Cara Install Driver VGA SiS di Linux Ubuntu 11.04

webhosting Indonesia

Bagi pengguna komputer/laptop yang chipset VGA-nya berjenis SiS, masalah yang dihadapi usai berhasil menginstall OS Ubuntu yaitu mengecilnya resolusi layar monitor (menjadi default hanya 800×600 px). Tragisnya, tidak ada pilihan untuk memperbesar resolusi layarnya pada menu pengaturan monitor.

Nah, kali ini saya akan sharing keberhasilan terbesar saya selama menggunakan OS Linux Ubuntu. Mengapa saya anggap keberhasilan terbesar? Soalnya ketika masih menggunakan Ubuntu versi 10.04 (Lucid Lynx) dan 10.10 (Maverick Merkaat), saya selalu mengalami kegagalan. Selalu muncul masalah yang sama (yang ternyata bukan saya saja yang mengalaminya) ketika berusaha menginstall driver VGA SiS Mirage.

Usai menginstall Ubuntu 11.04 beberapa hari lalu, resolusi defaultnya ternyata sebesar 1024×768 px. Sebuah kemajuan bagus pada Ubuntu Natty Narwhal. Walau demikian, bagi saya resolusi ala netbook tersebut masih kurang, soalnya resolusi asli pada laptop saya adalah 1280×800 px.

Nah, ini dia cara install driver VGA SiS pada Linux Ubuntu 11.04 Natty Narwhal:

  1. Ketik perintah berikut di terminal, lalu tekan Enter:
    sudo apt-get install git xorg-dev libdrm-dev libtool mesa-common-dev

    vga-sis

    Atau bisa juga satu-satu seperti berikut:

    sudo apt-get install git
    sudo apt-get install xorg-dev
    sudo apt-get install libdrm-dev
    sudo apt-get install libtool
    sudo apt-get install mesa-common-dev

    Semua perintah di atas diketik di samping kanan karakter ~$. Jika Anda menggunakan cara kedua (satu per satu untuk menginstall paket awalnya), maka tunggulah hingga satu perintah terproses secara sempurna, baru Anda ketik lagi perintah di bawahnya. Setiap usai mengetikkan satu perintah harus diikuti dengan menekan Enter pada keyboard.

    Tanda satu perintah telah dieksekusi/diproses secara sempurna yaitu munculnya karakter ~$ (jadi jika karakter tersebut telah muncul, silakan Anda ketik perintah selanjutnya hingga semua perintah telah selesai diproses).

  2. Lanjut ke langkah kedua, yaitu dengan mengetikkan 5 buah perintah berikut ini satu per satu:
    git clone git://github.com/hellnest/xf86-video-sismedia-0.9.1.git
    cd xf86-video-sismedia-0.9.1
    ./configure --prefix=/usr
    make
    sudo make install

    Sama halnya dengan langkah sebelumnya, semua perintah di atas Anda ketikkan tepat setelah karakter ~$ (setiap suatu perintah telah diproses secara sempurna).

  3. Nah, setelah semua langkah di atas selesai, coba restart komputer/laptop Anda. Lalu lihatlah tampilan layarnya. Jika belum ada perubahan, coba buka menu ‘Monitors’ yang terletak pada direktori System > Preferences > Monitors (jika Anda menggunakan dekstop classic).resolusi
  4. Setelah terbuka, coba klik dropdown-list menu ‘Resolution’, lalu pilih resolusi 1280×800 dan klik untuk menyimpan pengaturan tersebut.Monitors-resolution

Jika berhasil, tampilan layar monitor Anda akan segera berubah lebih tajam dan lebih luas dari sebelumnya. Selamat mencoba dan semoga berhasil :)

Oya, jika resolusi komputer Anda aslinya sebesar 1366×768, maka Anda harus membuat file /xorg.conf khusus. Caranya? Silakan menuju postingan tentang Memperbaiki Resolusi VGA SIS 671/671 Di Ubuntu 11.04 Natty Narwhal (antigaptek.com).

Sudah ada 57 komentar untuk posting di atas. Mau menambahkan?

<a href=""></a> <abbr title=""></abbr> <blockquote></blockquote> <cite></cite> <code></code> <del datetime=""></del> <em></em> <q></q> <strong></strong>





  1. Pranoto
    Opera 11.60 | GNU/Linux

    Terima kasih ya mas, laptop saya sudah bisa menggunakan resolusi 1280×800. Dari dulu install Linux selalu resolusinya ngaco. Baru kali ini bisa benar.

    [Balas]

  2. indra arta kusuma
    Firefox 10.0 | Ubuntu

    assalamualaikum..

    mas, jazakallahu khoir,
    pelan2 saya memulai belajar zorin turunan ubuntu 11.04,
    saya belajar banyak dari blog ini ttg zorin,

    skrg saya belajar setting vga sis, alhamdulillah berhasil ^^b..
    tinggal WiFi yang belum kedetek..

    semuanya dengan perantara dari tutorial blog ini..
    sekali lagi saya ucapkan jazakallahu khoir..

    arta
    http://berbagilentera.wordpress.com

    [Balas]

  3. sadewa
    Firefox 4.0 | GNU/Linux

    Gathering information about your system…

    Distribution: Ubuntu 11.04
    Desktop environment: GNOME
    Graphics chip: Intel Corporation 2nd Generation Core Processor Family Integrated Graphics Controller (rev 09)
    Driver in use: vesa
    Rendering method: AIGLX

    Checking if it’s possible to run Compiz on your system… [SKIP]

    Checking for hardware/setup problems… [SKIP]

    At least one check had to be skipped:
    Error: vesa driver in use

    Would you like to know more? (Y/n)

    itu gmn gan???

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 14.0.835.202 | Ubuntu 11.10

    sadewa, wah kalau itu saya nggak tau juga ya. VGA-nya kan Intel tuh. Bukan SiS.

    [Balas]

  4. ashia
    Firefox 3.6.17 | Linux Mint 8

    make[2]: *** [sis_mergedfb.lo] Error 1
    make[2]: Leaving directory `/home/ashia/xf86-video-sismedia-0.9.1/src’
    make[1]: *** [all-recursive] Error 1
    make[1]: Leaving directory `/home/ashia/xf86-video-sismedia-0.9.1′
    make: *** [all] Error 2

    kalo ada masalah seperti itu, kenapa ya ??

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 14.0.835.202 | Ubuntu 11.10

    ashia, sepertinya proses instalnya masih gagal. Coba diulangi lagi dari awal dan sebisa mungkin sesuai tutorial di atas. Hapus saja folder xf86-video-sismedia-0.9.1 yang ada di direktori home, lalu coba ulangi proses installnya dari awal.

    [Balas]

  5. igor
    Google Chrome 15.0.874.5 | Windows 7

    Mas kalau perintah di Backtrack 5 gimana yaa???

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 15.0.871.0 | Ubuntu 11.04

    igor, wah kalau Backtrack saya gak tau juga ya, soalnya belum pernah nyoba sih. Maaf.

    [Balas]

  6. [...] Bagaimana untuk sistem operasi Linux? Jangan khawatir. Jika Anda sudah menginstall Microsotf Font (Microsoft TrueType Core Fonts), maka di Linux Anda sudah tersedia font ini. Contohnya pada aplikasi LibreOffice Writer milik saya di bawah ini (yang terpasang pada Ubuntu 11.04). [...]

  7. miko sinner
    Chromium 12.0.742.112 | Ubuntu 11.04

    Tuh Di atas Gk kaya Distro nya ubuntu 11.04 deh ..!!
    Pertanyaan saya Kenapa ya Kalo pas maen game di linux itu Lag Nya gak nahan ,??

    [Balas]

    iskandaria
    Midori 0.4 | Mac OS X

    miko sinner, itu kan contoh tampilan dekstop klasiknya. Ubuntu 11.04 kan tetap bisa kita setting menjadi dekstop klasik pada saat mau login. Pertanyaan soal game saya gak ngerti tuh maksudnya.

    [Balas]

    miko sinner
    Chromium 12.0.742.112 | Ubuntu 11.04

    iskandaria, problem udah di resolve bro ..!! cuma update kernel aja ..!!

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 15.0.858.0 | Ubuntu 11.04

    miko sinner, oh. syukurlah kalau gitu.

    [Balas]

  8. Fransiskus
    Firefox 4.0 | Windows XP

    saya baru pindah ke ubuntu 11.04 ne mas,,
    gmana cara nya memutar mp3 ya,,?
    saya sudah menginstal ubuntu-restricted-extras, secara offline tapi tetap z ga bisa, gmana cara nya ya mas..?

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 13.0.774.0 | Ubuntu 11.04

    @Fransiskus, pakai aplikasi apa ketika memutar MP3-nya? Kalau pakai Banshe, saya juga nggak bisa tuh mas. Tapi kalau pakai Rhythmbox, ternyata bisa ketika saya coba.

    Coba install rhythmbox aja dengan perintah ini pada terminal:

    sudo apt-get install rhythmbox

    [Balas]

  9. [...] resolusi layar monitor laptop saya yang sudah ‘sembuh’ (usai berhasil mempraktekkan cara install driver VGA Sis Ubuntu 11.04). Jadinya, tampilan Ubuntu saya sudah sangat enak untuk dilihat. Tidak membesar lagi seperti [...]

  10. andhit_r
    Firefox 3.5.3 | Ubuntu 9.10

    Jempol buat ente Gan. Tengkyu berat

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 13.0.774.0 | Ubuntu 11.04

    @andhit_r, masih pakai Karmic Koala nih kayaknya Gan?

    [Balas]

  11. [...] juga yang saya alami ketika menginstall Ubuntu 11.04 sekitar awal Mei 2011 lalu. Saat itu, saya cuma membuat satu jenis partisi saja pada tahap awal [...]

  12. alief
    Firefox 4.0.1 | Windows 7

    kalo ngatasi masalah blacklist pada intel hd graphcs 3000 kek apa ya? bisa bantu kah?

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 13.0.761.0 | Ubuntu 11.04

    @alief, kalau itu saya juga tidak tahu cara mengatasinya mas. Mohon maaf ya.

    [Balas]

  13. RIN
    Firefox 4.0.1 | GNU/Linux

    lagi nyobain konfigurasinya ini mas, tapi sayangnya pas langkah kedua tepatnya di bagian:

    ./configure –prefix=/usr –disable-static

    yg muncul malah ini:

    configure: WARNING: you should use –build, –host, –target
    configure: WARNING: invalid host type: –disable-static
    checking for a BSD-compatible install… /usr/bin/install -c
    checking whether build environment is sane… yes
    checking for gawk… no
    checking for mawk… mawk
    checking whether make sets $(MAKE)… yes
    checking whether to enable maintainer-specific portions of Makefiles… no
    checking build system type… Invalid configuration `–disable-static’: machine `–disable’ not recognized
    configure: error: /bin/bash ./config.sub –disable-static failed

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 13.0.758.0 | Ubuntu 11.04

    @RIN, sayang sekali saya kurang tahu juga penyebabnya mbak. Mudah-mudahan ada yang bisa membantu. Pastikan perintah yang diketik/dipaste sudah benar (baik spasi maupun karakter dan titik komanya).

    Oya, sebelum melakukan proses instalasi driver VGA SIS, sebaiknya mbak RIN melakukan update dulu pada semua paket Ubuntu. Coba buka menu ‘Update Manager’, lalu klik ‘Check’. Kemudian klik ‘Install Update’. Setelah itu, coba lakukan instalasi driver VGA SIS kembali.

    [Balas]

    RIN
    Firefox 4.0.1 | Windows XP

    @iskandaria, iya mas udah di sudo apt-get update dulu sebelumnya :(
    harus terus usaha nih..

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 13.0.759.0 | Ubuntu 11.04

    Terus berjuang ya mbak.

    [Balas]

    anang
    Firefox 6.0.2 | GNU/Linux

    iskandaria,
    emm mbak jika saya boleh ngebantu ni ya..,, untuk perintah yang ini
    “./configure –prefix=/usr –disable-static”

    hilangkan “-disable-static”

    maka perintahnya tinggal “./configure –prefix=/usr” langsung tekan aja enter,setelah itu lanjutkan ke perintah selanjutnya,kalo udah fins smua n gag ada yang perlu dieksekusi daru deh restar ulang kompi mbak,,,di jamin mak nyus..,,

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 15.0.871.0 | Ubuntu 11.04

    anang, wah..Makasih banyak atas solusinya mas. Sangat membantu.

    [Balas]

  14. arisriyadi
    Google Chrome 8.0.552.18 | Windows XP

    makasih tipsnya bisa aku coba nich salam kenal dari aku n salam persahabatan

    [Balas]

    iskandaria
    Midori 0.4 | GNU/Linux

    arisriyadi, salam kenal kembali. Thx kunjunannya.

    [Balas]

  15. [...] Anda pengguna sistem operasi Linux Ubuntu, ada satu aplikasi atau perangkat lunak yang sangat mudah digunakan untuk mengompres gambar/image. [...]

  16. Padly
    Google Chrome 11.0.696.65 | GNU/Linux

    Bluetooth Natty sepertinya bug Mas, Atau cuma punyaku aja ya? Punya Mas Is bagaimana?

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 13.0.758.0 | Ubuntu 11.04

    @Padly, wah, saya belum nyoba Bluetooth-nya mas. Nanti tak kabarin kalo emang juga nge-bug.

    [Balas]

  17. ismail
    Firefox 3.6.17 | Windows XP

    Wuih.. gaptek banget dah ane kalao udah masalah yang ginian mas. ora budeng blaz.. hahaha

    [Balas]

  18. Die
    Firefox 4.0.1 | GNU/Linux

    lebih apik lagi dipadukan dengan Gnome 3

    sudo add-apt-repository ppa:gnome3-team/gnome3
    sudo apt-get update
    sudo apt-get dist-upgrade
    sudo apt-get install gnome-shell

    [Balas]

    Jeprie
    Google Chrome 11.0.696.60 | Windows 7

    @Die, Kemana saja pak. Kalau ga salah situsnya sempat mati ya?

    [Balas]

    Die
    Firefox 5.0a2 | Windows 7 x64 Edition

    @Jeprie, aldymy.name sedang mati suri mas, kebetulan server colonya sama dengan indomanudt yang sementara ini tidak aktif.

    Lainnya, kesibukan offline yang menjadi kendala.

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 13.0.755.0 | Ubuntu 11.04

    @Die, saya sempat coba menginstall Gnome 3 beberapa hari yang lalu Pak. Namun ketika mau login, ternyata nggak bisa. Muncul pesan error. Akhirnya saya harus uninstall dan install ulang Ubuntunya. Ternyata bukan cuma saya saja yang mengalami hal itu. Kurang tahu juga penyebabnya. Kemungkinan sih karena masalah VGA yang tidak support. Jadi, saya balik lagi menggunakan model dekstop klasik dan unity 2D.

    (tumben nongol lagi Pak).

    [Balas]

    Die
    Firefox 5.0a2 | Windows 7 x64 Edition

    @iskandaria, Hahahaha…nongol sebentar saja mas, selama ini hanya bisa baca melalui google reader.

    Kemungkinan ada masalah dengan VGA mas, saya coba install di laptop acer seri Z29 yang menggunakan chipset VGA dari intel juga bermasalah, tidak bisa login.

    Tetapi ketika saya coba di Acer Ferari yang VGA-nya ATI Radeon berjalan normal. Saya belum eksplore lebih jauh, hanya coba-coba saja.

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 13.0.758.0 | Ubuntu 11.04

    @Die, wah, kirain saya semua VGA Intel oke-oke aja (alias sudah support dengan aplikasi Linux Ubuntu). Ternyata nggak juga ya Pak.

    [Balas]

  19. Cahya
    Firefox 4.0 | GNU/Linux

    Kalau saya dulu pas menggunakan Mandriva dulu sering masalah dengan VGA Sis, mungkin itu di-era tahun 2005/2006. Tapi openSUSE dan Ubuntu saya malah tidak menemukan masalah :).

    Kalau mau open source, mungkin Intel memang yang paling ramah saat ini :D.

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 13.0.755.0 | Ubuntu 11.04

    @Cahya, yups. VGA Intel memang lebih ramah untuk ‘open source’. Ternyata mas Cahya udah cukup lama juga ya menjajal Linux. Kalau saya baru kurang lebih setahunan. Itu pun baru Ubuntu saja yang saya coba.

    [Balas]

    Cahya
    Opera 11.10 | Windows Vista

    @iskandaria, ha ha…, itu karena kampus pakai Linux zaman itu, tapi kemudian setahun setelahnya, pas beli notebook baru sudah terpasang Winwdows Vista, jadinya vakum jadi pengguna Linux :).

    [Balas]

    Die
    Firefox 4.0.1 | Windows 7 x64 Edition

    @Cahya, Saya justru menemukan masalah dilaptop saya yang VGA-nya Intel, entah dimana masalah sebenarnya, saya sendiri masih belum menjelajahi lebih jauh :(

    [Balas]

    Cahya
    Firefox 4.0.1 | GNU/Linux

    @Die, memangnya dari jenis VGA Intel seri apa? Siapa tahu saat ini sudah didukung :).

    [Balas]

  20. JhezeR
    Opera Mini 6.0.24096 | Unknown

    Oia,mas..Kayaknya di tampilan mobile blog ini, form kuisnya kok gak muncul yah? Jdinya gak bisa kasih komen “sory lah yaw….”

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 13.0.755.0 | Ubuntu 11.04

    @JhezeR, lah, ini komennya muncul kok.

    [Balas]

  21. JhezeR
    Opera Mini 6.0.24096 | Unknown

    Saya malah blum coba si natty mas,mw donlot koneksi parah,mw mesan cd udah gak disedian.
    alhamdulilah yg saya coba ubuntu dri gutsy ampe maverick gak ada masalah ama display.

    [Balas]

    Cahya
    Firefox 4.0 | GNU/Linux

    @JhezeR, CD-nya – kalau mau – ada yang menyediakan/menjual di Internet, seperti misalnya toko.baliwae.com.

    [Balas]

  22. Zahra
    Firefox 4.0.1 | Windows XP

    Kerjaan abangku nich..aku ga ngerti, nyimak ajah ya bang..

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 13.0.755.0 | Ubuntu 11.04

    @Zahra, silakan non. Gak pengen nyobain Linux yach? Linux asyik kok. Lebih bebas untuk dikustomisasi, lebih aman dari ancaman virus, serta lebih ringan+stabil.

    [Balas]

    Jeprie
    Google Chrome 11.0.696.60 | Windows 7

    @iskandaria, Pendapat yang subyektif. :)
    Lebih aman dari virus karena penggunanya lebih sedikit. Pembuat virus lebih memilih Windows yang pasarnya lebih besar.

    Windows tanpa banyak aplikasi juga ringan dan stabil.

    Tidak semua orang butuh kustomisasi, misalnya saya. Wallpaper saja masih yang default.

    Windows juga asyik.

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 13.0.755.0 | Ubuntu 11.04

    @Jeprie, ya. Saya kan nggak bilang bahwa Linux lebih asyik daripada Windows. Saya cuma bilang Linux asyik. Lebih amannya karena memang saya belum pernah mendengar ada serangan virus, worm, maupun trojan di sistem operasi Linux. Bukan cuma karena belum ada pembuat virus untuknya, tapi juga karena sistemnya yang memang dirancang agar tidak mudah dihack dengan program pembuat virus. Jika dibandingkan dengan sistem registry Windows, sistem root di Linux (menurut saya) lebih aman dan lebih sulit untuk dihack oleh program virus.

    Tanpa banyak aplikasi, Windows memang ringan. Tapi mari kita membandingkan dengan kondisi sama-sama banyak aplikasi terinstall. Itu baru lebih objektif. Pengalaman saya mencoba Linux selama setahun lebih, dalam kondisi sama-sama banyak terinstall aplikasi yang berat/besar size-nya, Linux ternyata lebih ringan dan lebih stabil kok. Jadi saya bicara berdasarkan pengalaman pribadi saja. Bukan karena termakan opini orang lain. Saya memang sudah membuktikan sendiri klaim/opini tersebut.

    Linux jarang atau hampir tidak pernah mengalami hang/crash (katakanlah not responding), walaupun kita banyak membuka aplikasi yang berat.

    Masalah kustomisasi, ya… memang tidak semua orang membutuhkannya. Namun mari kita gunakan logika berpikir yang lain. Bahwa untuk masalah utak-atik tampilan, saya harus jujur mengakui bahwa Linux lebih memberi keleluasaan. Ini juga berdasarkan pengalaman pribadi saya selama menggunakan Linux (khususnya Ubuntu).

    Di sisi lain, Windows memang lebih sedikit memberi ruang untuk kita berkreasi mengubah/mengutak-atik tampilan maupun bentuk kustomisasi lainnya.

    Bagi yang pernah menggunakan Linux pasti merasakan hal ini.

    [Balas]

    Jeprie
    Google Chrome 11.0.696.60 | Windows 7

    @iskandaria, Akhirnya memang akan kembali ke masalah kebutuhan individu.

    Di komunitas desainer juga banyak yang ngomong harus pake Mac. Padahal, saya sudah lihat beberapa polling, salah satunya dari Adobe, ternyata faktanya lebih banyak pengguna Windows.

    Saya sendiri, penggunaan komputer saat ini hanya terbatas pada browser, Photoshop (dan beberapa software desain dari Adobe), dan media player (Winamp). Tidak banyak aktivitas di luar itu. Apalagi main-main registry. Segini dirasa cukup.

    Saya lebih memilih Windows karena sudah merasa lebih nyaman. Berganti ke Mac atau Linux berarti harus belajar interface baru yang pastinya akan membutuhkan waktu.

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 13.0.758.0 | Ubuntu 11.04

    @Jeprie, saya rasa tidak ada masalah jika kita sudah merasa nyaman dengan Windows. Apalagi Windows 7 kabarnya lebih aman dari virus (daripada Windows XP). Saya sendiri sampai saat ini juga masih menggunakan Windows kok (khususnya XP). Di laptop saya terinstall 2 buah sistem operasi yang bisa dipilih ketika booting. Keduanya masih saya gunakan secara bergantian.

    Untuk browsing Internet, membaca file PDF, word dan memutar MP3/video, saya lebih sering menggunakan Linux. Sedangkan Windows (XP) saya gunakan untuk hal-hal lain di luar itu, terutama untuk belajar pemrograman yang saya peroleh di bangku kuliah saat ini. Maklum, bahasa dan tools pemrograman di kampus saya masih banyak yang berbasiskan Windows :)

    Bahkan saya pernah coba membuat beberapa virus/worm sederhana, yang ternyata sangat mudah untuk merusak sistem Windows dan tidak terdeteksi oleh sebuah antivirus ternama dunia :) Sekedar ujicoba/pembelajaran saja dan itu pun saya lakukan di komputer sendiri.

    Oya, Photoshop juga cukup sering saya gunakan di Windows, terutama untuk menampung hasil capture.

    Soal Mac, saya dengar tampilan gafisnya sangat menawan. Mungkin karena itulah ia lebih direkomendasikan untuk yang suka berkutat dengan desain grafis atau multimedia.

    Pada akhirnya memang kembali ke masalah kebutuhan per individu saja.

    [Balas]

    pagah
    Firefox 3.6.23 | Windows 7

    iskandaria, kasih contoh virus/worm sederhana dooonk,n ajarin juga maksud dari syntax”x

    [Balas]

    Jeprie
    Google Chrome 11.0.696.60 | Windows 7

    @iskandaria, Posisi komentar balasan ini tidak menjorok ya. Padahal yang dua level sebelumnya menjorok. Apa tidak akan membingungkan?

    [Balas]

    iskandaria
    Chromium 13.0.758.0 | Ubuntu 11.04

    @Jeprie, oh iya. Ada settingan CSS yang saya edit beberapa waktu lalu. Ternyata menyebabkan tampilan komentar pada level yang sama tidak terlihat beda. Nanti saya coba ubah.

    [Balas]

lompat ke kotak komentar ⇑

Blogroll :