Cara Install Xampp di Linux Ubuntu

webhosting Indonesia

Berhubung localhost saya tidak bisa di-running di Windows XP, maka saya pun memutuskan untuk menginstall XAMPP di Ubuntu. Kebetulan pada semester ini, ada satu mata kuliah di kampus saya yang memanfaatkan aplikasi web server lokal ini (berkaitan dengan pembuatan database berbasis MYSQL).

Ok. Berikut ini langkah untuk menginstall XAMPP di Ubuntu:

  1. Download dulu file mentahnya di sourceforge.net/project (berukuran 74,5 MB dalam format tar.gz).

    File tersebut secara default akan tersimpan di direktori /Downloads.

  2. Pindahkan lokasi file tar.gz tersebut dari folder Downloads ke folder Home Ubuntu Anda. Cukup lakukan ‘copy-paste’ atau ‘cut-paste’ ke folder/direktori Home.

    Folder/direktori Home biasanya berada menu Places > Home Folder (jika Anda menggunakan dekstop klasik). Namun jika Anda menggunakan dekstop Unity (pada Ubuntu 11.04), folder Home bisa ditemukan pada menu paling atas ‘launcher’ menunya (yang bergambar rumah dan bertuliskan keterangan ‘Home Folder’ ketika dihover menggunakan kursor).

    Contoh tampilan folder Home yang sudah mengandung file mentah XAMPP (setelah dipindahkan dari folder Downloads).

    home-direktori

  3. Saatnya melakukan installasi. Buka Terminal Ubuntu Anda, lalu ketik perintah berikut ini untuk masuk sebagai administrator.

    sudo su
  4. Masukkan password Ubuntu Anda, lalu ketikkan perintah berikut ini setelah Anda berhasil login sebagai administrator.

    tar xvfz xampp-linux-1.7.4.tar.gz -C /opt

    Perintah di atas gunanya untuk mengekstrak file mentah XAMPP yang telah kita downloads sebelumnya. Hasil ekstrak akan disimpan pada folder /opt (di direktori File System). Silakan ganti angka 1.7.4. sesuai dengan versi XAMPP yang telah Anda download.

    Lebih jelasnya, lihat gambar berikut ini.

    installasi-xampp

    Jika perintah ekstrak yang Anda ketikkan benar, maka proses ekstrak akan berjalan seperti pada gambar berikut.

    proses-ekstrak

Yess, itu artinya Anda sudah berhasil..!

Untuk membuktikan bahwa Anda sudah berhasil mengekstrak dan sekaligus menginstall XAMPP untuk Ubuntu ini, coba buka direktori /File System/opt. Akan ada sebuah folder baru yang bernama ‘lampp’ di dalamnya. Contohnya seperti gambar di bawah ini.

folder lampp

Saatnya mengetes XAMPP Anda yang sudah terpasang tersebut.

  • Masih dalam kondisi login sebagai administrator usai langkah sebelumnya, coba ketikkan perintah berikut ini untuk mengaktifkan XAMPP.

    /opt/lampp/lampp start

    Akan muncul keterangan di bawahnya bahwa XAMPP sudah mulai aktif.

    xampp-start

  • Coba tes dengan membuka salah satu ‘web-browser’ di komputer Anda, lalu ketikkan http://localhost pada ‘address-bar’nya.

    Akan muncul halaman pembuka XAMPP. Silakan klik/pilih salah satu bahasa yang Anda inginkan (pilih saja ‘English’). Lalu akan terbuka halaman baru seperti tampak pada screenshot berikut.

    localhost

    Yess..! Selamat. Anda sudah bisa memulai aktivitas dengan XAMPP for Linux. Silakan membuat database atau apa saja yang berkaitan dengan server lokal.

  • Untuk berhenti (menonaktifkan) aplikasi XAMPP ini, cukup dengan mengektikkan perintah berikut pada Terminal.

    /opt/lampp/lampp stop

    xampp-stop

Keterangan lebih lengkap silakan simak di halaman apachefriends.org

Selamat mencoba.

Maaf, karena alasan tertentu, kotak komentar ditutup!

  1. dudu
    Epiphany 2.30.6 | Ubuntu 10.10

    TENGKYUUUUUUUUUU
    ijin copas y gan..
    buat koleksi,

  2. arif4651
    Opera Mini 4.1.15082 | J2ME/MIDP Device

    Untuk lebi mudah, setelah di extract jalankan “sudo ln -s /opt/lampp/lampp /usr/bin/” jadi kalo mau start atau stop tinggal ketik “sudo lampp start”

  3. [...] Cara Install Xampp di Linux Ubuntu [...]

  4. ianbrillian
    Firefox 4.0 | GNU/Linux

    di ubuntu memang ribet ya

    iskandaria
    Chromium 14.0.787.0 | Ubuntu 11.04

    @ianbrillian, yups. Sedikit lebih ribet, tapi yang jelas lebih aman dari upaya hacking (karena ada hak aksesnya). Bandingkan dengan sistem registry Windows :D

  5. alief
    Firefox 4.0.1 | GNU/Linux

    kalo aku lebih memilih untuk instal satu persatu paket yang dibutuhkan mas, dari pada install seua paket menggunakan lampp

    iskandaria
    Chromium 14.0.787.0 | Ubuntu 11.04

    @alief, lebih hemat ruang harddisk kalo gitu mas :)

  6. Fonega
    Google Chrome 11.0.696.71 | Windows XP

    pernah pake linux, bingungnya minta ampun

  7. Memed
    Firefox 4.0.1 | GNU/Linux

    trimakasih banyak atas postingannya, sungguh bermanfaat

  8. Pradisz Wardhana
    Firefox 4.0.1 | Windows XP

    Hmm.. masih.. kurang ngerti saya Mas Is.. ckckc soal Linux ini hehe… tapi bagus nih, tipsnya :D

  9. rismaka
    Safari 5.1 | Mac OS X 10.7

    Baru saja bermasalah di komputer windows saya gara-gara menginstall dua versi XAMPP, yang satu XAMPP standard, dan yang satu lagi XAMPPlite. Akhirnya keduanya mengalami konflik di service windowsnya :(

    Alhasil terpaksa diuninstal deh, dan…. file-filenya juga ikut terhapus :cry:

    Memang MAC OS X sepertinya lebih baik.

    iskandaria
    Chromium 14.0.785.0 | Ubuntu 11.04

    @rismaka, saya juga pernah nginstall Xamplite yang lebih sederhana. Tapi tetep aja nggak bisa running pas saya cona jalanin localhost-nya. Udah oprek-oprek msconfig-nya windows, matiin service yang kira-kira bisa bentrok ama XAMPP, masih tetep aja gak bisa running :(

    Eh, udah beli komputer Mac ya mas Adi? Keren deh kalo gitu.

  10. Adi Wibowo
    Firefox 3.6.11 | Windows XP

    Baru pakai di windows aja mas.
    Belum install ubuntu, tapi dulu juga dengan langkah yang sama seperti tulisan mas is.
    pernah coba instal paket apache2 and friends malah bingung mengoperasikannya :D

    iskandaria
    Chromium 14.0.785.0 | Ubuntu 11.04

    @Adi Wibowo, kalo di Windows saya pernah install WAMPP server, tapi juga gak bisa jalan localhostnya. Padahal udah oprek-oprek msconfig dan matiin service yang kira-kira bisa bentrok. Termasuk matiin firewall. Tetep aja gak bisa jalan :(

  11. Nurul Imam
    Firefox 4.0.1 | Windows XP

    Dah lama saya install xamp di Linux maupun xp. tapi kebanyakan saya malah ngoprek secara online aja. Lama merindukan XAMPP, jadi pengen cobain CMS kreasi ade saya nih. Hehehheh

    iskandaria
    Chromium 14.0.785.0 | Ubuntu 11.04

    @Nurul Imam, wah hebat dong udah bisa bikin CMS sendiri. Ditunggu deh launchingnya.

  12. agung
    Firefox 3.6.8 | Ubuntu 10.04

    Hmmm…, sekarang sudah versi 1.7.4 ya,saya sudah lama ndak bermain dengan xampp lagi Mas Is :D.
    Terakhir menggunakan yang versi 1.7.1 di Linux openSUSE.
    Selain dengan Xampp, kita juga bisa menggunakan apache2 dari repository yang ada tanpa harus instal manual.

    iskandaria
    Chromium 14.0.784.0 | Ubuntu 11.04

    @agung, saya baru tahu kalau kita juga bisa menggunakan layanan/aplikasi Apache lainnya dari repositori yang ada tanpa harus instal manual. Berarti tinggal diaktifkan via terminal dong? Atau sudah ada yang menggunakan GUI barangkali?

    agung
    Firefox 4.0.1 | Windows XP

    @iskandaria, Iya Mas Is, tinggal sudo apt-get install apache2 & kawan-kawannya. :D

    iskandaria
    Chromium 14.0.784.0 | Ubuntu 11.04

    @agung, oh, kirain… :-D

    agung
    Google Chrome 8.0.552.237 | GNU/Linux

    @iskandaria, :-D

  13. Kaget
    Firefox 4.0.1 | GNU/Linux

    Bukannya lebih gampang pakai LAMP di Ubuntu 11? Sekaligus lengkap satu paket, instalasi WP offline juga ngga ribet. Itu sih cuma menurut saya yang memang belum pernah coba XAMP :D

    iskandaria
    Chromium 14.0.784.0 | Ubuntu 11.04

    @Kaget, wah, saya jadi bingung nih. Apakah antara XAMPP dan LAMP itu beda ya mas? Tapi kok pada folder hasil ekxtrak XAMPP, namanya jadi LAMPP? Bisa dilihat pada gambar yang saya cantumkan di tulisan di atas. Bukan cuma nama foldernya yang berubah jadi LAMPP, tapi selama proses ekstrak via terminal, namanya juga banyak yang berubah menjadi LAMPP.

    Kaget
    Firefox 4.0 | Windows XP

    @iskandaria, Setau saya beda ukuran, LAMP lebih kecil. Kalau versi windowsnya WAMP. Ah, ini kan hanya masalah ‘biasa’ dan ‘terbiasa’, mana yang baik dan gampang digunakan. Toh, ujung2nya fungsi juga sama :D

  14. [...] kali ini saya akan sharing keberhasilan terbesar saya selama menggunakan OS Linux Ubuntu. Mengapa saya anggap keberhasilan terbesar? Soalnya ketika masih menggunakan Ubuntu versi 10.04 [...]

  15. [...] stabil tadi malam (Rabu, 25 Mei 2011), ketika usai melakukan ‘update’/pembaruan paket Ubuntu saya via terminal, ternyata di akhir prosesnya muncul pesan error sebagai [...]

Blogroll :