Cara Mengubah Nama Partisi Windows XP Menggunakan GParted via Ubuntu

webhosting Indonesia

Cara ini khusus untuk pengguna dua buah sistem operasi secara ‘dual-boot’, terutama yang menyandingkan Windows XP dengan Linux Ubuntu. Bagi yang menggunakan Windows 7, Anda tak perlu menggunakan trik ini. Cukup manfaatkan tool bawaan Windows 7 pada menu ‘Disk Management’ di Control Panel. Selengkapnya bisa dibaca di Change, Add, or Remove a Drive Letter on Windows 7 (microsoft.com).

Nah, bagaimana jika ingin mengubah nama partisi Windows XP? Berhubung tool ‘Disk Management’ bawaan Windows XP punya keterbatasan (cuma bisa mengubah nama partisi dalam bentuk ‘alphabet’ atau abjad tunggal), maka jika ingin lebih leluasa, kita bisa memanfaatkan tool lain yang lebih lengkap fiturnya. Salah satu tool tersebut yaitu GParted (Gnome Partition Editor).

GParted adalah sebuah utilitas atau perangkat lunak ‘open source’ untuk melakukan segala pekerjaan yang berhubungan dengan masalah partisi ‘hard-disk’ (misalnya membagi, membuat, mengubah nama label, me-’resize’, maupun menghapus partisi). Tool/alat ini juga bisa digunakan untuk jenis perangkat/’device’ berupa ‘removable storage’. Jadi tidak terbatas pada ‘hard-drives’.

Awalnya GParted hanya berjalan pada sistem operasi Linux (seperti Ubuntu). Namun pada perkembangannya, kini GParted sudah tersedia pula untuk sistem operasi Windows. Saya sendiri belum mencoba untuk versi Windowsnya, berhubung ukuran file ‘installer’nya yang cukup besar, yakni sekitar 100-an MB.

Di sini saya akan menggunakan GParted bawaan Linux Ubuntu untuk mengubah nama partisi Windows XP. Sebenarnya ada 2 cara yang bisa kita pilih.

  1. Cara pertama, yaitu melalui Live CD Ubuntu. Jadi, kita masuk/’booting’ melalui Live CD Ubuntu. Kemudian membuka aplikasi GParted untuk melakukan ‘rename’/pengubahan nama label partisi Windows XP. Secara default, Live CD Ubuntu sudah terinstall GParted. Jadi, ia sudah siap kita gunakan.
  2. Cara kedua, yaitu dengan cara masuk dulu ke sistem operasi Ubuntu saat ‘booting’ melalui ‘dual-boot’. Jadi, tidak melalui Live CD, melainkan langsung masuk ke Ubuntu yang sudah kita install. Namun untuk mengaktifkan GParted pada Ubuntu yang sudah terinstall, kita harus melakukannya melalui menu ‘Synaptic Package Manager’. Jadi, kita install/aktifkan dulu Gpartednya secara manual, baru bisa kita gunakan. Caranya bisa Anda baca pada How to Install GParted in Ubuntu (www.ehow.com).

Nah, sekarang saya asumsikan Anda sudah menginstall GParted pada Ubuntu Anda. Mari kita melakukan ‘rename’ atau pengubahan nama partisi Windows XP. Langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Buka aplikasi GParted. Jika Anda menggunakan dekstop klasik, cari melalui menu ‘System’ > ‘GParted Partition Editor’ (pada taskbar atas). Di sisi lain, jika Anda menggunakan dekstop Unity, silakan buka menu daftar aplikasi, lalu pada kotak pencarian, ketik saja ‘GParted’. Sistem akan meminta Anda memasukkan password saat akan membuka aplikasi ini.

    Di bawah ini adalah contoh tampilan aplikasi GParted yang sudah terbuka. Coba tebak, manakah yang merupakan partisi Windows?

    sebelum diubah

    Coba amati bagian keterangan pada ‘File System’, terutama yang berupa NTFS dan fat32. Itulah partisi milik sistem operasi Windows. Dalam hal ini Windows XP di laptop saya. Nah, di sini saya akan mengubah nama kedua partisi tersebut.

    Partisi yang menggunakan ‘file-system’ NTFS adalah partisi C pada Windows (yang merupakan tempat utama file-file Windows). Ternyata ia belum mempunyai nama/label. Sedangkan partisi yang menggunakan ‘file-system’ fat32 adalah partisi D milik Windows. Dalam hal ini namanya yaitu DISK1_VOL2 (jika mengacu pada contoh gambar di atas).

    Nah, di sini kita akan mengubah nama partisi D tersebut.

  2. Pilih/klik satu kali pada list partisi yang akan kita ubah namanya. Misalnya partisi D yang berlabel DISK1_VOL2.

    pilih partisi

  3. Klik kanan pada bagian partisi yang akan kita ubah namanya, lalu klik list menu ‘Label’.

    klik kanan

    Maka akan muncul kotak ‘pop-up’ kecil seperti di bawah ini.

    nama asal

  4. Ubah/gantilah nama asal partisi tersebut dengan nama/label baru, lalu klik tombol . Misalnya saya akan mengubahnya menjadi DODOL ^_^

    nama baru

  5. Klik/pilih kembali nama partisi yang sudah kita ubah namanya tadi.

    pilih nama partisi baru

  6. Klik menu ‘Apply’ pada bagian atas (yang berupa tanda centang berwarna hijau).

    klik apply

  7. Klik tombol pada kotak konfirmasi yang muncul.

    konfirmasi

  8. Tunggulah proses pengubahan nama selesai secara sempurna, lalu klik tombol pada kotak ‘pop-up’ di akhir proses, terutama setelah muncul keterangan bahwa operasi sudah sukses secara komplet.

    close

Selesai. Silakan lihat perubahannya pada menu explorer.

Nah, dengan langkah yang sama, saya juga telah berhasil mengubah nama/label partisi C milik Windows XP saya. Lihat saja pada screenshot berikut ini.

hasil akhir

Bagian yang ditandai panah hijau adalah nama baru partisi Windows XP saya. Nama partisi C berubah menjadi JANGKRIK dan nama partisi D berganti menjadi DODOL ^_^

Nah, untuk membuktikan apakah proses di atas sudah berhasil, saya membuka menu ‘explorer’ dari Ubuntu dan juga Windows XP. Hasilnya bisa dilihat pada 2 buah gambar berikut.

ubuntu explorer

menu explorer Ubuntu

windows explorer

menu explorer Windows XP

Oya, langkah-langkah di atas juga berlaku jika Anda lebih memilih menggunakan GParted secara langsung melalui Live CD Ubuntu.

Selamat mencoba.

Sudah ada 30 komentar untuk posting di atas. Mau menambahkan?

<a href=""></a> <abbr title=""></abbr> <blockquote></blockquote> <cite></cite> <code></code> <del datetime=""></del> <em></em> <q></q> <strong></strong>





  1. gadgetboi
    Opera Mini 4.3.13337 | J2ME/MIDP Device

    oiya mas, bisa tidak merubah Huruf partisi, misalkan saya smenginstal ulang XP yang menyebabkan partisi D (berisi data) berubah menjadi partisi C. Di Windows 7, walau masih terdapat partisi data, partisi C tidak akan berubah, yaitu tetap milik system (Windows), tapi lain halnya dengan XP ketika diinstal ulang. bisakah Gparted menganti D menjadi C?

    [Balas]

    iskandaria
    Opera 11.60 | Linux Mint

    gadgetboi, kok bisa berubah ya nama partisi D-nya menjadi C (aneh aja). Saya pernah juga install ulang Windows XP, tapi nama partisi D-nya tetap tuh. Kalau GParted sih bisa mengubah label apa aja dengan bebas. Buktinya, nama partisi C dan D Windows XP saya berubah tuh kayak contoh screenshot di postingan ini.

    [Balas]

    iskandaria
    Opera 11.60 | Linux Mint

    gadgetboi, oh, kalau mengubah urutan label berupa abjad tunggal (misalnya C atau D), sepertinya Gparted tidak bisa. Itu sudah bawaan dari Windows. Mungkin kalau mau mengubahnya harus pakai tool bawaan Windows juga. Saya belum pernah nyoba sih mas.

    [Balas]

  2. iToru
    Firefox 9.0 | Ubuntu

    Mau tanya bang.,.,tuh kan ada 2 Space Hdd yg “unallocated” yg pertama “15.01 Gb” kedua “20.60 Gb” ,nah, supaya dua-duany bisa dibikin partisi menjadi ntfs/partisi apapun gimana caranya gan ?.,.,soalny kemaren ane kejadian gtu, gk bisa membuat partisi/merubah format yg “unallocated” tersbut…

    Mohon jawabnny di kirim k E-mail ane y bang.,.

    itoru.g@gmail.com

    Terimakasih

    [Balas]

    iskandaria
    Google Chrome 15.0.874.121 | GNU/Linux

    iToru, harusnya bisa tuh. Kan cukup klik pada nama partisi yang ‘unallocated’ tersebut, lalu klik/pilih “New” dan pada file system-nya pilih aja format partisi yang diinginkan (misalnya NTFS). Lalu JANGAN LUPA diakhiri dengan mengklik tombol APPLy yang ada di nav-bar atas GPartednya. Mungkin mengklik tombol APPLY ini yang sering dilupakan.

    Jadi, kalau belum klik tombol APPLY, ya percuma saja kita membuat partisi barunya.

    [Balas]

    iToru
    Firefox 9.0 | Ubuntu

    iskandaria,

    ok bang.,.,nanti kalo ad kendala lagi ane tnya lgi dsini y .,., makasih infonya.,.,

    ——————————
    http://www.itoru-linux.co.cc/
    ——————————

    [Balas]

  3. Agus Siswoyo
    Google Chrome 14.0.835.187 | Windows XP

    Saya kasih +1 aja deh :)

    [Balas]

  4. Aris Asmara
    Firefox 4.0 | Windows XP

    Saya masih pengguna one boot, mas. Pernah juga sih dulu waktu pake laptop jadul bikin dual boot. Tapi ”belum tahu“ atau belum pernah coba melakukan kustomasi partisi seperti pada artikel ini. Nice share, mas Is

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 15.0.871.0 | Ubuntu 11.04

    Aris Asmara, sebenernya ngubah nama partisi nggak ada manfaat apa-apa selain just for fun mas..heheheh. Tapi nggak ada salahnya saya pikir. Itung-itung, tampil beda dari laptop punya temen yang masih awam soal ginian :)

    [Balas]

  5. Kaget
    Firefox 6.0.2 | GNU/Linux

    Belum berani cobain, biasanya manual aja. Bisa merge sekalian ya?

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 15.0.871.0 | Ubuntu 11.04

    Kaget, merge gimana maksudnya mas? Lebih tepatnya mungkin disebut resize/move saja, soalnya yang kita ubah cuma ukurannya (menambah atau mengurangi). Kalau menggabungkan satu partisi dengan yang lain, tentu tidak bisa.

    [Balas]

  6. JhezeR
    Firefox 6.0.2 | Windows XP

    dah lama gak make gparted, dulu cuma make untuk bikin partisi baru HD yg kebesaran.
    tpi apa gunanya ubah nama partisi yoo mas :D

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 15.0.871.0 | Ubuntu 11.04

    JhezeR, emang gak ada gunanya selain ‘just for fun’ :)

    [Balas]

  7. Danu Akbar
    Firefox 6.0.2 | Windows XP

    Blm pernah pake ubuntu2an.
    Takutnya ntar usus buntu. hahahaha
    *peace

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 15.0.871.0 | Ubuntu 11.04

    Danu Akbar, hahahaaa

    [Balas]

  8. arif
    Google Chrome 13.0.782.215 | Windows XP

    memang GParted mantep banget, apalagi kalo libs buat filesystem lain juga terinstall. bukan cuma filesystem windows saja yg bisa diutak-atik tapi Mac OSX sampai OS lainnya juga bisa.

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 15.0.871.0 | Ubuntu 11.04

    arif, kayaknya GParted sudah multiplatform ya mas (dari semula hanya untuk dekstop Gnome).

    [Balas]

  9. vira
    Google Chrome 14.0.835.186 | Windows XP

    hii salam kenal iya dari vira .. :)
    jangan lupa mapir keweb vira iya di http://www.rumahkiat.com/ vira mau berbagi pengalaman nih.:)
    wah bagus juga iya blog ka2 … ^_^ good luck iya…..
    SALAM BLOGER INDONESIA..:)

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 15.0.871.0 | Ubuntu 11.04

    vira, iya, udah tau kok blognya (dari url di bagian nama Vira)..wkwkwk

    [Balas]

  10. Ibnu ismadi
    Opera Mini 4.2.20464 | J2ME/MIDP Device

    Testing ngomen pke hp.. Sayang bgt qu cm pke xp aja..

    [Balas]

    buku muslim
    Firefox 6.0.2 | Windows XP

    Ibnu ismadi, sorry yang tadi ga kesisip URL blog aku..xixixi tp boleh kan ngomen 2x?

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 15.0.871.0 | Ubuntu 11.04

    buku muslim, boleh kalau kelupaan masukin URL..xixixi

    [Balas]

    ibnu ismadi
    Firefox 6.0.2 | Windows XP

    iskandaria, ganti lagi ne avatar na. avatar yang kemarin dah pensiun ya mas? hehehe

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 15.0.871.0 | Ubuntu 11.04

    ibnu ismadi, yang kemarin cuma buat eksperimen aja mas. Rasanya saya lebih nyaman jadi diri sendiri aja :D

    [Balas]

  11. Cahya
    Opera 11.51 | Windows 7

    Saya kira sekalian mengubah ukurannya :).

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 15.0.871.0 | Ubuntu 11.04

    Cahya, sekalian kok mas. Cuma sengaja nggak saya bilang aja. Nanti ada postingan tersendiri soal resize itu, biar yang ini fokus mengubah nama aja (mulai dari yang paling mudah dulu) :-)

    [Balas]

    Cahya
    Firefox 6.0.2 | openSUSE

    iskandaria, kalau Windows yang posisi berkasnya dalam partisi “acak-acakan”, biasanya susah digeser meja partisinya :D.

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 15.0.871.0 | Ubuntu 11.04

    Cahya, kalau untuk menggeser mejanya, harus dirapikan/dirapatkan dulu berkas-berkasnya :)

    [Balas]

  12. Adi Wibowo
    Google Chrome 14.0.835.186 | Windows XP

    Seperti yang saya lakukan dahulu kala mas Is.
    Sekarang menunggu ubuntu 11.10 sekalian, untuk kembali menduetkan “XP” dan Ubuntu.he…
    Makasih dah di ingetin lagi caranya :D

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 15.0.871.0 | Ubuntu 11.04

    Adi Wibowo, tunggu aja bulan depan mas (rilis Ubuntu 11.10 pada tanggal 13 Oktober 2011). Kalau pasang sekarang emang nanggung banget sih. Yang jelas, dual boot XP dan Ubuntu aman kok, asalkan dalam pembuatan partisinya benar. Sebab kunci utamanya terletak pada pembagian partisi saat akan menginstall Ubuntu.

    [Balas]

lompat ke kotak komentar ⇑

Blogroll :