Cara Install Kernel 686-PAE di Linux Mint Debian Edition (LMDE) 201109
Di postingan sebelumnya saya telah menjelaskan salah satu kekurangan jika kita menginstal dan menjalankan Linux Mint Debian Edition 201109 pada komputer yang memiliki core CPU lebih dari satu (‘multicore’). Berhubung LMDE 201109 dibangun dengan kernel 486, maka kernel bawaan tersebut hanya mampu mendeteksi satu core.


Apa akibat dari hal tersebut? Saya sudah mengalami sendiri dampak nyatanya, terutama ketika membuka beberapa aplikasi/program yang agak berat (dalam waktu bersamaan). Beberapa kali komputer saya (tepatnya laptop saya) mengalami semacam ‘hang’ atau ‘crash’. Dari situlah, saya memutuskan untuk menginstal kernel 686, tepatnya 686-PAE. Kernel ini adalah solusi terbaik untuk menjalankan Linux Mint Debian Edition di komputer dengan prosesor ‘multi-core’ (misalnya Intel Core 2 Duo).
Ok. Mari kita mulai menginstalnya (khusus untuk LMDE versi Gnome).
Tahap Pra Instalasi
- Pastikan komputer Anda terhubung dengan jaringan Internet (agar Anda bisa mengunduh paket kernel 686 ini).
- Pastikan Anda telah melakukan pembaruan paket ke ‘Update Service Pack 3‘. Sebelumnya, ubah dulu list repositori LMDE ini dengan membuka file
sources.listdi root direktorinya. Cukup dengan mengetikkan perintah berikut ini pada terminal, lalu diikuti dengan menekan Enter dan menginputkan password root Anda.gksu gedit /etc/apt/sources.list
- Setelah jendela gedit terbuka, gantilah semua isinya dengan list berikut ini:
deb http://packages.linuxmint.com/ debian main upstream import deb http://debian.linuxmint.com/latest testing main contrib non-free deb http://debian.linuxmint.com/latest/security testing/updates main contrib non-free deb http://debian.linuxmint.com/latest/multimedia testing main non-free
- Lalu tekan tombol atau Ctrl+S untuk menyimpan hasil pengeditan tersebut, kemudian tutup saja jendela geditnya.
- Lakukan pembaruan dulu pada paket-paket software di LMDE Anda lewat aplikasi ‘Update Manager’. Cukup klik icon aplikasi tersebut pada panel kanan bawah dekstop Anda (icon-nya berbentuk perisai/tameng). Bisa juga membukanya lewat menu utama yang ada di sudut kiri bawah dekstop Anda.
-
Lakukan penginstalan atau ‘upgrade’ jika ada aplikasi yang mesti di’upgrade’ (pada menu ‘Update Manager’) dengan cara mengklik tombol .
Tahap Instalasi
- Buka aplikasi ‘Synaptic Package Manager’. Anda bisa menemukannya di kategori ‘Administration’ atau lewat mengetikkan kata kunci ‘Synaptic’ di kotak pencarian pada menu utama LMDE.

-
Setelah jendela ‘Synaptic Package Manager’ terbuka, ketikkan kata kunci berupa “686-pae” di kotak pencarian (pada bagian atas, tepatnya pada ‘Quick Filter’).

- Pilih/klik list yang bertuliskan ‘linux-image-686-pae’. Lalu pada ‘tooltip’ yang muncul, pilih/klik ‘Mark for installation’. Jika kemudian muncul kotak dialog, klik saja tombol . Contohnya seperti berikut ini.

Biasanya kotak dialog di atas muncul sebagai tanda bahwa ada paket lain yang juga wajib diinstal nantinya, yaitu paket ‘linux-image-3.0.0-1-686-pae’. Kotak dialog di atas muncul setelah Anda mencentang paket ‘linux-image-686-pae’ dan menandainya untuk diinstal (pada langkah sebelumnya).
- Beri centang juga list teratas yang berisi keterangan ‘linux-headers-3.0.0-1-686-pae’, lalu klik “Mark for installation” pada ‘tooltip’ yang muncul. Jadi, totalnya ada 3 buah paket yang harus dalam kondisi tercentang dan telah Anda setting dengan opsi “Mark for installation”. Lihat gambar di bawah ini agar lebih jelas.

- Klik tombol yang berada pada sudut kiri atas jendela ‘Synaptic’ (untuk mulai melakukan instalasi paket-paket yang telah Anda tandai sebelumnya).

- Ketika muncul kotak dialog konfirmasi, klik tombol untuk mulai mengunduh dan memasang ketiga paket kernel 686-pae yang telah Anda tandai. Sebelumnya, Anda bisa mengklik bagian ‘Details’ untuk melihat rincian list paket ‘kernel 686-pae’ yang akan diinstal. Pastikan keterangan paket yang muncul ialah seperti gambar di bawah ini.

Dari keterangan kotak dialog di atas pula, kita bisa mengetahui total ukuran file/paket yang akan kita unduh dan pasang setelahnya. Dalam hal ini, 30,8 MB adalah total ukuran paket yang kita unduh/download dan 94,8 MB adalah total ‘space hard-disk’ yang akan digunakan setelah semua paket ‘kernel 686-pae’ terpasang/terinstal.
- Setelah Anda mengklik tombol Apply, silakan tunggu proses pengunduhan dan pemasangan paketnya seperti gambar berikut.

- Usai proses pemasangan/instalasi sukses, Anda bisa menutup kotak jendelanya, terutama jika sudah muncul keterangan berupa “Successfully applied all changes. You can close the window now”. Lihat gambar berikut ini sebagai contoh.

Perhatikan juga tanda panah kuning dan keterangan yang saya berikan pada gambar proses di atas. Itu adalah proses generate file
grub.cfguntuk proses ‘booting’ saat komputer dihidupkan. Dalam gambar di atas, terlihat bahwa kernel 686-pae sudah berhasil diinstal dan dikonfigurasi pada ‘boot-loader’ milik LMDE. -
Sekarang, coba ‘reboot’ atau ‘restart’ komputer Anda, lalu login kembali ke Linux Mint Debian Anda.
Tahap Testing
Setelah melakukan ‘reboot’ dan login kembali, coba buka terminal, lalu ketik perintah berupa:
uname -r
Perintah pendek di atas gunanya untuk menampilkan keterangan versi kernel yang sedang aktif di sistem LinuxMint Debian Edition (LMDE) Anda. Jika Anda memang telah berhasil menginstal/memasang kernel 686-pae pada langkah-langkah di atas, maka akan muncul keterangan seperti berikut ini pada terminal.

Keterangan di atas saya ambil dari laptop saya sendiri yang telah terinstal kernel 686-pae pada Linux Mint Debian Edition 201109.
Untuk lebih meyakinkan bahwa Anda sudah berhasil memasang kernel 686 pada LMDE Anda, coba buka menu ‘System Monitor’ > ‘System’.

Lalu buka juga sub menu ‘Resources’.

Nah, selamat mencoba dan semoga berhasil.
Tips di atas berdasarkan pengalaman saya sendiri dan terbukti berhasil (setelah melewati beberapa kali kegagalan). Mudah-mudahan selanjutnya saya bisa memposting tips menghapus kernel lama yang sudah tidak terpakai lagi pada LMDE.
Menu Lainnya »» Atas » Depan » Arsip » Profil » Kontak » Bawah
Tambah KafeGue di Facebook
Ikuti KafeGue di Twitter
Langganan KafeGue.com via Email
Langganan via RSS Reader
Tautan Cepat »» Beri Komentar | Baca Ulang Posting
Baca Komentar | Menuju Posting Terbaru

Firefox 7.0.1 | Linux Mint 11
mau nanya itu temanya default LMDE? kerenan ini kalau default :mrgreen:
Firefox 9.0a2 | GNU/Linux
gadgetboi, yang warna biru itu kah maksudnya? Kalau yang warna biru dengan gradasi itu, jujur aja bukan tema defaultnya LMDE, tapi hasil saya download dan install dari situs linuxmint-art.org, tepatnya di tautan ini:
httpxxx://linuxmint-art.org/content/show.php/SlicknesS-blue?content=117808
Nama temanya Slickness Blue.
Firefox 4.0 | Windows XP
akhirnya selesai sudah masalah dualcore :D asik dong enga usah install-install lagi :D … mau seterusnya menggunakan ini mas?
Google Chrome 15.0.874.106 | GNU/Linux
gadgetboi, saya sepertinya nyaman menggunakan LMDE ini mas. Jadi, ingin saya terusin aja deh. Udah keburu cocok. Toh, beberapa masalah yang ada di Mint Bebian ini udah bisa saya cari solusinya.
Google Chrome 13.0.782.215 | Windows XP
wah kalau saya sih masi pake ubuntu dengan Procie Single Core :-). btw saya perhatikan kok di linux ini CPU resource gak pernah dibawah 5%, di ubuntu saya minimal 10%. jadi ya cepet panas gitu, di windows adem2 aja eh di ubuntu nyampe 47C. kalau di LMDE gimana mas ?
Opera 11.52 | Linux Mint
arif, kalau berdasarkan pengalaman saya, ‘resource’ CPU ketika saya menggunakan Linux rata-rata di atas 10% (termasuk LMDE ini). Jarang sekali di bawah 5%. Kalau di Windows saya hampir nggak pernah memantaunya.
Firefox 7.0.1 | openSUSE
Wah, sekarang sudah tidak pakai Ubuntu based lagi ya Mas Is :).
Opera 11.52 | Linux Mint
Cahya, kalau saya milih yang Ubuntu based, ntar jadi nggak ada bedanya ama Ubuntu dong. Jadinya ya saya pilih yang berbasiskan Debian secara langsung aja (repositorinya) :D