Campur Aduk Penggunaan Kata “Aku” dan “Saya” di Dalam Posting Blog

webhosting Indonesia

Beberapa kali saya menemukan tulisan di blog yang mengandung kata “aku” dan “saya” sekaligus (alias campur aduk). Tentu saja ini sebuah ketidakkonsistenan. Kalau memang ingin menggunakan kata “aku”, ya pertahankan saja kata tersebut untuk menyebut diri Anda di hadapan pembaca. Kalau dicampur dengan penggunaan kata “saya”, bukankah akan menjadi aneh?

Begitu pula sebaliknya. Mungkin hal ini tampak sepele. Tapi saya pikir, hal ini tetap penting kita perhatikan sebagai penulis. Kalau Anda memang lebih merasa nyaman menggunakan kata “aku”, gunakan saja secara konsisten. Begitu pula jika Anda merasa lebih nyaman menggunakan kata “saya”. Terkecuali kalau Anda ingin menulis puisi. Pada kondisi tersebut, tentu saja kata “aku” akan terasa lebih pas dan lebih terkesan personal dibandingkan dengan kata “saya”.

Saya sendiri (selaku penulis/pemilik blog ini) lebih nyaman menggunakan kata “saya” untuk menyebut diri ini di hadapan pembaca. Selain terdengar lebih universal, kata “saya” juga lebih mudah masuk ke berbagai kalangan (latar belakang) pembaca. Jadi, lebih fleksibel sifatnya. Namun bukan berarti kata “aku” itu kurang baik.

Setahu saya, kalangan penulis yang berlatar belakang etnis tertentu biasanya lebih senang atau lebih merasa nyaman menggunakan kata “aku”. Misalnya saja mereka yang berlatar etnis Jawa dan Batak. Tidak ada yang salah dari kebiasaan tersebut. Jika itu terbawa ke bahasa tulisan pun, saya sangat memakluminya. Yang saya permasalahkan di sini cuma ketidakkonsistenan penggunaan kata ganti orang pertama di dalam satu posting atau satu tulisan.

Jadi, mulailah berusaha konsisten. Tak perlu merasa sungkan menggunakan kata “aku” sehingga menyebabkan Anda mencampur-adukkannya dengan kata “saya” di dalam satu tulisan/postingan yang sama. Termasuk di dalam blog yang sama.

Ada komentar soal ini? Anda sendiri lebih nyaman menggunakan kata apa untuk menyebut diri Anda di hadapan pembaca?

Aku dan Saya

di Dalam Posting Blog

Aku? Saya? Aku?

aku

Maaf, karena alasan tertentu, kotak komentar ditutup!

  1. Antyo
    Safari 5.1.3 | Mac OS X 10.7.3

    Bergantung kebutuhan, tepatnya tulisan ditujukan kepada siapa. Kepada kalangan yang kita biasa “ber-aku” atau kepada kaum yang kita selalu “ber-saya”.
    Konsistensi tentu perlu. :)
    Tapi kalau kasusnya adalah kutipan langsung, maka aku dan saya dalam sebuah teks bisa saja hadir bersamaan.

    Aku katakan kepada Pak Guru, “Saya lupa kalau hari ini ulangan, Pak.”

    iskandaria
    Chromium 17.0.963.79 | Ubuntu 11.10

    Antyo, nah, kalau kasusnya berupa kalimat itu, saya setuju Paman :)

  2. Tebak ini Siapa!
    Firefox 10.0.2 | Mac OS X 10.6

    Nice posting mas…
    Kalau aku lebih suka aku, hehehe.
    Tapi kadang suka campur pake gue :p
    Tapi jarang sih hihi~

  3. mesin pertanian
    Firefox 3.6.25 | Windows 7

    benar mas saya sering mencampur adukkan dua kata tersebut

  4. yang penting share
    Firefox 6.0 | Windows XP

    saya malah sering campur ama gue,aku,saya,dan sebagainya bang wkkwkw,gak konsisten saya :D

  5. system of blog
    Google Chrome 17.0.963.56 | Windows 7

    Wah Ini Nih, Saya Sering Begitu kalau nulis postingan, soalx biasax kata aku cocok untuk kalimat pertama dan kalimat kedua kayakx gak cocok jadi pake saya aja, hemmm, ok deh lumayan nih buat referensi saya Lagi

  6. Dadang Herdiana
    Firefox 10.0.2 | Windows 7

    Saya kadang campuran mas, suka kelupaan.
    terus kalau panggilan untuk orang lain kadang Kalian, kamu, ataupun anda .. hehe :D

    iskandaria
    Google Chrome 17.0.963.46 | GNU/Linux

    Dadang Herdiana, hahaha. Tergantung mood ya kalau gitu.

  7. Izandi
    Firefox 10.0 | Windows XP

    Saya lebih banyak menggunakan kata ‘saya’ kadang – kadang juga ‘kami’.

    iskandaria
    Firefox 10.0.2 | Ubuntu

    Izandi, kalau kami lebih tepat untuk mewakili sebuah institusi atau organisasi. Kami mencermikan jamak (bukan individu).

  8. tomi
    Google Chrome 11.0.696.65 | GNU/Linux

    saya kalau komentar pake kata ‘saya’.. tp kalau di postingan seringnya pake ‘aku’ mas

  9. Asop
    Firefox 9.0.1 | Mac OS X 10.5

    Hihihii, saya dulu waktu masih awal ngeblog pernah dalam satu posting-an memakai lebih dari satu kata ganti. Aku, gue, dan saya pernah saya pakai. :lol:

    Ah, jadi teringat tulisan2 terdahulu saya… masih labil. :lol:

    iskandaria
    Google Chrome 17.0.963.46 | GNU/Linux

    Asop, wah, ternyata ada yang lebih parah…wkwkwk

  10. agung patria
    Google Chrome 17.0.963.56 | Windows 7

    Menurut saya sih gak masalah, saya atau aku terserah pada penulisnya. Semua orang menuliskan apa yang ada dalam pikirannya, kalaupun menurut orang lain hal itu kurang baik, biarlah waktu yang akan membentuk tulisannya. Ada rasa kebahagiaan luar biasa ketika orang bisa menulis di blog pribadinya.

  11. Muhammad Abduh
    Google Chrome 16.0.912.77 | Windows XP

    Menarik.

    Kalau saya sendiri terbiasa menggunakan kata ‘saya’ sebagai kata ganti orang pertama. Seperti kata mas Iskandaria, terkesan lebih universal dan bisa diterima oleh banyak segmen pembaca.

  12. Cahya
    Opera 11.61 | GNU/Linux

    Saya sih tidak masalah, itu menunjukkan juga unsur emosi dan pribadi seorang penulis, selama bukan untuk tujuan legal formal – maka kata ganti yang bercampur aduk tidaklah masalah.

    Baik penggunaan kata “aku” dan “saya”, masing-masing memiliki kekuatannya tersendiri dalam penulisan blog :).

    iskandaria
    Firefox 10.0.1 | Ubuntu

    Cahya, sebenarnya saya juga tidak terlalu bermasalah, selain merasa aneh saja :) Namun menurut saya, campur aduk begitu bisa merusak irama tulisan.

  13. zholieh
    Firefox 11.0 | Windows 7

    Kalo penggunaan “saya” biasanya memang lebih baku, tapi “aku” lebih untuk mengakrabkan [itu kalo menurutku].
    Saya sendiri masih kurang konsisten dalam penggunaan kata aku dan saya, tergantung sedang membahas masalah saya dan berkomentar dengan siapa. Lebih flexibel penggunaannya menurutku :)

    iskandaria
    Google Chrome 17.0.963.46 | GNU/Linux

    zholieh, makasih sudah memberi contoh nyata tentang inkonsistensi tersebut mas :)

  14. Mas Jamal
    Google Chrome 16.0.912.75 | Windows 7

    Terkadang malah ada juga yang mencampur adukkan dengan bahasa gaul. Ex: Gue, me..

  15. nique
    Firefox 10.0.1 | Windows 7

    saya berasal dari tanah Sumatera, tapi saya biasa berSAYA-ria dalam postingan2 saya. Dan saya termasuk yang terkadang tidak konsisten antara SAYA dan AKU :D

    *MALU*

  16. amdhas
    Firefox 10.0.1 | Windows XP

    Masalah komunikasi. Menurut ane sih sama aja mas IS tergantung dari penyampaian, mungkin klo “aku” untuk yang bersifat komunikasi secara khusus namun itu sih tergantung penggunaaannya. Klo “saya” mungkin secara global.

    iskandaria
    Google Chrome 17.0.963.46 | GNU/Linux

    amdhas, kalau masalah itu sih memang tergantung situasi saja bang. Kalau di situs jejaring sosial, saya biasa pakai kata ‘aku’ untuk berkomunikasi dengan teman-teman (kenalan) yang sudah akrab dengan saya di dunia nyata. Nah, kalau kasusnya di postingan blog, tentu saja saya harus menyesuaikan diri, sebab target pembaca blog saya adalah mereka yang dari berbagai latar belakang dan lebih banyak yang saya tidak kenal.

  17. Darin
    Google Chrome 17.0.963.46 | Windows 7

    Hmm, apa memang ada yang begitu mas? Kalau ada berarti ya aneh sekali..
    Kalau saya malah lebih suka menggunakan kata ‘kita’, jadi rasanya lebih nyambung ngobrol sama pembaca :D Tapi paling sering ya pakai ‘saya’.

    Btw, menurut penerawangan saya, kalau ‘aku’ biasanya dipakai oleh penulis diluar umur produktif yah kalau ditafsirkan dengan rumus: x < 20 – 40 < y. x dan y itu yang sering pake mas :D #ngasal

    iskandaria
    Google Chrome 17.0.963.46 | GNU/Linux

    Darin, memang ada kok mas. Tapi saya gak enak nyebutin blognya. Yang jelas sebagian saya temukan pada blog teman-teman yang sudah saya kenal :) Oh, kalau dari rumus tersebut, berarti kata ‘aku’ lebih sering digunakan oleh mereka yang berusia kurang dari 20 dan di atas 40 (kalau saya nggak salah).

  18. jarwadi
    Google Chrome 17.0.963.46 | Windows 7

    ngga apa apa mas, misalnya bercerita melalui sudut pandang “saya”, kemudian mengutip dialog/percakapan yang berisi kata “aku”,”kamu”, “lu”, “gue”

    iskandaria
    Google Chrome 17.0.963.46 | GNU/Linux

    jarwadi, kalau itu sih jelas nggak masalah mas. Kan yang saya maksudkan hanyalah pada penyebutan kata ganti orang pertama (alias diri kita sendiri) ^^

  19. Ipras
    Google Chrome 17.0.963.46 | Windows 7

    Kalau di blog, lebih nyaman menggunakan “Saya”, tapi kalau di social network, saya lebih menyesuaikan dengan suasana kontennya saja, tapi tetep seperti yang Mas Is sampaikan: Konsisten :)

  20. farizalfa
    Opera Mini 6.5.26955 | J2ME/MIDP Device

    Awalnya memang ragu sih untuk memakai kata “saya” atau “aku” serta kata “kamu” dan “anda” . Setelah baca tulisan ini, saya akan lebih konsisten dalam menulis.

  21. febriosw
    Firefox 9.0.1 | Windows XP

    Sy nyaman menggunakan kata ‘saya’! Lebih mudah masuk ke berbagai situasi dan strata. Mas Is nemu tulisan tidak konsisten terkait kata aku dan saya di blog sy tidak?

  22. dHaNy
    Firefox 9.0.1 | Windows 7

    Iya mas, lucu juga kalau dalam satu artikel ada dua kata ganti orang pertama Aku dan Saya.. Masih plin plan dan kurang konsisten… Agak malu menulis aku, padahal waktu ngetik tetep kebawa nulis aku..
    Kalau saya dari awal memang sudah nyaman menggunakan kata saya…

  23. aming
    Firefox 9.0.1 | Windows XP

    kalau kata “AKU” terkesan kaku untuk saya pribadi..
    jadi saya lebih nyaman dengan kata ganti “SAYA”

  24. Endy
    Google Chrome 16.0.912.77 | Windows 7

    konten yang sederhana tapi menarik mas Iskandar:)

    kedepannya saya mungkin akan lebih menggunakan kata “aku”. Penggunaan kata “saya” terkesan membuat pembaca lebih memahami dan membayangkan letak penulis dalam tulisannya..
    Kalau “aku” sendiri biasanya mungkin berupa puisi atau berupa ungkapan-ungkapan..

  25. Jeprie
    Google Chrome 16.0.912.77 | Windows 7

    Aku lebih suka pakai “Saya” :)

    Tapi kadang saya menggantinya dengan “Aku”

  26. Kaget
    Firefox 10.0 | Ubuntu

    Termasuk saya yang sering lolos menggunakan ‘Aku’ dan ‘saya’ dalam penulisan. soalnya sering terbawa lingkungan, maklumlah suku jawa tinggal di medan yang kedua-duanya menggunakan ‘Aku’ dalam bahasa sehari-hari. Memang benar, terkadang sesudah publish baru menyadari “bahasa yang janggal”, begitupun belakangan saya sering koreksi, antara dua pilihan ‘Aku’ atau ‘saya’.

    Eh, tapi kayaknya kalau komen lebih enak menggunakan ‘saya’ (bener kan,… saya ngga komitmen) :D

  27. Agus Siswoyo
    Google Chrome 16.0.912.77 | Windows XP

    Saat sedang menulis artikel, seorang blogger mendapatkan kenyamanan diri dalam dunia ciptaannya sendiri. Hal inilah yang sering menyebabkan blogger lupa tata aturan penulisan bahasa yang tepat. Kadang pakai ‘aku’ kadang pakai ‘saya’.

    Sepanjang artikel tersebut untuk tujuan curhat, saya pikir nggak masalah. Yang jadi persoalan adalah manakala artikel tersebut mewakili opini sebuah institusi atau lembaga dan menyangkut kebijakan publik.

    Menilai karakter orang (plin-plan, nggak konsisten, atau apalah…) dari penggunaan ‘aku’ dan ‘saya’ nggak sepenuhnya valid. Karakter manusia memiliki grafik up and down, bukan? :)

    iskandaria
    Google Chrome 17.0.963.46 | GNU/Linux

    Agus Siswoyo, kalau mewakili sebuah institusi atau lembaga, kata yang paling tepat menurut saya yaitu “kami”. Soal plin-plan atau nggak konsisten, mungkin istilah yang saya beri kurang tepat ya. Tapi kalau dalam satu tulisan aja masih nggak bisa konsisten, apa namanya bukan plin-plan ya. Kecuali kalau kondisinya ketika menulis komentar atau berkomunikasi dengan orang yang sudah dirasa akrab. Maka menggunakan kata ‘aku’ dalam kondisi tersebut bukanlah tergolong plin-plan atau nggak konsisten, walaupun di tulisan/artikel blog, dia biasa pakai kata “saya”.

    Kalau begitu kondisinya sih namanya fleksibel atau menyesuaikan diri dalam berkomunikasi saja.

  28. dhenycahyoe
    Google Chrome 16.0.912.77 | Windows XP

    Aku dan Saya?? heemmm memang sama sih dalam pengartiannya, tetapi penggunaan Aku atau Saya itu tergantung pada situasi, misal dalam penulisan makalah, gak mungkin kan kalau harus menggukanan kata AKU…,yang terpenting harus ada penyesuaian, lihat sikon dan kondisi…. :)

  29. Bambang
    Firefox 3.6.26 | Windows 7

    Kalo yg sesuai KBBI aku atau saya mas?

  30. die
    Google Chrome 17.0.963.46 | Windows 7

    Sering campur aduk, ada kalanya menggunakan aku, kemudian saya. Akhir-akhir ini sudah mencoba membedakanya, tetapi masih sangat tergantung dengan isi postingan.

  31. Lutfi
    Firefox 9.0.1 | Windows XP

    saya lebih suka menggunakan kata “saya” daripada “aku” ntah kenapa, enak didenger dan dibaca aja :)
    btw keren themenya ;)

  32. Deny Arya Wiranata
    Firefox 10.0.1 | Windows XP

    Saya pernah membaca tulisan ini kang, dan memang tentu saja penggunaan kata ganti orang pertama ini harus diperhatikan. Untuk saya pun lebih suka dan cenderung menggunakan kata saya karena bersifat lebih hormat mengingat saya sendiri umurnya masih dianggap memasuki ABG.

  33. agung
    Google Chrome 18.0.972.0 | openSUSE

    Untuk sebuah tulisan saya rasa lebih tepat menggunakan kata “saya”. Dalam percakapan sehari-hari pun, misalkan dengan rekan kerja, jika kita belum kenal satu sama lain penggunaan kata “saya” lebih pas. :)

Blogroll :