4 Jenis Motif Bertanya yang Sering Terjadi pada Komentar Blog
Makin bertambahnya jam terbang di dunia maya (terutama dunia blogging) membuat saya makin peka terhadap berbagai motif pertanyaan, terutama yang muncul pada kolom komentar. Mulai dari yang bertanya karena memang tidak tahu, karena masih ragu, karena ingin berdiskusi (bertukar pendapat/opini), dan bahkan sekadar ingin mengetes.
Saya akan sedikit membahas masing-masing motif bertanya tersebut.
- Bertanya karena memang tidak tahu.
Sudah jelas motifnya karena ingin memperoleh pencerahan atas ketidaktahuan pada suatu hal. Biasanya tipe pertanyaan begini muncul karena sang penanya memang masih awam terkait materi pertanyaan yang diajukan.
- Bertanya karena masih ragu.
Model kedua ini umumnya sudah punya sedikit pengetahuan/pemahaman terhadap materi pertanyaan yang diajukan. Namun ia masih butuh penegasan dari orang lain (yang ditanya). Dengan bertanya, ia berharap bisa memperoleh kejelasan lebih lanjut dan memantapkan pemahaman/pengetahuannya. Termasuk memperkuat keyakinannya akan suatu hal.
- Bertanya karena ingin berdiskusi.
Jenis ketiga ini bertanya karena ingin memperoleh opini dari orang lain (yang ditanya) terkait topik tertentu. Kadang juga ingin lebih memantapkan pemahamannya akan sesuatu. Kadang pula sekadar ingin memperjelas permasalahan pada suatu topik. Bisa pula demi mempertajam/memperdalam poin-poin penting dari sebuah topik.
- Bertanya karena sekadar ingin mengetes.
Nah, model yang terakhir ini umumnya sudah punya pengetahuan dan pemahaman yang cukup mumpuni terkait topik yang ia tanyakan. Ia sebenarnya bukan tidak tahu atau tidak mengerti. Bukan pula ingin berdiskusi atau mempertajam pokok permasalahan. Lalu apa?
Seringkali justru hanya ingin mengetes/menjajal seberapa jauh pengetahuan atau pemahaman orang yang ia tanyai. Kalau ternyata yang ditanya menunjukkan ketidaktahuan atau dianggap ‘ngawur’, biasanya di benak sang penanya akan muncul pikiran sinis. Misalnya,
Ah, gitu aja nggak tahu.
Atau bisa berupa,Ah, ternyata aku jauh lebih pinter dari dia.
Kok saya bisa tahu? Soalnya saya pernah belajar psikologi (walau cuma lewat buku).
Lucunya, penanya model keempat ini kadang malah menjawab sendiri pertanyaan yang diajukannya
Dari situ bisa ketahuan kalau sebenarnya ia sudah tahu atau sudah menguasai materi yang ditanyakan.
Nah, Anda boleh tidak setuju dengan klasifikasi dan paparan saya soal ragam motif bertanya ini. Tak perlu pula terlalu serius menanggapinya. Toh, ini cuma tulisan tidak penting. Namun yang jelas, inilah fakta yang saya alami dan temukan pada kolom komentar blog. Setuju tidak setuju, yang jelas Anda boleh menambahkan jika punya tipe/motif bertanya lainnya 
Tautan Cepat »» Beri Komentar | Baca Ulang Posting
Baca Komentar | Daftar Posting Terbaru
Tambah KafeGue di Facebook
Ikuti KafeGue di Twitter
Menu Lainnya »» Atas » Beranda » Arsip » Profil » Kontak » Bawah
Langganan KafeGue.com melalui Email
Langganan melalui Pembaca RSS



Opera 9.63 | Windows 7
Wah bener nih sama kayak aku hehe
*termasuk yang mana?
Chromium 12.0.723.0 | Ubuntu 10.10
@Nindy Riska, gak tau juga ya mbak. Mungkin termasuk yang iseng aja..hehehe
Firefox 4.0 | Windows XP
Dalam berkomentar saya termasuk tipe yang mana, ya? Kalau saya sepertinya suka memberi pertanyaan nomor 1, 2 dan 3. Kadang-kadang saya juga suka melontarkan pertanyaan retoris untuk sebuah penegasan saja.
Kalau pertanyaan nomor 4 saya sudah jarang pakai lagi, kecuali kalau narablognya sok banget boleh sesekali diberi pelajaran untuk sekedar tahu seberapa dalam ilmunya. Juga, untuk menguji kearifan narablognya bagaimana cara dia menghadapi pertanyaan/komentar kritis.
Pengalaman saya selama ini metode komentar dengan menyisipkan sebuah pertanyaan biasanya cukup ampuh untuk memulai sebuah diskusi atau paling tidak memancing narablognya agar menanggapi komentar dari kita. Betul? Terutama di blog yang tidak semua komentar dibalas. Biasanya di blog blogger seleb.
Nah pertanyaan saya di paragraf ke-3 itu contohnya pertanyaan retoris tersebut. :)
Chromium 12.0.723.0 | Ubuntu 10.10
@Joko Sutarto, betul sekali Pak Joko. Pertanyaan Pak Joko di paragraf ketiga memang retoris atau untuk memperoleh penegasan saja..hehehe
Kalau berdasarkan komentar-komentar Pak Joko selama ini, lebih seringnya sih masuk dalam tipe 1,2, dan 3. Kalau bertanya karena ingin mengetes, saya masih jarang atau belum pernah menemukannya.
Firefox 3.6.16 | Windows Vista
apa iya sih?
*ini masuk komentar yg mana ya??
Google Chrome 12.0.718.0 | Windows XP
@ahmed fikreatif, sepertinya termasuk yang masih ragu :)
Firefox 3.6.15 | Windows Vista
yang nomer 4 sepertinya rada sensitif mas, hehe, kalau di blog serasa menggurui, walau cuma bertanya, kalau di dunia nyata kalau ane, serasa lagi di sidang skripsi. hehehe… keringet dingin…
Chromium 12.0.708.0 | Ubuntu 10.10
@kamaropini, betul juga mas. Jadi kayak disidang..hihihi
Firefox 3.6.15 | Windows XP
tumben nggak dikasih contoh model pertanyaannya, biasanya klo ente nulis sesuatu dikasih contohnya dan dipaparkan dengan jelas hehe ^_^
Google Chrome 12.0.708.0 | Windows XP
@alid abdul, sengaja aja, biar pembaca sendiri yang membayangkan kayak gimana contoh pertanyaannya ^^ Oya, ente punya kembaran nama, yaitu khalid abdullah. Dia ada kasih komentar di postingan ini (pada bagian bawah).
Firefox 3.6.15 | Windows XP
@iskandaria, sama darimana??? jelas jelas namanya bedaaaaaaaa -_-
Google Chrome 12.0.708.0 | Windows XP
@alid abdul, haha. Kali-kali aja nama lengkap ente yaitu Khalid Abdullah.
Firefox 3.6.15 | Windows XP
@iskandaria, ngaranggggggg :p
Google Chrome 6.0.422.0 | Windows 7
Wah saya akur saja terus dengan segala bentuk komentar asal aja jangan menyudutkan dan ngawur tentang suatu artikel yang kita tulis
BlackBerry 8900 | BlackBerry 8900
Tengkyu Mas. Sebenarnya aku mau belajar Git -katanya lebih enak make linux-.
Huh! Dasar… Si Ardianzzz tuh nyebar racun aja kerjaannya :D
Firefox 4.0 | Windows XP
@Padly, hohoho. Mas Ardianzzz kerjaannya emang tukang nyebarin racun..ck..ck..ck.. (dulu racun TxP, sekarang Git). Nanti apa lagi ya? :mikir:
Firefox 3.6.10 | Ubuntu 10.10
Mas Is, Permisi ya. Cuma mau ngetes ubuntu. Sementara make live usb dulu, kalau hati senang, OS original XP-nya mau tak ganti -malas mau nyoba dual boot-
Kalau comment ini di anggap sampah, di hapus ga apa-apa.
Google Chrome 12.0.705.0 | Windows XP
@Padly, silakan saja mas. Nggak dilarang kok kalo mau ngetes OS maupun browser di sini. Saya malah senang :) Tes berhasil tuh. Kalo emang nggak lagi membutuhkan XP, gak ada masalah dilengserkan. Saya sendiri sebenernya masih butuh Win XP walau udah install Ubuntu. Maklum, masih ada beberapa hal yang tak bisa tergantikan dari XP :-)
Google Chrome 10.0.648.133 | Windows XP
Kadang saya sebel sama komentator penanya yang suka ngetes penulis artikel blog. “Hallo, ini lagi ujian EBTANAS ya”. Ini nggak hanya terjadi di blog saya, tapi juga blog kawan-kawan lain. Kasian yang merasa terpojokkan dengan ‘stupid question’ yang sebenarnya bisa dicari lewat googling.
Saya sempat terpikir buat close kolom komentar supaya nggak keki sendiri. Tapi kalau ingat niat baik kawan-kawan buat silaturahmi akhirnya saya batalkan. Kalau ada yang bertanya macam-macam paling-paling saya cuekin.
Prinsipnya, ngeblog buat cari kawan. Kalau ngeblog buat cari lawan tanding, mending latihan di sasana tinju saja. Hehehe. :)
Chromium 12.0.704.0 | Ubuntu 10.10
@Agus Siswoyo, betul juga mas kalo gitu. Wow, avatar barunya lebih keliatan seger deh.
Firefox 3.5.7 | Windows XP
apakah arikel ini TIDAK PENTING?, ah kata siapa? penting banget gitu lo. tidak semua orang bisa mengklasifikasi kayak gini kan?
…………………….
mohon maaf mas, mohon doa dan bantuannya di
http://bchree.wordpress.com/2011/03/09/mohon-do%E2%80%99a-dan-bantuannya/
terima kasih
Google Chrome 10.0.648.133 | Windows 7
Saya kok lompat ke motif ke empat ya… :D *bertanya-tanya*
Pemikiran di benak seperti “Ah, ternyata dia lebih pintar dari aku” kok tidak ada ya? :mrgreen:
Google Chrome 12.0.702.0 | Windows XP
@ganda, itu mungkin cuma pemikiran saya bro. Beda orang, bisa beda pemikiran juga kan? hi..hi..
Google Chrome 11.0.658.0 | Windows XP
Saya setuju aja dah ma mas is, kan terlanjur sma ne nama panggilannya.. hahaha
Google Chrome 11.0.688.0 | Windows XP
Aduh saya mau tanya dimana lagi … sayakan sering mendapat e-mail jika komentar saya mendapatkan tanggapan.nah klo itukan di wp,,, klo di blogger ada solusi nggak supaya kayak gitu
Sekalian ngetest browser chromium, bukan ngetest admin lho …
hahahhaha
Google Chrome 12.0.702.0 | Windows XP
@Nurul Imam, wah, kalo di blogger saya nggak tahu juga mas. Tapi setahu saya kan ada RSS feed untuk berlangganan komentar di postingan blogger. Kalo nggak salah sih. Gak tahu juga ya.
Chromiumnya masih versi 11 ternyata. Kalo yang terbaru sekarang sudah versi 12 mas.
Firefox 3.6.8 | Windows XP
@iskandaria, Oia saya mau tanya lagi nih… maaf ngrepotin.tapi ini beber2 penting. masalahe blogku di angga0p penyerang oleh mozilla , bagaimana cara melaporkan kesalahan tersebut. maksudnya bagaimana saya harus melaporkan bahwa blog saya bukan situs penyerang.
mohon untuk secepatnya di tanggapi
Google Chrome 12.0.702.0 | Windows XP
@Nurul Imam, mohon maaf juga ya mas. Saya bener-bener nggak tahu gimana solusinya. Kok aneh juga ya. Penyerang dalam arti apa maksudnya? Tahu itu dari mana mas? Apa dikirimin email ato lewat cara apa?
Firefox 3.6.8 | Windows XP
@iskandaria, Blog saya di anggap penyerang mas is, jadi saya dikira menyusupi malware pada blog saya
Google Chrome 12.0.702.0 | Windows XP
@Nurul Imam, saya baru tahu maksudnya, ternyata di google chrome ada keterangan bahwa blog mas imam mengandung malware. Jadi saya juga gak bisa buka tuh. Mungkin ada yang menyusupi dengan kode-kode berbahaya pada template blog mas.
Firefox 3.6.8 | Windows XP
@iskandaria, Template blog saya apet design sendiri mas is, dan saya sudah cek klo template saya bersih dari kode2 script yang berbahaya. masalahe saya keinfeksi / kemasukan komentar dari blog yang terinfeksi malware. mas is bisa cek di http://www.google.com/safebrowsing/diagnostic?site=nurulimam.co.cc
sekarang blogku sudah bisa di buka langsung, namun di search engine masih belum di perbaiki.
saya sudah kirim laporan ke google webmaster tool, tapi belum di tanggapi
Internet Explorer 8.0 | Windows XP
@Nurul Imam, gimana kalo komentar yang berasal dari blog terinfeksi tersebut dihapus saja. Itu kalo mas Imam tahu letak di mana komentarnya masuk (di postingan mana). Kan via dashboard blogspot kita bisa menghapus komentar.
Firefox 3.6.8 | Windows XP
@iskandaria, Sudah saya hapus dan berhasil keluar dari halaman malware, namun index search engine masih belum meninjau ulang. akhirnya masih tetep aja mecurigakan
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
@Nurul Imam, Di Chromium kalau ngepost ada yang aneh kan…
Chromium 12.0.704.0 | Ubuntu 10.10
@Fadel, aneh kayak gimana maksudnya? Tombol publish nggak respon gitu ya?
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
@iskandaria, Kan ada pilihan HTML sama COMPOSE misal kita nulis di HTML lalu pindah ke COMPOSE klik Publish langsung Text2 itu keluar Kolom
Google Chrome 4.0.249.78 | Windows XP
Plus bertanya pura-pura. Cuma untuk ninggalin backlink. Hehehe.
Google Chrome 12.0.702.0 | Windows XP
@febriosw, tambahan yang mantap mas. Lama gak nongol nih kayaknya.
Google Chrome 4.0.249.78 | Windows XP
@iskandaria, Iya sempat vakum beberapa bulan. Alasan2nya juga sy reportasekan di blog sy. Hehehehe.
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
@febriosw, Kalau mau BL mending nyepam ke situs luar yang bagian Postnya ber PR :D
Chromium 12.0.704.0 | Ubuntu 10.10
@Fadel, niggalin backlink di blog no follow kan percuma juga, walau post-nya ber-PR :)
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
@iskandaria,Iya maka mesti nyari yang Doffollow di bluebacklinks.com
Firefox 3.6.8 | Windows XP
Saya pernah bertanya disini nggak mas is ,,, kalo Pernah saya masuk yang keberapa yah ?
Google Chrome 12.0.702.0 | Windows XP
@Nurul Imam, kalo mas Nurul Imam kayaknya cukup sering bertanya di sini. Saya merasa beberapa kali mas Imam sebenarnya udah tahu jawabannya. Mungkin juga karena masih ragu atau butuh penegasan aja kali ya.
Firefox 3.6.8 | Windows XP
@iskandaria, Untung aja kayak gitu,,, takutnya di kira ngetest lagi… wkwkwkwk
Firefox 3.6.13 | Windows XP
kadang jika ada yang bertanya lalu kita tanggapi eh, yang bertanya itu malah ga pernah mampir lagi..
salam hangat :D
Google Chrome 12.0.702.0 | Windows XP
@deewahjoedi, bisa jadi ia mampir lagi, cuma mungkin gak ninggalin jejak berupa komentar.
Firefox 3.6.15 | Windows XP
@deewahjoedi,
Pasang statistik biar ketahuan mampir lagi apa ngga..hehe
Chromium 12.0.702.0 | Ubuntu 10.10
@Hendro Prayitno, kalo tools pencatat statistik kayaknya nggak bisa mengenal siapa pengunjung. Paling cuma mencatat sumber/situs referrer, OS+browser yg digunakan, jumlah pageviews+kunjungan, dsb.
Kecuali kalo masang widget mybloglog dan yang berkunjung punya akun tsb+sedang login. Tapi kayaknya mybloglog udah jarang dipasang di blog. Kabarnya juga udah dihilangkan layanannya (kalo saya nggak salah sih).
Firefox 3.6.15 | Windows XP
@iskandaria,
Pakai web-stat setiap kali ada pengunjung kita beri nama.
Tapi benar juga sih, itu tergantung IP, tapi kalu kompi sendiri IP masih tetap bisa kelacak ko, hanya jangan lupa kasih nama saja. kalu Mybloglog kan di lacak berdasarkan anggota.
Firefox 4.0 | Windows XP
@Hendro Prayitno, masalahnya IP adress untuk browsing pada umumnya bersifat dinamis. Jadi nggak tetap IP-nya. Kecuali kalau pakai IP statis atau private.
Google Chrome 10.0.648.134 | Windows 7
@iskandaria, pakai pelacak berdasarkan akun Facebook. Hehehehe… Saya yakin 80% dari komentator di blog ini punya akun FB.
Firefox 4.0 | Windows XP
@ganda, ide yang bagus bro, tapi biarlah saya pakai pelacak OS+browser+trafik+pagewiews+keyword+situs referrer aja ^#^
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
@iskandaria, IP Statis Biasany dipake buat Perusahaan WEBSITE Dalam mengelola lewat Control Panel Admin Edit lewat “htaccess” :mikir
Firefox 3.6.11 | Windows 7
KOk pembahasan detilnya di pilihan ke4 ya mas? :mrgreen:
Saya yg dinomor2 sebelumnya belum puas nih.. hehe :lol:
Firefox 3.6.11 | Windows 7
@dHaNy, Semakin banyak tes semakin banyak catatan rapor kita dan semakin terasah ilmu kita bahkan bertambah.. Betul mas Is? Kita bisa menanggapinya dg positif kok..
Google Chrome 12.0.701.0 | Windows XP
@dHaNy, setuju mas! Soal kenapa lebih banyak saya bahas poin ke-4, itu karena poin tersebut paling menarik untuk saya bahas :D Kalo yang nomer 2 udah biasa banget kayaknya, sehingga gak perlu saya bahas lebih banyak.
Google Chrome 10.0.648.133 | Windows XP
@iskandaria,
nomor 4 ada jg yg digunakan utk mencoba pamer kalau dia merasa lebih hebat mas..
saya sih kadang hanya mengamini atau memberikan tambahan..
Google Chrome 10.0.648.133 | Windows XP
@tomi
Tidak juga. Malah banyak diantara narablog yang jadi besar kepala karena komentar-komentar yang membenarkan tulisannya —jadi jenis pertanyaan nomor 4 bisa dikatakan shock theraphy-lah buat narablog tsb—.
Oleh sebab itu, perilaku tawadhu/rendah diri itu sangat sangat ditekankan, meskipun ini dalam dunia maya.
Mungkin begitu. #PEACE
Google Chrome 12.0.702.0 | Windows XP
@Padly, masuk akal juga kalau bisa dijadikan ‘shock-therapy’. Kalau semua komentar bernada setuju, rasanya kok kurang seru juga. Saya pribadi sebenarnya tidak anti kritikan atau anti komentar kontra. Banyak kok komentar kontra di blog ini yang saya sambut dengan baik (walaupun mungkin awalnya didahului dengan berdebat intens). Namun alangkah lebih baik jika disampaikan dengan elegan. Dalam arti, benar-benar bermaksud ingin sharing pendapat/pengetahuan (dalam rangka saling mengoreksi jika ada yang dinilai salah).
Yang terpenting, sebisa mungkin sertakan dasar argumentasi atau dasar opini yang objektif dan proporsional. Itu lebih saya hargai. Salah satu buktinya yaitu diskusi intens saya dengan Bang Hendro di postingan tentang google vs bing. Di situ saya dan bang Hendro akhirnya bisa sama-sama ngakak dan menemukan kesamaan opini, walaupun sebelumnya terkesan bertolak belakang.
Saya sendiri terbiasa kok memberikan komentar kritik di blog lain, terutama jika ada materi tulisannya yang kurang saya setujui. Bahkan seringkali itu saya lakukan ketika banyak komentar yang bernada menyetujui. Bukan karena saya cuma ingin terlihat kritis atau beda, namun memang karena ada materi tulisannya yang kurang saya setujui.
So, tidak ada yang salah dengan komentar kontra. Ini cuma masalah bagaimana kita mengemasnya dengan bahasa yang elegan dan didasari oleh penalaran yang baik (plus berusaha se-objektif dan se-proporsional mungkin).
Google Chrome 12.0.702.0 | Windows XP
@tomi, kadang saya juga menemukan tipikal yang seperti itu. Sebenarnya perkara niat saja sih. Kalau niat kita memang ingin mengoreksi dan sharing pengetahuan/pendapat, ya sampaikanlah dengan kemasan seperti niat tersebut. Bukan malah dengan nada tinggi atau agak ‘nyolot’. Itu yang kadang bikin kurang simpatik.
Jadi, kembali lagi pada teknik mengemas kritikan atau koreksian.
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
@iskandaria
T: Gan bagaimana cara membuat sapi bisa terbang? ane lagi bingung ni tanya kesana kemari…
J: Wah ane kagat tau gan ane cuma bisa buat Kucing besar terbang
4: Masa ente kagat tau? Ane kira ente tau gan! hahaha itu sih Gampang…
:lol:
Chromium 12.0.704.0 | Ubuntu 10.10
@Fadel, wah, sory gan. Ane bener-bener kagat tau. Agan sendiri aja yang jawab :lol:
Firefox 3.6.11 | Windows XP
Kalo ngga salah yang no 4 pernah saya jumpai disalah satu blog rekan. Sudah panjang lebar, malah buka kunci sendiri ;)
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
Yang nomor 4 kadang juga mau pamer kehebatan dia :lol:
Chromium 11.0.696.0 | Ubuntu 10.10
@Fadel, jika tujuannya hanya karena itu, saya sangat menyayangkan. Alangkah lebih baik jika tujuannya adalah sharing pengetahuan, dengan niat untuk berbagi. Jadi bukan untuk merendahkan penulis ataupun mempermalukannya.
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
Bertanya karena ingin mengetes sering saya alami selama punya blog I-OM dan buat Tutorial banyak bagat kayak yang pnasaran dan akhirnya menghina
Firefox 4.0b13pre | Windows XP
@Fadel, wah, saya baru tau kalo blog I-OM itu punya fadel. Kayaknya blog itu banyak dicela karena niru O-OM.com
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
@iskandaria, Iri aja tu mukngkin… O-OM aja no problem :lol: anekan sering nayak2 sama O-OM :D
Google Chrome 12.0.702.0 | Windows XP
@Fadel, hehe. Abis tampilan templatenya mirip abis ama blog OOM sih. Salut aja bisa meniru seperti itu. Bukan hal yang sulit sebenernya kan. Tinggal lihat source-code, selesai deh ^_^
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
@iskandaria, Iya itu dia, memang gampang jadi Plagiat daripada Buat dari Awal… …tpi yang biasanya iri itu yang gagal jadi Plagiat :lol:
Google Chrome 10.0.605.0 | Windows XP
@iskandaria, Oh iya tapi t cuma lihat source kode secara magic langsung jadi, tanpa usaha y t jadi :lol:
Google Chrome 12.0.702.0 | Windows XP
@Fadel, betul. Setidaknya harus ngerti HTML dan CSS. Bukan cuma ngerti cara ngedit, tapi memang bener-bener paham cara kerja HTML dan CSS.
Google Chrome 7.0.503.0 | Windows XP
Pemahaman nomor 4 tidak sepenuhnya benar Mas, penanya hanya ingin tahu seberapa original artikel yang ditulis. Lucu juga jadinya jika dia menulis artikel ada yang ngetes tapi malah bingung mau jawab apa…he..he..he… Bakal ketahuan donk kalau sebenarnya artikel tersebut berasal dari comot sana comot sini yang penting enak dibaca.
Chromium 11.0.696.0 | Ubuntu 10.10
@Rudy Azhar, kalau tujuan mengetesnya karena itu, saya setuju saja sih. Namun jika hanya untuk selain itu, rasanya akan lebih baik jika kita langsung saja menuliskan pengetahuan kita terkait topik (sambil mengoreksi jika menurut kita ada yang keliru). Jadi, tidak terkesan hanya ingin ngetes, melainkan lebih kepada sharing pengetahuan maupun sharing pendapat.
Bisa juga jika diniatkan ingin berdiskusi.
Firefox 3.6 | Windows 7
Mudah mudahan saya belum pernah pada posisi ke 4. Karena aku masih merasa masih butuh bantuan orang lain khusunya Mas Is.. :D Yang saya ingat saya pada posisi 1 atau 2. Sebagai contoh saya pernah menanyakan pada Mas Is tentang bagaimana agar tulisan diblog saya jadi gede-gede, saya dah buktikan/saya ikuti panduan mas is untuk setting style.css sehingga blog saya tulisannya agak gede. Sampai di dashboard saya ada pemberitahuan Update wordpress terbaru, tetapi tidak saya lakukan, karena pernah saya update tulisanya berubah jadi kecil lagi.. dan waktu mau bikin gede lagi sempet pusing juga karena agak lupa caranya, tapi kalo mau nanya lagi malu…wkwkwk.
Chromium 11.0.696.0 | Ubuntu 10.10
@tonykoes, wah, sebenarnya kalau kita melakukan update wordpress nggak akan bikin settingan style.css berubah kembali kayak semula, soalnya update wordpress tidak akan mengubah file pada direktori theme.
Update wordpress cuma mengubah file/folder wp admin, wp includes, dan wp-content. Jadi nggak perlu khawatir mas.
Saya bingung juga kalau pengalaman mas tony setelah update ternyata bikin tulisannya berubah jadi kecil lagi.
Firefox 3.6 | Windows 7
@iskandaria, Izin nongol lagi disini..
Setelah baca respon mas Is.. maka saya beranikan diri update wordpress saya, ternyata benar tampilan masih oke. Tetapi yang pertama dulu kenapa berubah ya..? Atau mungkin saya ada salah klik lagi. Berarti ralat deh komen saya.. update tidak mengubah style.css… :D
Tar kalo saya ke Pontianak tak traktir deh makan-makan atau ke cafe.. wkwkwkwk
Google Chrome 12.0.702.0 | Windows XP
@tonykoes, mungkin yang pertama dulu mas Tony mengeditnya via dashboard (pada menu editor theme). Kalo langsung ngedit di cPanel sih nggak akan berubah, walaupun kita mengupdate/mengupgrade versi wordpress kita.
Saya makan angin aja ya mas..wkwkwk
Google Chrome 10.0.648.127 | Windows XP
Tergantung juga sih, kalau penulisnya rada-rada senang membanggakan diri —senang menerima pujian—, jenis pertanyaan nomor 4 bisa kita jadikan senjata untuk mengetahui kedalaman ilmunya.
Memang sepertinya kelihatan tidak etis —kalau penulis tidak bisa memberikan jawaban yang memuaskan dari perntanyaan tes tsb— dilihat dari sudut pandang komentator yang lain.
Oleh karena itu, sebagai seorang penulis —kalau aku bukan sebagai penulis— dia harus mengerti benar terhadap suatu topik yang ditulisnya.
Google Chrome 7.0.503.0 | Windows XP
@Padly, +10
Chromium 11.0.696.0 | Ubuntu 10.10
@Padly, iya. Saya setuju mas. Sebenarnya tidak ada yang salah dari pertanyaan untuk mengetes. Dari situ juga bisa diketahui, apakah yang ditanya orangnya agak gengsian kalau mengaku tidak tahu atau apa adanya (jujur mengaku bahwa ia kurang menguasai/kurang mengetahui apa yang ditanyakan.
Saya sendiri kadang suka terkesan sok tahu waktu ditanya :) Kadang juga malah ngawur. Pas nyadar, saya jadi malu sendiri.
Thx sudah mengingatkan.
Google Chrome 10.0.648.133 | Windows 7
@Padly, Termasuk ilmu fotografi? Ajarin dong suhu…
Google Chrome 10.0.648.133 | Windows XP
@ganda
Wkwkwk… Salah orang Bro! Aku mau nyoba make long exposure seperti kau punya pict aja ga bisa-bisa. Apa kameraku kurang canggih ya? Atau akunya yang oon sama kamera :(
Sorry Bro :P
Google Chrome 10.0.648.133 | Windows 7
@Padly, :D Thats okay bro. :D Kameraku juga gak terlalu canggih kok. :D Its about the man behind the gun. Kata Pak Dokter Dani Iswara.
Google Chrome 9.0.597.107 | Windows 7
kalau saya paling sering adalah point nomor 2 mas, karena masih ragu
Google Chrome 10.0.648.127 | Windows 7
Menurut saya point yang keempat itu adalah hal yang tidak perlu dilakukan…. Ada baiknya pengunjung yang membaca sebuah artikel dan telah mengetahui apa yang disampaikan oleh narablog melengkapi artikel tersebut (jika ada yang kurang) bukannya melemparkan sebuah pertanyaan sekedar tuk menguji kemampuan dari narablog
Namun begitulah fakta yang terjadi dilapangan (berdasarkan pengalaman narablog)..
Google Chrome 11.0.694.0 | Windows XP
@bro eser, setuju sekali bro. Alangkah lebih baik langsung saja menuliskan opini atau pengetahuannya (tanpa sengaja bertanya terlebih dahulu untuk mengetes). Saya rasa itu lebih apresiatif. Kecuali ia memang masih ragu, butuh penegasan, atau sekadar ingin berdiskusi.
Google Chrome 10.0.648.127 | Windows 7
@iskandaria, Btw, dulu (waktu masih kuliah) saya juga beberapa kali melakukan hal yang seperti itu (didunia nyata).. But semenjak saya mengenal blogging hal yang seperti itu tidak saya lakukan lagi, soalnya saya baru sadar bahwa diatas langit masih ada langit… Btw jangan kasih tahu ke yang lain ya bro :-)
Google Chrome 11.0.694.0 | Windows XP
@bro eser, syukurlah kalau sudah tobat. Soal di atas langit masih ada langit, kemungkinan itu kita rasakan ketika jawaban orang yang kita tanyai (tes) ternyata sangat memuaskan dan memang benar-benar mencerminkan bahwa ia tahu banyak soal materi yang kita tanya. Bahkan kita malah dapat pengetahuan baru dari jawabannya, padahal maksud kita mungkin cuma mau menguji..wkwkwk
Firefox 3.5.17 | Windows XP
Kalo saya nanya sieh seringnya karena motif ke-1 ato ke-2 aza. Motif 3 & 4 sesekali dan sangat jarang :)
Firefox 3.6.15 | Windows XP
Kalu begitu saya mau tanya nih mas IS, selama ini komentar saya di blog ini gimana ya?
Google Chrome 11.0.694.0 | Windows XP
@Hendro Prayitno, kalau mau jujur sih, pernah masuk model nomer 2,3, dan 4. Kalau 1 jarang banget.
Opera 11.01 | GNU/Linux
Bukannya di pergaulan sehari-hari yang namanya pertanyaan juga kayak gitu.
Google Chrome 11.0.694.0 | Windows XP
@ardianzzz, iya. Sama aja dengan di kehidupan nyata.
Firefox 3.6.15 | Windows XP
Rusa mau tanya
mas iskandaria mau gak tanya sama Rusa?
#eh #apasihrus
Opera 11.01 | GNU/Linux
@Rusa, Loh, itu ngetiknya gimana? rusa’kan nggak punya jari??
Opera 11.01 | Windows Vista
@ardianzzz, itu mungkin masuk kategori ke-5, bertanya karena iseng :D.
Google Chrome 10.0.648.127 | GNU/Linux
@Cahya, Ada lagi, ketika kita membahas tentang desain web, pertanyaa yang paling sering muncul adalah: “Kalau blogku deainnya bagaimana ya?”
Bertanya agar dapat kunjunga balik. :D
Firefox 3.6.8 | Windows XP
@ardianzzz, Klo begitu , Saya Aja Deh Yang Tanya Begitu ke Mas Ardianzz … wkwkwkwk
Firefox 3.6.15 | Windows XP
@Nurul Imam,
Yang bingung kalu di artikelnya bertanya pada audience, terus komentatornya malah nanya juga di komentar..
hehehe, jadi pusing deh..
Firefox 3.6.8 | Windows XP
@Hendro Prayitno, Biar jadi bahan unik aja bang …
Opera 11.01 | Windows Vista
@ardianzzz, sayangnya saya ndak pernah serius menulis tentang hal yang seperti itu, kecuali hanya sekadar euforia, jadinya ndak pernah dapat pertanyaan demikian :).
Google Chrome 11.0.694.0 | Windows XP
@Cahya, setuju..hiiks
Google Chrome 12.0.700.0 | openSUSE
@iskandaria, sesama pecinta euforia :lol:.
Google Chrome 12.0.700.0 | openSUSE
@iskandaria, yah, Chromium saya kok kedeteksi Google Chrome ya? #OOT.
Google Chrome 12.0.702.0 | Windows XP
@Cahya, wah, gak tau juga ya. Padahal kalo pakai Ubuntu nggak gitu sih. Jadi solusinya, biar keliatan pakai Chromium, gunakan via Ubuntu aja mas :lol:
Google Chrome 12.0.702.0 | Windows XP
@Cahya, ini juga saya sebenernya pakai Chromium (versi Windows). Tapi tetep aja kedetek sebagai Google Chrome :(
Chromium 12.0.702.0 | Ubuntu 10.10
@Cahya, nah, kalo komentar saya yang ini pasti terdetek menggunakan Chromium (12.0.702.0)
Bener nggak? Pasti bener lah..hihi
Internet Explorer 9.0 | Windows Vista
@iskandaria, ah…, saya sekarang pakai Internet Explorer saja Mas Is :D.
Chromium 12.0.704.0 | Ubuntu 10.10
@Cahya, gimana tampilan icon peramban+OS area komentar blog ini di IE 9? Kalau di IE 7 dan 8, tampilannya agak berantakan.
Kalau di IE 9 masih berantakan, berarti IE 9 belum sepenuhnya mengacu pada standar peramban modern. Logikanya sederhana saja. Di Firefox, Chrome, Opera, dan Safari – tampilan icon peramban+OS di blog ini terlihat sama kok.
Internet Explorer 9.0 | Windows Vista
@iskandaria, rapi kok Mas Is, bahkan lekukan-lekukan di isian kuis, nama, dll terlihat apik. Coba lihat preview-nya di: http://i220.photobucket.com/albums/dd301/haridiva/Bhyllabus/TampilanKafeGuepadaIE9.jpg
Google Chrome 12.0.705.0 | Windows XP
@Cahya, oh, ternyata rapi banget ya di IE 9. Sudah saya lihat screenshot-nya mas. Makasih banyak informasinya. Kalau demikian, IE 9 memang benar-benar sebuah revolusi besar dari Microsoft ^_^
Google Chrome 10.0.648.134 | Windows 7
@iskandaria, Untuk komentar bro dibawah.
Ah, IE 9 kan sudah jauh melangkah di depan. :p
Google Chrome 12.0.705.0 | Windows XP
@ganda, sepertinya memang sebuah revolusi besar-besaran. Hasil renderingnya banyak mengalami kemajuan dibanding seri pendahulunya :P Begitu pula dari sisi tampilan antarmuka.
Opera Mini 4.2.21465 | J2ME/MIDP Device
Khusus no empat,
Kalo ada yang gituh ke aku, paling akunya pura-pura ga tahu, atau males jawab ‘buang waktu bgt saya rasa’.
saya lebih suka ‘jika kita ngerti suatu hal’, akan lebih baik jika kita membuat sesuatu yg berguna untuk orang. So, yang dibahas dikomentar kan cuma teori, bukan praktek. Dan, dimana2 teori itu selalu berbeda jauh dengan praktek.
Google Chrome 10.0.648.134 | Windows 7
@Indam, Wow. Pandangan yang bagus. :D Ya, tapi bagaimana kalau orang yang ngasih komentar sudah membuat sesuatu yang berguna, tapi juga pengen berdiskusi seperti layaknya di poin 4?
Firefox 3.6.15 | Windows XP
@ganda, Tergantung yang saya tulis dan respon si pemberi komentar, kalau telak
emang ingin berbasa-basi, cuek mungkin lebih baik.
kan aneh kalau bro ganda bertanya apa fungsi tag(html) script, style dll.
biasanya saya berdiskusi via komentar untuk mengilangkan kepenatan, jadi kita perlu dong mendapatkan diskusi yang berkualitas.
Lagian, kalau diskusi itu membahas hal-hal yang berbau teori, semua bisa didapat di google, lain hal jika yang dibahas adalah opini
pribadi.
Chromium 12.0.705.0 | Ubuntu 10.10
@indam, sepertinya saya setuju dengan pendapat mas indam. Untuk komentar yang membahas masalah teori, biasanya itu saya lakukan ketika ada penanya yang memang saya ketahui masih awam soal materi yang ditanyakan. Kalau ia sudah agak menguasasi, biasanya isi komentar memang cenderung pada opini saja.
Chromium 12.0.705.0 | Ubuntu 10.10
@ganda, kalau poin ke-4 kayaknya bukan lagi pengen diskusi, tapi cuma mau ngetes ;)
Firefox 3.6.8 | Windows XP
nambahin mas… ada yang nanya tapi nyari ribut !
ngeritik enggak, nanya halus enggak, ngetes enggak juga enggak .
seperti ini :
” berani banget bikin postingan kayak gini . kayak udah bener aja ! ”
eh bujugggg
Google Chrome 11.0.694.0 | Windows XP
@Khalid Abdullah, wah, kalo itu kayaknya bukan pertanyaan, tapi celaaan.
Firefox 3.6.15 | Windows XP
Saya kalau bertanya jarang sadar atas apa motif pertanyaan saya. Pokoknya kalau tidak ngerti ya tanya, kalau merasa lebih mengerti ya ikut memberikan penjelasan. Biasanya sih begitu.
Firefox 4.0b11 | Windows XP
Penanya tipe keempat itu sepertinya tidak bisa berempati dengan penulis blog. Saya pernah melihat tipe penanya ke-4 ini di blog ini dan blog-blog lainnya. Membaca alur komentarnya sedikit agak mengesalkan karena terkesan merendahkan penulis blog.
But, ini hanya opini saya.
Google Chrome 11.0.694.0 | Windows XP
@Abu Furqan, opini mas Abu ada benarnya juga. Kalau memang sudah tahu, buat apa ya bertanya lagi seolah tidak tahu. Akan lebih baik jika isi komentarnya berupa sharing pengetahuannya tentang topik yang dibahas. Jadi, tidak perlu didahului dengan bertanya dulu seolah tidak tahu. Lebih baik langsung saja. Misalnya, .
Dengan demikian, tidak ada kesan sengaja ingin merendahkan penulis atau membuatnya terkesan jadi bodoh.
Firefox 3.6.16 | Windows Vista
@Abu Furqan, ya wajar dong…
kenapa mesti dianggap tidak beretika?
memangnya ada ya etika bertanya? :p
Google Chrome 12.0.718.0 | Windows XP
@ahmed fikreatif, etika bertanya? Jelas ada dong. Coba saja Anda bertanya dengan nada merendahkan atau menjelekkan/menyindir yang ditanya, bagaimana perasaan Anda?
WordPress 3.1
[...] yang saya amati, tidak begitu banyak terjadi diskusi pada kolom komentar blog. Dalam arti, saling bertukar pikiran, saling sharing, dan bahkan saling berdialog secara intens. [...]