas dong :) Setelah saya cek, pola URL berupa domain/wp-config.php aman kok. Hanya muncul halaman kosong tanpa isi. Tapi kalau maksudnya gimana biar ketika cPanel berhasil dijebol, maka hacker gak bisa membuka file wp-config.php, saya belum tau caranya. Saya cari info dulu soal itu.
[Balas]
Unknown | Unknown
caranya gimana sob? bisa di buat sebuah artikel ga?
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
afiv, cara mengenkripsi password via phpMyAdmin ya? Coba buka ini:
httxxx://maseko.com/2008/08/12/mengubah-username-dan-password-wordpress-dari-phpmyadmin/
Itu buat yang pakai cPanel pada kontrol panel hostingnya.
[Balas]
Firefox 3.6.17 | Windows XP
thank’s mas tipsnya, yang ane tau cuma rss.php doang eh ternyata banyak juga bugnya..
[Balas]
Unknown | Unknown
emang jenis kontrol panelnya apa mas? kalau gitu saya juga mau donk :) kebetulan sekarang saya pakai Cpanel dengan eskripsi SSL!
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
afiv, ada deh :D Oya, kalo bisa, password di phpmyadmin-nya juga dienkripsi (pakai metode MD5).
[Balas]
Unknown | Unknown
maksudnya, setiap saya membuat file .htaccess pastii langsung hilang dan setiap di ulangi katanya sudah ada! tapi saya cari2 ga ketemu!
[Balas]
Firefox 4.0.1 | Windows XP
afiv, waktu buka file manager show hidden file di cek aja sob.
Jadi ntar .htaccessnya bisa keliatan CMIIW
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
Adi Wibowo, makasih atas tambahannya mas. Maklum, blog saya bukan pakai cPanel, tapi pakai jenis kontrol panel lainnya.
[Balas]
Opera 11.01 | Windows XP
iskandaria, mas Is pakai spanel ya?
Setahu saya di mwn pilihannya ada spanel juga.
Tapi saya belum pernah pakai :D
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
Adi Wibowo, betul mas. Spanel sebenarnya lebih aman daripada cPanel, sebab ia hanya dikembangkan oleh MWN (setahu saya sih).
[Balas]
Google Chrome 13.0.782.0 | openSUSE
He he…, pokoknya tambal semua Mas :). Btw, kemarin ada beberapa pengaya/plugins yang dihilangkan dari WP Directory, sepertinya bermasalah dengan celah keamanan juga.
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
Cahya, mungkin disusupin backdoor mas. Tapi setahu saya ada update plugin-nya jika sudah ketahuan disisipin backdoor.
[Balas]
Firefox 3.6.17 | Windows 7
Sementara lagi berfokus gimana supaya lebih rame dulu, dan sisi keamanan sementara paswordnya saja dipanjangin lagi yang panjaaaaang saja seperti pasword facebook yang lebih dari 25 karakter hahhaha…., nanti klo target pengunjung per hari sudah tercapai, baru saya terapin dah…
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
Sriyono Semarang, untuk blog yang belum rame, password yang rumit dan kuat sudah cukup membantu sih.
[Balas]
Firefox 4.0.1 | Windows XP
Wah kalau blogku belum mas, nunggu sekalian pindahan bulan depan ajalah.
Koneksi juga lagi lemot sih :)
Tapi saya simpan nih artikelnya, kayaknya memang saya perlu belajar security juga dengan mas Is :)
[Balas]
Opera Mini 4.3.24214 | J2ME/MIDP Device
Jujur saja saya ngga paham pengunaan .htaccess ini
Aneh saja menurut aku, mas Is katatkan di-redirect, trus redirect-nya kemana? Kan yg namanya rediret itu harus ada tujuannya, misal dari a.php ke b.php. nah, tutorial diatas ngga ada tuh keterangan untuk buat file tujuan redirect tadi.
Atau mungkin fungsinya ialah meredirect ke file berektensi php ke raono.html???
Ini jadi membingungkan karena mas is ngga nyuruh untuk bikin raono.html.
Jika insting saya benar, kenapa raono.html ngga diganti menjadi kafegue.com saja?
Aku penasaran, bisa ngga ganti raono.html majadi http://kafegue.com
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
indam, hehehe. Pertanyaan yang sangat kritis mas. raono.html emang bisa diganti sesuai selera kita. Mau diganti dengan ‘index.php’ misalnya, tapi dengan catatan, kita telah membuat file index.php di direktori wp-includes (sebab defaultnya gak ada file index.php di direktori tsb.)
Kalau diganti dengan ‘http://kafegue.com/‘ juga bisa. Hasilnya akan langsung dialihkan ke halaman index blog ini. Oya, saya mau edit kode htacces tersebut (string raono.html mau saya ganti dengan URL blog/situs saja).
Makasih atas koreksi dan pertanyannya mas. Jujur, kode htacces tersebut saya dapat di sebuah blog, namun belum saya edit pada bagian redirect-nya. Ternyata raono itu bahasa Jawa. Bukan sebuah string pada pemrograman htaccess..hahahaa
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
indam, oya. Raono.html itu adalah nama sebuah file berekstensi .html. Nah, karena ia tidak ditemukan, maka sistem otomatis default dari WordPress akan mengalihkan ke halaman 404 not found. Jadi, saya pikir gak masalah juga kalau pakai redirect ke nama file yang nggak ada atau nggak dibuat. Soalnya nanti akhirnya akan dialihkan ke halaman 404.
[Balas]
Opera Mini 4.3.24214 | J2ME/MIDP Device
raono[dot]html
Pada .htaccess itu maksudnya apa mas???
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
indam, oh. Itu string yang berguna untuk mengalihkan akses file berekstensi PHP (yang ada di direktori/sub direktori lokasi file .htaccses tersebut) ke file berekstensi HTML yang ada di luar direkrori tersebut.
Jadi, ketika misalnya ada user jahil coba mengakses URL berupa namadomain/wp-includes/namafile.php, maka akan dialihkan ke halaman berekstensi .html
Namun jika tidak ditemukan file .html dalam proses redirect tersebut, maka sistem default WordPress akan mengalihkannya ke halaman 404 not found.
[Balas]
Firefox 3.6.13 | Windows XP
membuat file .htaccess gagal sob! pasti hilang
[Balas]
Firefox 5.0 | GNU/Linux
afiv, maksudnya??? Hilang apanya?
[Balas]
Firefox 4.0.1 | Windows 7
wah, berarti buanya banget yah sistem keamanan wp yang perlu kita tanggulangi, agar tidak terjadi hacking dsb. begitu kan mas? hehe…
[Balas]
Firefox 4.0.1 | Windows 7
Saya bukannya tidak perduli Mas, tapi ini tutorial tingkat tinggi. Jujur saya belum berani untuk ngutak atik cpanel, takut error jadi berabe ujungnya.
Untuk saat ini saya masih pasrah aja dulu deh.
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
Rudy Azhar, kalau jadi error, tinggal kembalikan saja ke kondisi seperti sebelum diedit. Beres deh masalahnya. Yang penting backup/copy dulu file yang akan diedit. Jika hostingnya punya fitur backup, malah lebih gampang sih. Sebenarnya kalau dibilang tingkat tinggi nggak juga..hehehe. Kita cuma menambahkan kode dan membuat file baru di lokasi direktori tertentu.
Kalau mau aman sih, lakukan step by step dulu. Misalnya, hari ini satu step. Besok lanjut lagi ke step berikutnya. Dengan catatan, setelah melakukan satu step, tes dulu hasilnya, apakah ada yang error pada wordpress kita. Kalau ada yang error, tinggal kembalikan (restore) saja ke kondisi semula.
[Balas]
Firefox 3.6.18 | Windows XP
Dulu pernah dibahas juga sih, dan pernah saya coba pke .htaccess itu dulu, hasilnya beberapa bagian di editor artikel malah error, tapi kalau sekarang kurang tau juga.
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
Satrya, saya kok aman-aman saja ya mas. Nggak ada error sama sekali di editor. Mungkin posisi penempatan file htaccess-nya kurang pas. Misalnya jika ditempatkan pada direktori induk (terutama pada wp-admin). Itu bisa menyebabkan beberapa menu di editor jadi gak muncul. Atau bisa jadi isi kode file htacces-nya beda ama yang saya tulis di atas.
[Balas]
Chromium 14.0.795.0 | Ubuntu 11.04
Satrya, oya. Saya sempat mengalami juga ternyata. Baru ingat. Ternyata masalahnya karena kode htaccess yang kurang pas, sehingga ia ikut memblokir menu-menu di editor. Coba ganti aja kode htaccess-nya dengan yang saya tulis di atas, pada poin celah keamanan ke-3 (di direktori wp-admin/includes). Bukan pada direktori wp-admin ya. Jadi, harus masuk lagi ke sub direktori includes.
[Balas]