Cara Berlangganan Update Chromium via PPA di Ubuntu
Ada sebagian di antara rekan saya merasa sedikit heran. Katanya, kok versi browser Chrome/Chromium yang saya gunakan selalu ‘up to date’. Di saat yang lain mayoritas masih menggunakan versi 11x, saya sudah memakai yang versi 13x.
Bagi Anda yang sering mengecek versi peramban/browser Chromium yang biasa saya gunakan ketika berkomentar, Anda pasti hafal, bahwa saya hampir selalu menggunakan Chromium 13x (misalnya 13.0.766.0 atau 13.0.770.0)

Pada sistem operasi Linux Ubuntu, versi stabil atau versi ‘default’ Chromium yang terpasang yaitu versi 11x (terutama 11.0.696.68). Pun begitu jika di sistem operasi Windows, terutama turunannya yang bernama Google Chrome. Versi stabil Google Chrome pada saat tulisan ini saya posting yaitu versi 11.0.696.68.
Di Windows, sebenarnya Anda bisa mengunduh Chrome versi ‘developer’ (yang biasanya lebih ‘up to date’ daripada versi stabilnya). Jelas saja, soalnya versi tersebut ditujukan bagi para pengembang. Karena itu pulalah, versi developer selalu dalam kondisi beta. Termasuk versi ‘unstable’ juga.
Saat masih sering menggunakan Windows untuk browsing Internet, saya terbiasa menggunakan Chromium sebagai browser utama. Cukup sering pula saya memperbarui Chromium yang saya gunakan tersebut (melalui situs resmi yang merilis update hariannya).
Nah, belakangan ini saya lebih sering menggunakan Linux Ubuntu untuk urusan browsing Internet. Hal itu berhubung tampilan resolusi layar monitor laptop saya yang sudah ‘sembuh’ (usai berhasil mempraktekkan cara install driver VGA Sis Ubuntu 11.04). Jadinya, tampilan Ubuntu saya sudah sangat enak untuk dilihat. Tidak membesar lagi seperti sebelumnya :)
Oke. Kita lanjut.
Lalu bagaimana cara berlangganan update Chromium browser di Ubuntu?
- Pertama, Anda harus berlangganan paket ‘repository’-nya dulu melalui PPA (saluran resmi penyedia paket update software untuk Ubuntu). Caranya, ketikkan (‘copy-paste’) perintah di bawah ini pada terminal dan kemudian tekan enter.
sudo apt-add-repository ppa:chromium-daily/ppa
Lalu isi password Ubuntu Anda dan tekan enter lagi.

Tunggulah proses pengunduhan paket ‘repository’-nya sampai tuntas (hingga muncul karakter ~$).
- Kedua, ketikkan perintah berikut untuk memperoleh pembaruan berkas instalasi semua paket untuk Ubuntu Anda (termasuk paket Chromium terbaru).
sudo apt-get update
Setelah itu tekan enter dan tunggulah beberapa saat hingga proses pengunduhan selesai tereksekusi secara sempurna.
- Ketiga, saatnya memasang Chromium terbaru dari berkas instalasi yang telah kita unduh/download pada langkah sebelumnya. Cukup ketikkan sebaris perintah berikut ini.
sudo apt-get install chromium-browser
Tunggulah proses pemasangannya hingga tuntas (sampai muncul karakter ~$). Lalu coba buka Chromium yang telah berhasil Anda pasang tersebut (via menu Application > Internet jika menggunakan dekstop klasik atau via menu ‘Internet Apps’ di bagian paling atas dekstop Unity).
Catatan:
Jika Anda tertarik berlangganan update Chromium dengan langkah di atas dan versi Chromium yang Anda gunakan saat ini adalah versi 11x (11.0.696.68), sebaiknya ‘remove’ atau ‘uninstall’ dulu versi tersebut (via Ubuntu Software Center).
Bagaimana Anda bisa tahu jika ada update Chromium terbaru?
Jika Anda telah melakukan 3 proses di atas untuk berlangganan, maka setiap ada rilis terbaru Chromium, paket unduhannya bisa Anda lihat di menu ‘Update Manager’.
Silakan cek/buka secara berkala menu ‘Update Manager’ ketika Anda sedang terkoneksi dengan jaringan Internet. Klik dulu tombol pada menu ‘Update Manager’ untuk memperbarui ‘cache‘ paket ‘repository’ Ubuntu Anda. Lalu paket unduhan Chromium terbaru pun siap untuk Anda unduh dan pasang.
Contohnya bisa dilihat pada ‘screenshot’ berikut.

Silakan klik tombol untuk mulai melakukan pengunduhan paket Chromium terbaru. Jika Anda merasa tidak perlu, abaikan saja dengan menghilangkan tanda centang pada beberapa paket Chromium. Biasanya berkisar antara 3 hingga 6 paket.
Anda bisa mendahulukan untuk mengunduh paket lain yang menurut Anda lebih penting. So, pilihan ada di tangan Anda.
Apa yang yang terjadi ketika Anda memperbarui Chromium-browser dengan cara ini?
Perhatikan gambar berikut.

Silakan Anda simpulkan sendiri dari gambaran proses di atas.
Catatan
Berlangganan update Chromium bukan berarti bahwa Anda wajib mengunduh & memasang setiap ada rilis terbarunya. Anda bisa abaikan jika kondisi koneksi Internet Anda kurang mendukung atau sedang fakir bandwidth :)
Jika Anda mengabaikan salah satu paket rilis terbaru, maka jika ada paket rilis selanjutnya, ia akan menimpa paket rilis sebelumnya yang Anda abaikan tersebut.
Manfaat berlangganan update Chromium sebenarnya untuk mempermudah Anda dalam memperoleh unduhan paket terbaru saja. Jadi, peramban/browser Chromium yang Anda gunakan bisa lebih ‘up to date’.
Di sisi lain, tentu saja Chromium yang Anda peroleh melalui cara ini selalu dalam versi beta. Kadang saya menemukan ‘bug’ pada beberapa versi rilis via PPA ini. Namun belakangan ini sudah sangat jarang terjadi.
Selamat mencoba dan abaikan saja jika Anda bukan pengguna Chromium ;)
Tautan Cepat »» Beri Komentar | Baca Ulang Posting
Baca Komentar | Daftar Posting Terbaru
Tambah KafeGue di Facebook
Ikuti KafeGue di Twitter
Menu Lainnya »» Atas » Beranda » Arsip » Profil » Kontak » Bawah
Langganan KafeGue.com melalui Email
Langganan melalui Pembaca RSS



WordPress 3.2.1
[...] ini khusus untuk pengguna web browser (peramban) Google Chrome. Termasuk Chromium. Namun jika Anda bukan pengguna browser tersebut, Anda bisa menggunakan cara manual (yang tentu [...]
Chromium 15.0.848.0 | Ubuntu 11.04
Mantap browsernya mas,sekalian coba di Ubuntu 11.04 hehehehe…sukses dan lancar jaya
Midori 0.4 | Mac OS X
D3NYC4HYOE, wah, semoga betah ya mas pakai Chromiumnya :)
WordPress 3.1.2
[...] dengar browser/peramban yang bernama Chromium? Itu adalah ‘bapaknya’ google chrome. Artinya, Google Chrome itu turunan [...]
Firefox 4.0.1 | Windows XP
ane gak paham ubuntu mas, btw makasih pencerahannya
WordPress 3.1.2
[...] Anda belum memasang aplikasi ini pada Ubuntu Anda, silakan unduh (download) dulu melalui halaman [...]
Firefox 4.0.1 | Windows 7
thanks yach tutorialnya, tapi chrome saya kok sering bermasalah ya ???
Chromium 13.0.770.0 | Ubuntu 11.04
@Peluang Usaha, contoh masalahnya kayak gimana ya mas kalo saya boleh tau?
Firefox 4.0.1 | GNU/Linux
Mas Is, saya kapok pakai daily, kemarin di openSUSE ada satu daily yang nge-bug, akhirnya Chromium tewas selamanya dengan sukses:D.
Akhirnya saya memutuskan pakai versi stabil saja di Ubuntu.
Chromium 13.0.770.0 | Ubuntu 11.04
@Cahya, kadang memang suka ‘nge-bug’ mas. Saya beberapa kali juga menjumpainya. Misalnya saja nggak bisa dibuka (‘cannot open’), nggak ada tampilan ‘status-bar’, menu ‘minimize’ yang nggak bisa diklik, dan sebagainya. Kalau menjumpai bug-bug semacam itu, biasanya saya akan sabar menunggu paket rilis berikutnya (yang pasti akan menambal/memperbaiki bug tersebut). Toh, biasanya rilis berikutnya nggak akan lama kok. Paling lama 2 hari kemudian :D
Firefox 4.0.1 | GNU/Linux
@iskandaria, he he…, kayanya dia membuat bug permanen :D. Nanti-lah saya lihat kalau buka laptop lagi :).
Firefox 4.0.1 | Windows XP
Wah.. ga mudeng aku mas.. ckckkck ^^
Google Chrome 11.0.696.68 | Windows 7
saya lebih suka google chrome mas.
Chromium 13.0.770.0 | Ubuntu 11.04
@Guusn, hehehe. Antara Chrome dan Chromium sebenernya hampir nggak ada bedanya, kecuali dari logo (kalau dilihat sekilas aja). Namun yang jelas, Chromium lebih up to date karena ia merupakan kode sumber dalam pembuatan Google Chrome.
Konqueror 4.6 | openSUSE
Untuk peramban Google Chrome saya lebih suka menggunakan versi ‘stable’ Mas Is, itupun jika ada koneksi yang mumpuni–ukuran berkas yang akan diunduh lumayan mencekik jatah lebar pita/’bandwidth‘.
Saya suka saja menggunakan peramban yang satu ini jika peramban firefox sering ‘crash’. Ah ya, masih ada alternatif lain, menggunakan Konqueror di KDE. :D
Chromium 13.0.770.0 | Ubuntu 11.04
@agung, pantesan belakangan ini saya lebih sering melihat mas Agung menggunakan Konqueror..he..he. Jadi pengen juga nyoba Konqueror. Oya, apakah peramban Konqueror menyediakan pengaya/ekstensi untuk dipasangin? Soalnya saya sudah terbiasa memanfaatkan pengaya pada peramban yang saya gunakan.
Mozilla Compatible | Unknown
@Mas Iskandaria, di peramban Konqueror sudah tersedia beberapa Extensions meski tidak selengkap peramban modern lainnya. Cukup untuk berselancar lah. :D
Firefox 4.0.1 | GNU/Linux
@agung, hayoo, diapain si rubah api-nya sampai sering crash :lol:.
Mozilla Compatible | Unknown
@Mas Cahya, kemarin hanya mengupdate dan menambah beberapa pengaya saja, kemudian agak sering mengalami ‘crash’. Ah ya, kenapa di versi 4.0.1 flash player saya kok bermasalah ya? Ndak bisa streaming radio di jogjastreamers[dot]com & dan tidak bisa melihat video di youtube.
Chromium 10.0.648.82 | GNU/Linux
@agung, apa bukan karena menggunakan repositori yang saling bertabrakan? Coba semuanya dialihkan ke repositori Mozilla atau dilepas dari situ sama sekali.
Safari 4.0.4 | Mac OS X 10.6.1
@Cahya, maksudnya bertabrakan dengan repository selain dari repo Mozilla atau repo yang lain? Sepertinya tidak. Sekarang sudah tidak ‘crash’ lagi, sepertinya pengaruh dari beberapa pengaya yang saya tambahkan karena dengan menonaktifkan beberapa pengaya itu sudah normal kembali, cuma flash player masih belum bisa jalan. :(
Firefox 4.0.1 | GNU/Linux
@agung, ya, kadang satu diambil dari repo Mozilla dan yang lain dari OSS atau SUSE Update, jadinya tidak pas gitu.
Flash player juga rasanya ada dua, yang dari Adobe satu dan ada yang lain sepertinya – tapi saya tidak pernah menggunakannya.
Google Chrome 11.0.696.68 | Windows XP
Berarti yang di pakai versi beta mas?
Wah berasa jadi developer donk?he..
Chromium 13.0.770.0 | Ubuntu 11.04
@Adi Wibowo, yups mas. Berasa banget..xixixi